Sistem Kesehatan di Australia Tertekan di Tengah Naiknya Penularan Omicron
Elshinta
Kamis, 20 Januari 2022 - 09:41 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Sistem Kesehatan di Australia Tertekan di Tengah Naiknya Penularan Omicron
ABC.net.au - Sistem Kesehatan di Australia Tertekan di Tengah Naiknya Penularan Omicron

Australia melaporkan 77 kematian akibat COVID-19 pada hari Selasa (18/01), menjadi kematian tertinggi sejak pandemi dimulai.

Negara bagian New South Wales dengan ibu kota Sydney melaporkan 36 kematian.

Sementara Victoria (Melbourne) mencatat 22 kasus kematian dan 16 kematian di negara bagian Queensland (Brisbane).

Cassey Briggs, analis data dari ABC mengatakan indikator untuk melihat apakah Australia sudah berada di puncak wabah Omicron adalah dengan melihat jumlah orang yang berada di rumah sakit. Hingga saat ini angkanya masih meningkat.

"Tapi di New South Wales angka yang masuk rumah sakit sudah berhenti bertambah, bahkan mungkin sudah menurun. Ini bisa jadi menuju titik menurun dalam kurva," ujarnya, yang menambahkan negara bagian lain masih belum mengalaminya.

"[Kecuali] di Queensland, angka yang dirawat di rumah sakit kurang lebih stabil, jadi pertanda awal jika kondisi akan membaik."

Tekanan kepada sistem kesehatan

Hingga hari Selasa ini ada 5.238 pasien COVID-19 yang berada di rumah sakit di seluruh Australia.

Data dari lembaga NSW Health mencatat kemungkinan warga yang tidak divaksinasi masuk rumah sakit adalah enam kali lipat ketimbang yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin.

Di Melbourne, Pemerintah Victoria telah mendeklarasikan 'Code Brown' untuk layanan kesehatan, yang artinya pihak rumah sakit bisa membatalkan cuti para pekerjanya.

Langkah ini diambil setelah melihat peningkatan jumlah pasien yang harus dirawat di rumah sakit akibat COVID-19.

Ada sekitar 5.000 pekerja kesehatan yang saat ini tidak bisa bekerja di Victoria, baik karena tertular COVID-19 atau karena menjadi kontak erat dari kasus positif COVID-19 sehingga butuh isolasi.

Banyak rumah sakit meminta pekerjanya untuk kembali kerja lebih awal dari cuti mereka agar dapat ikut membantu mengatasi pasien di tengah wabah Omicron.

Menteri Kesehatan Australia mengatakan penanganan varian Omicron sudah beralih ke langkah selanjutnya, diantaranya: 

  • Meminta agar rumah sakit swasta bisa menangani pasien dari rumah sakit umum karena adanya tekanan pada layanan kesehatan saat ini
  • Menyediakan 10 juta Alat Pelindung Diri (APD) dan produk sejenis bagi sektor layanan lanjut usia dan fasilitas lainnya
  • Membantu pasokan medis bagi negara bagian yang kekurangan perlengkapan seperti APD

Ancaman penularan di pusat perawatan lansia

Lebih dari setengah fasilitas perawatan lanjut usia di Australia kemungkinan akan mengalami wabah COVID-19 di akhir pekan ini, menurut lembaga Aged and Community Services yang membawahi seluruh fasilitas layanan untuk lansia.

Saat ini sudah ada 7.000 warga lansia di pusat perawatan yang tertular COVID-19 dan angkanya diperkirakan akan terus meningkat.

Solusi agar tes rapid antigen bisa didapatkan mudah

Alat tes rapid antigen hingga saat ini masih sulit untuk didapatkan di Australia, meski Pemerintah Australia sudah memesan jutaan alat tes untuk menambah pasokan.

Sebagai solusinya, Pharmacy Guild of Australia, lembaga yang membawahi seluruh sektor farmasi, mengatakan situsnya akan menyediakan informasi untuk membantu orang-orang di Australia menemukan alat tes rapid antigen.

Trent Twomey, presiden dari lembaga tersebut mengatakan keberadaan sosial media dan sejumlah situs menyebabkan "lebih banyak kerugian ketimbang kebaikan" bagi warga di saat kesulitan mencari alat tes rapid antigen.

"

"Kita butuh satu sumber yang benar di mana orang-orang bisa mendapatkannya," ujar Trent.

"

"Ketimbang mencari-cari atau mengawasi Facebok atau menunggu teman, warga bisa mendapatkan informasi secara real-time di situs kami."

"Apotek kemudian bisa mengawasi siapa yang punya pasokan dan pasokan mana yang tersedia," tambahnya. 

Situs dari Pharmacy Guild of Australia direncanakan akan diluncurkan pada Senin mendatang.

Artikel ini diproduksi oleh Erwin Renaldi

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi Australia Menduga Ada Keterkaitan Penemuan Kokain di Indonesia dan Australia
Sabtu, 14 Mei 2022 - 13:29 WIB
Polisi Australia sedang menyelidiki apakah penyitaan kokain terbesar di Indonesia ada hubungannya d...
Korban COVID-19 di AS Tembus Satu Juta Jiwa, Korea Utara Umumkan Kematian Pertama karena Omicron 
Sabtu, 14 Mei 2022 - 13:29 WIB
Pemerintah Amerika Serikat mengingatkan warganya untuk tetap waspada COVID, setelah tingkat kematia...
Para Supir Trem Akan Unjuk Gigi dan Adu Kemampuan Mereka Mengemudi di Kejuaraan Eropa
Sabtu, 14 Mei 2022 - 13:29 WIB
Melbourne dianggap sebagai ibu kota trem Australia, tetapi bagaimana kemahirannya di panggung intern...
 Bagaimana Hubungan Filipina dengan AS dan China di Bawah Pemerintahan Bongbong Marcos ?
Jumat, 13 Mei 2022 - 11:34 WIB
Ferdinand "Bongbong" Marcos Jr hampir dipastikan akan menjadi presiden Filipina berikutnya...
Penyakit Mulut dan Kuku: Australia Tawarkan Vaksin untuk Indonesia di Tengah Kurangnya Dokter Hewan
Jumat, 13 Mei 2022 - 11:34 WIB
Pemerintah Australia telah menawarkan bantuan dana kepada Indonesia untuk mendapatkan vaksin guna m...
Ribuan Alpukat Dibiarkan Membusuk di Australia karena Kelebihan Pasokan
Jumat, 13 Mei 2022 - 11:34 WIB
Gambar alpukat dibuang dari bak sebuah truk dan dibiarkan membusuk di utara negara bagian Queensland...
Kebijakan Plin-Plan Larangan Ekspor Sawit Indonesia Menguntungkan Malaysia
Jumat, 13 Mei 2022 - 11:34 WIB
Kebijakan ekspor minyak sawit mentah Indonesia yang masih tidak jelas membuat Malaysia sekarang munc...
Wakil Perdana Menteri Papua Nugini Meninggal karena Kecelakaan Mobil Menjelang Pemilu 2022
Jumat, 13 Mei 2022 - 11:34 WIB
Wakil Perdana Menteri Papua Nugini, Sam Basil, meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di bagian utar...
Mengapa Kemenangan Anak Diktator Filipina Sebagai Presiden Disambut Gegap Gempita?
Jumat, 13 Mei 2022 - 11:34 WIB
Dalam beberapa minggu lagi, Faye Faustino akan berulang tahun ke-53, dan ia mengatakan hasil pemilih...
WHO Mempertanyakan Kebijakan Pemberantasan COVID ke Titik Nol yang Dijalankan China
Jumat, 13 Mei 2022 - 11:34 WIB
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan kebijakan ...
InfodariAnda (IdA)