Polisi Israel Usir Warga Palestina dari Properti yang Disengketakan di Yerusalem
Elshinta
Kamis, 20 Januari 2022 - 09:44 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Polisi Israel Usir Warga Palestina dari Properti yang Disengketakan di Yerusalem
VOA Indonesia - Polisi Israel Usir Warga Palestina dari Properti yang Disengketakan di Yerusalem
Polisi Israel, Rabu (19/1), mengusir sejumlah warga Palestina dari sebuah properti yang disengketakan di Yerusalem. Awal pekan ini, para penghuni gedung di Sheikh Jarrah itu terlibat ketegangan dengan polisi yang datang untuk mengusir mereka dari properti itu, tetapi dihentikan oleh massa. Beberapa properti lain di lingkungan itu juga diperdebatkan. Polisi mengatakan petugas menangkap beberapa orang yang dicurigai, Rabu, karena dianggap melanggar perintah pengadilan, melakukan aksi kekerasan dan mengganggu ketertiban umum. Keluarga Salhiya mengatakan mereka membeli properti itu sebelum tahun 1967, sementara negara telah menentang klaim keluarga itu di pengadilan. Kota Yerusalem secara resmi menyita properti itu pada tahun 2017 untuk tujuan membangun sekolah untuk murid berkebutuhan khusus, tetapi keluarga tersebut terus mengoperasikannya sebagai pusat pembibitan tanaman. Sebuah pengadilan di Yerusalem mengeluarkan putusan tahun lalu yang mendukung pemerintah kota itu dan mengizinkan penggusuran. Keluarga tersebut telah mengajukan banding dan sedang menunggu keputusan, tetapi hakim tidak membekukan perintah pengusiran. Pemerintah kota dan polisi mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama, Rabu, bahwa pengambilalihan ruang publik secara ilegal oleh keluarga tersebut mencegah ratusan anak berkebutuhan khusus di Yerusalem Timur menerima layanan pendidikan yang ingin disediakan oleh pemerintah kota. Puluhan keluarga Palestina di Yerusalem timur terancam penggusuran oleh organisasi-organisasi pemukim Yahudi. Ribuan dari mereka menghadapi ancaman pembongkaran karena kebijakan diskriminatif yang membuat sangat sulit bagi warga Palestina untuk membangun rumah baru atau memperluas yang sudah ada. [ab/uh]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden Ukraina Minta Pemimpin Dunia di Davos Bantu Isolasi Rusia
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:42 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Senin (23/5) kepada para pemimpin dunia dan eksekutif bisnis d...
Komisaris Tinggi HAM PBB Mulai Kunjungan ke China
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:41 WIB
Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet, Senin (23/5) tiba di China, dalam ku...
Biden: Tak Perlu Upaya Ekstra untuk Atasi Cacar Monyet
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:41 WIB
Amerika memiliki cukup vaksin untuk menangani kemungkinan perebakan wabah cacar monyet dan tidak per...
Biden Ajukan Kerjasama Alternatif Ekonomi dan Pertahanan untuk Asia Pasifik
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:41 WIB
Presiden AS Joe Biden mengambil posisi tegas pada Tiongkok dalam rangkaian kunjungan ke Korea Selata...
Protes Invasi di Ukraina, Utusan Rusia untuk PBB Mundur 
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:41 WIB
Seorang diplomat veteran Rusia di kantor PBB di Jenewa, Senin (23/5) mengundurkan diri karena ia "sa...
Mantan Raja Spanyol Kunjungi Putranya di Madrid, Pertama dalam Dua Tahun
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:41 WIB
Mantan Raja Spanyol Juan Carlos I yang tercemar skandal, mengunjungi Felipe VI, putranya sekaligus r...
Erdogan: Saya tidak akan Berbicara lagi dengan Perdana Menteri Yunani
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:41 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan ia akan berhenti berbicara dengan Perdana Menteri Yun...
AS: 20 Negara Tawarkan Bantuan Paket Senjata untuk Ukraina
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:41 WIB
Sebanyak 20 negara telah menawarkan paket bantuan keamanan baru untuk Ukraina guna melawan pasukan R...
Biden Bertemu Pemimpin Negara Aliansi Quad di Tokyo
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:41 WIB
Presiden Joe Biden, pada Selasa (24/5), bertemu dengan para pemimpin aliansi informal yang dikenal s...
Zimbabwe Memohon untuk Diizinkan Menjual Gading Gajah
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:41 WIB
Zimbabwe telah meminta dukungan internasional untuk diizinkan menjual stok gading gajah yang mereka ...
InfodariAnda (IdA)