Australia Anggap Kelompok The Base dan Hizbullah Organisasi Teroris
Elshinta
Kamis, 25 November 2021 - 12:46 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Australia Anggap Kelompok The Base dan Hizbullah Organisasi Teroris
VOA Indonesia - Australia Anggap Kelompok The Base dan Hizbullah Organisasi Teroris
Australia, Rabu (24/11), mengklasifikasikan organisasi neo-Nazi The Base dan Hizbullah, partai politik dan kelompok militan Islam Syiah Lebanon, sebagai organisasi-organisasi teroris. Sewaktu mengumumkan keputusan itu Menteri Dalam Negeri Australia Karen Andrew mengatakan, menggolongkan kedua organisasi itu sebagai organisasi teroris mengirimkan pesan yang sangat kuat bahwa Australia mengutuk penggunaan terorisme untuk mencapai tujuan politik, ideologis atau agama. “Sama sekali tidak ada tempat, di Australia, untuk ekstremisme kekerasan," katanya. Dengan keputusan itu, siapa pun yang menjadi anggota The Base, kelompok supremasi kulit putih yang dibentuk pada 2018, atau Hizbullah, dianggap melakukan tindakan ilegal. Mereka yang terbukti menjadi anggota dapat dihukum penjara hingga 25 tahun. Hizbullah diyakini tidak aktif di Australia, sementara pihak berwenang mengatakan The Base secara aktif berusaha mengembangkan jaringannya.  The Base dibentuk di Amerika Serikat dan telah terdaftar sebagai organisasi teroris di Kanada dan Inggris. Australia, sekutu setia AS, dalam siaga tinggi setelah terjadinya serangkaian serangan teroris perorangan (lone wolf) dalam beberapa tahun terakhir. [ab/uh]  
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
N95? KF94? Masker Mana yang Terbaik Lindungi dari COVID-19
Kamis, 20 Januari 2022 - 09:44 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) Amerika ...
AS Khawatir Kedatangan Pasukan Rusia Mengarah pada Kehadiran Senjata Nuklir di Belarus
Kamis, 20 Januari 2022 - 09:44 WIB
Amerika Serikat (AS) khawatir kedatangan pasukan Rusia di Belarus untuk melakukan latihan akan menja...
Exxon Bertekad Capai Nol Emisi Karbon pada 2050
Kamis, 20 Januari 2022 - 09:44 WIB
Perusahaan minyak dan gas Exxon Mobil Corp pada Selasa (18/1) berjanji untuk mengurangi emisi karbon...
Kasus Melonjak, Jepang Perluas Pembatasan COVID
Kamis, 20 Januari 2022 - 09:44 WIB
Tokyo dan 12 wilayah lain di Jepang akan menghadapi pembatasan baru  COVID-19 yang mulai berlaku Ju...
Pengadilan Makar Terhadap Tokoh Oposisi Kamboja Dilanjutkan
Kamis, 20 Januari 2022 - 09:44 WIB
Pengadilan atas tuduhan makar terhadap pemimpin oposisi Kamboja dilanjutkan Rabu (19/1), dua tahun s...
Menlu AS Kunjungi Ukraina, Desak Rusia Redakan Ketegangan di Perbatasan
Kamis, 20 Januari 2022 - 09:44 WIB
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berada di Kiev untuk mengadakan pembicaraan hari Rabu dengan p...
Maskapai-maskapai Internasional Batalkan Penerbangan Meski AS Tunda Layanan 5G
Kamis, 20 Januari 2022 - 09:44 WIB
Maskapai-maskapai penerbangan di berbagai penjuru dunia, termasuk maskapai penerbangan jarak jauh Em...
Polisi Israel Usir Warga Palestina dari Properti yang Disengketakan di Yerusalem
Kamis, 20 Januari 2022 - 09:44 WIB
Polisi Israel, Rabu (19/1), mengusir sejumlah warga Palestina dari sebuah properti yang disengketaka...
Bantuan Internasional Mengalir ke Tonga
Kamis, 20 Januari 2022 - 09:43 WIB
Bantuan internasional sedang menuju ke Tonga untuk membantu upaya-upaya pertolongan bagi negara kepu...
Pesantren-pesantren di Sudan Ajarkan Cara Tradisional Belajar Al-Quran
Kamis, 20 Januari 2022 - 09:43 WIB
Pesantren-pesantren di Sudan memberlakukan sistem pendidikan tradisional yang mereka yakini efektif ...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI