Polisi Inggris Tangkap 2 Pria Terkait Penyanderaan di Sinagoge Texas
Elshinta
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Polisi Inggris Tangkap 2 Pria Terkait Penyanderaan di Sinagoge Texas
VOA Indonesia - Polisi Inggris Tangkap 2 Pria Terkait Penyanderaan di Sinagoge Texas
Polisi Inggris mengatakan mereka telah menangkap dua orang sehubungan dengan penyanderaan di sebuah sinagoge di Texas. Polisi Kontraterorisme North West mengatakan satu orang ditangkap Kamis (20/1) di Birmingham, Inggris Tengah, dan satu lagi di kota Manchester. Mereka ditahan untuk diinterogasi dan belum dikenai dakwaan. Malik Faisal Akram, seorang warga negara Inggris berusia 44 tahun, menyandera empat orang di sebuah sinagoge Texas selama sekitar 10 jam yang berakhir dengan kematiannya. Akram memasuki Amerika Serikat sebagai turis sekitar dua pekan sebelumnya dan menghabiskan waktu di tempat penampungan tunawisma di daerah Dallas sebelum melakukan serangan pada Sabtu lalu terhadap Sinagoge Congregation Beth Israel, di pinggiran Colleyville. Dua remaja Inggris juga ditangkap sebagai bagian dari penyelidikan pada hari Minggu namun kemudian dibebaskan tanpa tuduhan. [ab/uh]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden Ukraina Tolak Usulan Prancis terkait Keanggotan Uni Eropa
Senin, 23 Mei 2022 - 10:04 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pada Sabtu (21/5) bahwa Ukraina harus menjadi kandid...
AS, Korsel Isyaratkan Peningkatan Kapabilitas Militer Terhadap Korut
Senin, 23 Mei 2022 - 10:04 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengisyaratkan peni...
Korban Tewas Runtuhnya Terowongan Kashmir Tambah Jadi 9
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Sejumlah pejabat mengatakan bahwa petugas penyelamat menemukan jenazah delapan pekerja di wilayah Ka...
AS Antisipasi Penjatahan Vaksin COVID Tanpa Penambahan Anggaran
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Gedung Putih merencanakan sejumlah langkah untuk menghadapi apa yang disebutnya "kondisi gawat tidak...
Rusia Klaim Menang di Mariupol Picu Keprihatinan Nasib Tahanan Perang
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Klaim Rusia bahwa pihaknya sudah berhasil merebut pabrik baja di Mariupol yang selama ini menjadi la...
Rusia: 963 Orang Amerika Dilarang Masuk
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Rusia mengatakan pada Sabtu (21/5) bahwa pihaknya sejauh ini melarang 963 orang Amerika Serikat (AS)...
Pasukan Terakhir Ukraina di Mariupol
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Pasukan Ukraina yang bertekad untuk mempertahankan pabrik baja sampai titik darah terakhir di Mariup...
Tornado Hantam Jerman, 40 Orang Cedera
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Badan cuaca Jerman mengatakan sebuah badai yang menyapu melintasi Jerman telah menimbulkan tiga torn...
Makin Banyak Kasus Cacar Monyet Ditemukan di Belanda
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Otoritas kesehatan Belanda mengumumkan lebih banyak ditemukanya kasus cacar monyet (monkeypox) pada ...
Setelah Hengkang, Bisnis Barat Kembali ke Rusia Melalui Merek Baru
Senin, 23 Mei 2022 - 10:03 WIB
Restoran waralaba cepat saji McDonalds Corp menjual restorannya di Rusia kepada salah satu pemegang ...
InfodariAnda (IdA)