Bantuan Internasional Mengalir ke Tonga
Elshinta
Kamis, 20 Januari 2022 - 09:43 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Bantuan Internasional Mengalir ke Tonga
VOA Indonesia - Bantuan Internasional Mengalir ke Tonga
Bantuan internasional sedang menuju ke Tonga untuk membantu upaya-upaya pertolongan bagi negara kepulauan di Pasifik itu yang terdampak oleh letusan besar gunung berapi. Kapal-kapal Angkatan Laut Selandia Baru Rabu bertolak ke Tonga dengan membawa air bersih dan pasokan lain yang sangat diperlukan. Kapten Kapal Angkatan Laut Aotearoa Simon Griffith mengatakan, “Selama 24 jam terakhir, kami telah bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan dan banyak lagi lembaga lain untuk mengumpulkan lebih dari tujuh peti kemas yang akan dapat membantu mereka bangkit lagi, yang mencakup wadah-wadah air, fasilitas penyimpanan air, yang mencakup generator, wadah bensin, banyak lagi lainnya yang mudah-mudahan akan membuat mereka bangkit lagi.” Menteri Luar Negeri Nanaia Mahuta juga menjanjikan bantuan awal 680 ribu dolar untuk upaya-upaya pemulihan. Di Australia, kapal-kapal angkatan laut hari Rabu dimuati pasokan untuk rakyat di negara tetangganya di Pasifik itu. Donasi juga datang berupa muatan bermobil-mobil untuk dikirim ke Tonga, yang dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan khusus keluarga. Koniseti Liutai, Deputi Ketua Kamar Dagang Tonga Australia mengatakan, pihaknya memfasilitasi kontainer gratis bagi anggota masyarakat untuk mengirimkan apa yang ingin mereka beri kepada keluarga mereka di Tonga. Ia menambahkan ada kebutuhan khusus di Tonga, seperti lansia, penyandang disabilitas, tunanetra maupun keluarga dengan anak-anak penyandang disabilitas, yang akan dibantu pihaknya, sementara pemerintah Tonga, Australia dan Selandia Baru dan lain-lainnya menangani masalah makanan dan air. Dalam berita terbaru pertamanya sejak letusan gunung itu, pemerintah Tonga, Selasa (18/1) mengukuhkan tiga orang tewas, dua warga setempat dan seorang perempuan Inggris. Masih ada kekhawatiran mengenai nasib orang-orang di beberapa pulau kecil yang terkena dampak parah, di mana banyak rumah hancur. Komunikasi putus di berbagai tempat, membuat evaluasi dampak letusan semakin sulit. [uh/ab]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selandia Baru Bagikan Uang Ekstra untuk Perangi Badai Inflasi
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Pemerintah Selandia Baru, Kamis (19/5), mengatakan akan membagikan ratusan dolar tambahan kepada leb...
Cacar Monyet Menyebar di Eropa; AS Laporkan Kasus Pertama
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Departemen Kesehatan Masyarakat Massachusetts Rabu (18/5) mengatakan telah mengukuhkan satu kasus in...
Uji Coba Obat Suntik untuk Penyandang HIV Berlangsung di Afrika
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Uji coba obat suntik antiretroviral sedang berlangsung di Kenya, Uganda dan Afrika Selatan. Obat yan...
Politik ‘Nama Terlarang’ Masih Berlaku di Iran
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Pada 14 Februari lalu, Pengadilan Tinggi Marrand di provinsi Azerbaijan Timur, Iran, memutuskan bahw...
Piala Dunia di Qatar akan Tugaskan Tiga Wasit Perempuan 
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Wasit perempuan akan mencetak sejarah dalam gelaran Piala Dunia tahun ini dengan menjadi wasit dalam...
Taliban: Presenter TV Perempuan Afghanistan Wajib Kenakan Penutup Wajah
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Pemerintah Taliban di Afghanistan, pada hari Kamis (19/5), memerintahkan saluran televisi di negara ...
Biden Dukung Permohonan Swedia dan Finlandia Jadi Anggota NATO
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Presiden AS Joe Biden pada hari Kamis (19/5) menyambut antusias permohonan Swedia dan Finlandia untu...
Biden Melawat ke Korea Selatan dan Jepang, Tekankan Prioritas AS di Indo-Pasifik
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Presiden AS Joe Biden melawat ke Korea Selatan dan Jepang Kamis (19/5), setelah menjamu para pemimpi...
Petani di Kayin, Myanmar Hadapi Serangan Membabi Buta
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Di Myanmar, jumlah serangan udara yang dilancarkan oleh tentara dan pemboman serampangan meningkat p...
Twitter Berupaya Bersihkan Disinformasi Soal Perang
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB
Twitter meningkatkan upayanya untuk melawan penyebaran disinformasi dengan kebijakan baru yang menin...
InfodariAnda (IdA)