Maskapai-maskapai Internasional Batalkan Penerbangan Meski AS Tunda Layanan 5G
Elshinta
Kamis, 20 Januari 2022 - 09:44 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Maskapai-maskapai Internasional Batalkan Penerbangan Meski AS Tunda Layanan 5G
VOA Indonesia - Maskapai-maskapai Internasional Batalkan Penerbangan Meski AS Tunda Layanan 5G
Maskapai-maskapai penerbangan di berbagai penjuru dunia, termasuk maskapai penerbangan jarak jauh Emirates, Rabu (19/1), bergegas membatalkan atau mengubah penerbangan menuju AS karena perselisihan yang sedang berlangsung tentang peluncuran teknologi ponsel 5G di dekat bandara-bandara Amerika. Masalah ini tampaknya berdampak pada Boeing 777, pesawat jarak jauh berbadan lebar yang digunakan oleh banyak maskapai dunia. Dua maskapai penerbangan Jepang secara langsung menyebut pesawat itu sangat terpengaruh oleh sinyal 5G saat mereka mengumumkan pembatalan dan perubahan jadwal mereka. Emirates yang berbasis di Dubai, maskapai utama untuk perjalanan Timur-Barat, mengumumkan akan menghentikan penerbangan ke Boston, Chicago, Dallas-Fort Worth, Houston, Miami, Newark, New Jersey, Orlando, Florida, San Francisco, dan Seattle karena masalah itu mulai Rabu. Emirates masih akan melanjutkan penerbangan ke Los Angeles, New York dan Washington. Dalam pengumumannya, Emirates menyebut pembatalan itu diperlukan karena “kekhawatiran operasional terkait dengan rencana peluncuran layanan jaringan seluler 5G di AS di bandara-bandara tertentu. Kami bekerja sama erat dengan produsen-produsen pesawat dan otoritas-otoritas terkait untuk menghindari masalah operasional, dan kami berharap akan  melanjutkan layanan ke AS sesegera mungkin, kata maskapai milik negara itu. Uni Emirat Arab berhasil meluncurkan layanan 5G di seluruh bandaranya tanpa insiden. Tetapi di AS, Badan Penerbangan Federal (FAA) khawatir bahwa spektrum C-Band dari 5G dapat mengganggu peralatan penerbangan. Perhatian khusus dalam peluncuran 5G tampaknya adalah Boeing 777, armada utama Emirates. Perusahaan Jepang, All Nippon Airways Co. Ltd. (ANA),  mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa FAA telah mengindikasikan gelombang radio dari layanan nirkabel 5G dapat mengganggu peralatan altimeter pesawat. Altimeter mengukur seberapa tinggi pesawat di angkasa, dan merupakan bagian penting dari peralatan untuk terbang. “Boeing telah mengumumkan pembatasan penerbangan pada semua maskapai yang mengoperasikan pesawat Boeing 777, dan kami telah membatalkan atau mengubah pesawat untuk beberapa penerbangan ke atau dari AS berdasarkan pengumuman Boeing itu , kata ANA. Japan Airlines Co. Ltd. juga mengatakan bahwa mereka telah diberitahu bahwa sinyal 5G “dapat mengganggu perangkat radio altimeter yang dipasang pada  Boeing 777. "Kami akan menahan diri untuk tidak menggunakan model pesawat ini di jalur kontinental Amerika Serikat sampai kami dapat memastikan keamanannya dan kami menyesal memberitahu Anda bahwa kami akan membatalkan penerbangan yang pesawatnya tidak dapat diganti oleh Boeing 787," kata maskapai itu. Boeing Co. yang berbasis di Chicago tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Associated Press. Air India juga mengumumkan di Twitter akan membatalkan penerbangan ke Chicago, Newark, New York dan San Francisco “karena peluncuran peralatan komunikasi 5G. Maskapai itu juga mengatakan akan mencoba menggunakan pesawat model lain di rute AS. Pembatalan-pembatalan dilakukan bahkan setelah operator telepon seluler AT&T dan Verizon menyatakan kan menunda layanan nirkabel baru di dekat beberapa bandara AS yang direncanakan untuk pekan ini. FAA akan mengizinkan pesawat-pesawat dengan peralatan altimeter yang akurat dan andal beroperasi di sekitar pemancar 5G berdaya tinggi. Tetapi pesawat-pesawat dengan peralatan altimeter yang lebih tua tidak akan diizinkan melakukan pendaratan dalam kondisi visibilitas rendah. [ab/uh]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selandia Baru Bagikan Uang Ekstra untuk Perangi Badai Inflasi
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Pemerintah Selandia Baru, Kamis (19/5), mengatakan akan membagikan ratusan dolar tambahan kepada leb...
Cacar Monyet Menyebar di Eropa; AS Laporkan Kasus Pertama
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Departemen Kesehatan Masyarakat Massachusetts Rabu (18/5) mengatakan telah mengukuhkan satu kasus in...
Uji Coba Obat Suntik untuk Penyandang HIV Berlangsung di Afrika
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Uji coba obat suntik antiretroviral sedang berlangsung di Kenya, Uganda dan Afrika Selatan. Obat yan...
Politik ‘Nama Terlarang’ Masih Berlaku di Iran
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Pada 14 Februari lalu, Pengadilan Tinggi Marrand di provinsi Azerbaijan Timur, Iran, memutuskan bahw...
Piala Dunia di Qatar akan Tugaskan Tiga Wasit Perempuan 
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Wasit perempuan akan mencetak sejarah dalam gelaran Piala Dunia tahun ini dengan menjadi wasit dalam...
Taliban: Presenter TV Perempuan Afghanistan Wajib Kenakan Penutup Wajah
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Pemerintah Taliban di Afghanistan, pada hari Kamis (19/5), memerintahkan saluran televisi di negara ...
Biden Dukung Permohonan Swedia dan Finlandia Jadi Anggota NATO
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Presiden AS Joe Biden pada hari Kamis (19/5) menyambut antusias permohonan Swedia dan Finlandia untu...
Biden Melawat ke Korea Selatan dan Jepang, Tekankan Prioritas AS di Indo-Pasifik
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Presiden AS Joe Biden melawat ke Korea Selatan dan Jepang Kamis (19/5), setelah menjamu para pemimpi...
Petani di Kayin, Myanmar Hadapi Serangan Membabi Buta
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Di Myanmar, jumlah serangan udara yang dilancarkan oleh tentara dan pemboman serampangan meningkat p...
Twitter Berupaya Bersihkan Disinformasi Soal Perang
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Twitter meningkatkan upayanya untuk melawan penyebaran disinformasi dengan kebijakan baru yang menin...
InfodariAnda (IdA)