PBB: Terdapat “Upaya Nyata” untuk Perdamaian di Ethiopia
Elshinta
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
PBB: Terdapat “Upaya Nyata” untuk Perdamaian di Ethiopia
VOA Indonesia - PBB: Terdapat “Upaya Nyata” untuk Perdamaian di Ethiopia
Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan ia senang mendengar bahwa “kini terdapat upaya nyata untuk mencapai perdamaian” di Ethiopia setelah perang terjadi di negara tersebut selama lebih dari 14 bulan terakhir. Hal ini disampaikan Guterres lewat juru bicaranya Stephane Dujarric pada Rabu (19/1) setelah melangsungkan pembicaraan telpon dengan Utusan Khusus Uni Afrika Olusegun Obasanjo pasca kunjungan terakhir utusan khusus itu ke Addis Ababa dan ibu kota wilayah Tigray yang sedang bergejolak di Ethiopia. Namun Dujarric belum memberi rincian lain. Utusan Khusus Amerika Untuk Tanduk Afrika David Satterfield, yang sedang melawat ke Ethiopia, akan melangsungkan pertemuan dengan para pejabat Ethiopia hari Kamis (20/1). Perang di Ethiopia telah menewaskan puluhan ribu orang dan memaksa jutaan lainnya mengungsi. Amerika Serikat (AS) mengatakan sekitar 900 ribu orang di Tigray, yang sejak akhir Juni lalu berada di bawah blokade pemerintah Ethiopia, kini menghadapi kondisi kelaparan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pasokan medis tidak diizinkan masuk ke wilayah berpenduduk sekitar enam juta jiwa itu. Pasukan Tigray mundur ke wilayah mereka pada Desember lalu setelah serangan militer yang dibantu pesawat nirawak menghentikan laju mereka ke ibu kota Ethiopia. Pasukan Ethiopia mengatakan mereka tidak akan mengejar pasukan Tigray lebih jauh, keputusan yang menurut masyarakat internasional dapat menjadi celah untuk memediasi perdamaian diantara kedua pihak. Tetapi beberapa serangan pesawat nirawak baru-baru ini telah menewaskan sejumlah warga sipil di Tigray, dan pemerintah Ethiopia belum menjawab pertanyaaan media tentang serangan-serangan itu. [em/jm]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden Ukraina Tolak Usulan Prancis terkait Keanggotan Uni Eropa
Senin, 23 Mei 2022 - 10:04 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pada Sabtu (21/5) bahwa Ukraina harus menjadi kandid...
AS, Korsel Isyaratkan Peningkatan Kapabilitas Militer Terhadap Korut
Senin, 23 Mei 2022 - 10:04 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengisyaratkan peni...
Korban Tewas Runtuhnya Terowongan Kashmir Tambah Jadi 9
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Sejumlah pejabat mengatakan bahwa petugas penyelamat menemukan jenazah delapan pekerja di wilayah Ka...
AS Antisipasi Penjatahan Vaksin COVID Tanpa Penambahan Anggaran
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Gedung Putih merencanakan sejumlah langkah untuk menghadapi apa yang disebutnya "kondisi gawat tidak...
Rusia Klaim Menang di Mariupol Picu Keprihatinan Nasib Tahanan Perang
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Klaim Rusia bahwa pihaknya sudah berhasil merebut pabrik baja di Mariupol yang selama ini menjadi la...
Rusia: 963 Orang Amerika Dilarang Masuk
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Rusia mengatakan pada Sabtu (21/5) bahwa pihaknya sejauh ini melarang 963 orang Amerika Serikat (AS)...
Pasukan Terakhir Ukraina di Mariupol
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Pasukan Ukraina yang bertekad untuk mempertahankan pabrik baja sampai titik darah terakhir di Mariup...
Tornado Hantam Jerman, 40 Orang Cedera
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Badan cuaca Jerman mengatakan sebuah badai yang menyapu melintasi Jerman telah menimbulkan tiga torn...
Makin Banyak Kasus Cacar Monyet Ditemukan di Belanda
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Otoritas kesehatan Belanda mengumumkan lebih banyak ditemukanya kasus cacar monyet (monkeypox) pada ...
Setelah Hengkang, Bisnis Barat Kembali ke Rusia Melalui Merek Baru
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Restoran waralaba cepat saji McDonalds Corp menjual restorannya di Rusia kepada salah satu pemegang ...
InfodariAnda (IdA)