Usia Harapan Hidup di Australia Meningkat, Salah Satunya Karena Lockdown
Elshinta
Kamis, 20 Januari 2022 - 09:41 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Usia Harapan Hidup di Australia Meningkat, Salah Satunya Karena Lockdown
ABC.net.au - Usia Harapan Hidup di Australia Meningkat, Salah Satunya Karena Lockdown

'Life expectancy' atau usia harapan hidup warga di Australia telah meningkat sejak dimulainya pandemi COVID-19, menurut penelitian baru dari Australian National University (ANU).

Tim peneliti ANU mengambil studi yang pernah dilakukan Oxford University tahun lalu, dengan menambahkan data dari Australia.

Mereka membandingkan usia harapan hidup relatif di seluruh negara sebelum dan setelah pandemi COVID-19.

Studi mereka, yang diterbitkan dalam International Journal of Epidemiology, menemukan usia rata-rata orang Australia meningkat antara 2019 dan 2020 sebesar 0,7 tahun baik untuk perempuan dan pria.

Menurut para peneliti, ini adalah peningkatan terbesar yang diamati di Australia sejak era 1990-an.

Mereka juga menemukan kelangsungan hidup meningkat cukup merata di seluruh negara bagian, terutama di New South Wales, Queensland dan Victoria, yang masing-masing mengalami sekitar setengah tahun peningkatan harapan hidup.

Mengapa 'lockdown' meningkatkan usia harapan?

Tim peneliti mengaitkan kenaikan usia harapan hidup Australia dengan penanganan COVID-19

Menurut para peneliti, terlepas dari tekanan kebakaran hutan musim panas dan awal pandemi virus corona, harapan hidup tumbuh sebagai akibat dari penutupan dan lockdown perbatasan.

Penyakit menular di Australia dilaporkan berkurang pada tahun 2020 saat banyak warga diam di rumah akibat 'lockdown', dengan penurunan 20 persen jumlah kematian akibat pneumonia dan influenza.

Korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas juga menurun, karena masyarakat terpaksa tinggal di rumah.

"Selama flu Spanyol 1918, juga ada upaya untuk menutup perbatasan Australia," kata penulis studi, Profesor Vladimir Canudas-Romo.

"Namun, begitu dibuka, kurangnya vaksinasi membuat virus menyebar dengan efek fatal. Dengan vaksin modern saat ini, Australia dapat lolos dari situasi yang mematikan."

Profesor Canudas-Romo juga mengatakan jumlah kematian akibat penyakit tidak menular pun menurun.

"

"Ini termasuk pengurangan kematian akibat kanker dan penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke, yang secara besar mengurangi angka kematian," ujar Profesor Canudas-Romo.

"

Peningkatan usia harapan hidup tahun 2020 menempatkan Australia berada jauh di atas negara-negara lain.

Negara dengan peningkatan tertinggi setelah Australia adalah Denmark dengan peningkatan 0,1 tahun dan 0,2 tahun di Norwegia.

Sementara di Amerika Serikat, angkanya cenderung menurun, dengan usia harapan hidup rata-rata berkurang sebesar -1,7 tahun untuk perempuan dan -2,2 tahun untuk pria.

Tidak mencerminkan kualitas hidup

Tim Driscoll, dari Sydney School of Public Health di University of Sydney, mengatakan temuan penelitian ini menarik, mengingat dampak buruk COVID-19 pada masyarakat Australia.

"Saya rasa kita semua akan berpikir masalah kesehatan yang berasal dari COVID-19 menyebabkan banyak orang meninggal, ditambah penyakit yang timbul pada pasien COVID-19," ujarnya,

"Mengejutkan dengan melihat angka harapan hidup justru meningkat lebih dari yang kita perkirakan" kata Profesor Driscoll.

Tapi ia punya kekhawatiran soal berapa banyak penyakit yang mungkin tidak terdeteksi selama dua tahun terakhir, mengingat jumlah orang yang tidak bisa datang ke rumah sakit saat 'lockdown' atau lebih jarang melakukan pemeriksaan ke dokter untuk menghindari penularan COVID-19.

"

"Dan ada juga banyak kekhawatiran di kalangan komunitas pasien kanker mengenai mereka yang tidak bisa menemui dokter dan tidak terlibat dalam kegiatan screening [deteksi dini kanker]."

"

Tetapi Profesor Driscoll mengatakan seberapa besar penurunan kunjungan ke dokter bisa mempengaruhi harapan hidup di masa mendatang masih harus dilihat.

Dia juga mengatakan, varian Delta dan Omicron telah menambah jumlah kasus dan kematian, yang semakin melemahkan sistem perawatan kesehatan di Australia.

Profesor Driscoll menambahkan hasil studi juga tidak menunjukkan kesejahteraan masyarakat lebih luas, meski terlihat ada manfaat dari 'lockdown'.

Salah satu kekhawatiran utama selama pandemi adalah dampaknya terhadap kesehatan mental, tetapi Profesor Driscoll mengatakan itu sulit untuk didefinisikan melalui statistik.

"Ada banyak dampaknya ... di awal pandemi dan lockdown pada kesehatan mental, dan mungkin meningkatkan risiko bunuh diri," katanya.

"Mungkin belum ada bukti bahwa itu terjadi, tetapi bukan berarti tidak ada masalah bagi kesehatan mental orang-orang yang hidup terisolasi. "

Terakhir ia menegaskan meningkatnya usia harapan hidup bukan satu-satunya pertanda kesehatan membaik.

"[Angka harapan hidup] ini tidak menunjukkan kualitas hidup," katanya.

Artikel ini dirangkum dan diproduksi oleh Hellena Souisa dari ABC News

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Liburan ke Luar Negeri dan Asisten Pribadi. Inilah Cara Perusahaan di Australia Mencari dan Mempertahankan Karyawan
Jumat, 27 Mei 2022 - 10:19 WIB
Di tahun 1990-an, di masa berkembangnya banyak perusahaan baru di bidang teknologi, perusahaan menaw...
Mengerikan: Penembakan di Texas Menewaskan Setidaknya 18 Murid SD, Pelakunya Seorang Remaja
Jumat, 27 Mei 2022 - 08:46 WIB
Seorang pria bersenjata berusia 18 tahun melakukan penembakan massal di sekolah dasar Robb Elementar...
Menteri Luar Negeri China Wang Yi akan Kunjungi Delapan Negara Pasifik Termasuk Timor Leste
Jumat, 27 Mei 2022 - 08:46 WIB
Pemerintah China mengukuhkan bahwa Menlu Wang Yi akan mengadakan kunjungan ke beberapa negara Pasifi...
Senang Banyak Imigran Terpilih: Reaksi Pemilih Asal Indonesia Terhadap Hasil Pemilu Australia
Jumat, 27 Mei 2022 - 08:46 WIB
Andika Mongilala tak bisa menyembunyikan kegembiraannya saat melihat hasil pemilu Australia yang men...
Masa Lockdown Pandemi di Australia Sebabkan 70% Pelajar Mengalami Masalah Kesehatan Mental
Jumat, 27 Mei 2022 - 08:46 WIB
Sebuah survei nasional di Australia mengungkapkan dampak COVID dan lockdown terhadap pelajar yang ke...
Akankah Presiden Baru Filipina Melanjutkan Perang Narkoba yang Menewaskan Ribuan Warga?
Jumat, 27 Mei 2022 - 08:46 WIB
Di hari-hari terakhir masa kepresidenannya yang 'liar dan berdarah', Rodrigo Duterte meras...
Serangan Rasisme Masih Dialami Warga Keturunan Asia di Australia
Jumat, 27 Mei 2022 - 08:46 WIB
Cassandra Au dan suaminya terpaksa meninggalkan liburan mereka di Cook Islands ketika Australia menu...
Inilah Sebagian Korban Penembakan Massal di Sekolah Dasar di Texas
Jumat, 27 Mei 2022 - 08:46 WIB
Seorang murid perempuan dengan bangga menunjukkan buku rapor kenaikan kelas dengan nilai yang bagus ...
Oposisi Australia Menang Pemilu, Anthony Albanese Dilantik Jadi Perdana Menteri Baru
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:40 WIB
Pemimpin Partai Buruh Anthony Albanese dilantik sebagai perdana menteri ke-31 Australia, setelah mem...
Dari Perumahan Rakyat ke Kursi Perdana Menteri Australia, Inilah Sosok Anthony Albanese
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:40 WIB
Gubernur Jenderal Australia baru saja melantik Anthony Albanese sebagai Perdana Menteri yang ke-31, ...
InfodariAnda (IdA)