Blinken Pahami Pengunduran Diri Utusan AS untuk Haiti
Elshinta
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Blinken Pahami Pengunduran Diri Utusan AS untuk Haiti
VOA Indonesia - Blinken Pahami Pengunduran Diri Utusan AS untuk Haiti
Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan ia memahami ketidaksepakatan utusan khusus Amerika untuk Haiti Dan Foote dengan pemerintah. Tetapi, ia mengingatkan, peran penasihat adalah memberi saran terbaik kepada presiden yang kemudian akan membuat keputusan akhir. Blinken berada di New York untuk melakukan pertemuan dengan beberapa kepala pemerintahan yang datang ke Amerika untuk menghadiri Sidang Umum PBB. "Saya benar-benar memahami semangat dalam menangani isu ini dan saya memahami semangat Dan. Oleh sebab itu baiknya pada tingkat pribadi maupun kelembagaan, kami berkomitmen untuk melakukan semua yang kami bisa untuk mendukung rakyat Haiti sekarang dan pada yang akan datang." Dan Foote menyerahkan surat pengunduran diri sebagai protes atas pengusiran besar-besaran migran Haiti, tindakan yang ia nilai “tidak manusiawi”, kata para pejabat Amerika, pada Kamis (23/9). Foote baru saja dilantik sebagai utusan Amerika untuk Haiti Juli lalu, tulis Blinken. Ia mengundurkan diri “dengan kekecewaan yang mendalam dan permintaan maaf kepada mereka kelompok migran asal Haiti yang mencari perubahan penting.” Sekitar 15.000 migran Haiti berbondong-bondong ke kota kecil Del Rio, di perbatasan Texas dan Meksiko. Pada Kamis, jumlah mereka tinggal sekitar 4.000, kata pejabat Departemen Keamanan Dalam Negeri. (ka/ps)
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jokowi: Perlu Segera Dibangun Sistem Ketahanan Kesehatan Global yang Baru 
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Presiden Joko Widodo mendesak perlunya penataan ulang sistem ketahanan kesehatan global yang baru pa...
Italia Minta Pakistan Ekstradisi Orang Tua Remaja yang Hilang
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Italia, Kamis (23/9) mengatakan pihaknya telah meminta Pakistan untuk mengekstradisi orang tua dari ...
Phil Grabsky, Shoaib Sharifi Rekam Peristiwa 20 Tahun di Afghanistan
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
My Childhood My Country: 20 Years in Afghanistan (“Masa Kecilku, Negeraku: 20 Tahun di Afghanistan...
Ketimpangan dalam Vaksin Virus Corona Jadi Fokus di Majelis Umum PBB 
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Presiden Chad Mahamat Idriss Deby dan Presiden Uganda Yower...
Penyelidik PBB: Junta Militer Myanmar Mungkin Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Seorang penyelidik PBB di Myanmar telah menuduh junta militer negara itu melakukan serangan sistemat...
Blinken Serukan DK PBB Bantu Atasi Perubahan Iklim
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Menteri Luar Negeri Amerikan Antony Blinken hari Kamis (23/9) menyerukan kepada Dewan Keamanan PBB u...
Kecam Deportasi Tak Manusiawi Migran Haiti, Utusan Khusus AS Mundur
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Utusan Khusus Amerika untuk Haiti Daniel Foote Kamis siang (23/9) mengundurkan diri dan mengecam ker...
Pemimpin AS, Australia, Jepang dan India akan Bahas Kerja Sama Indo-Pasifik
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Pemimpin Amerika, Australia, Jepang dan India dijadwalkan akan melangsungkan pertemuan di Washington...
Irak Hadapi
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Presiden Irak Barham Salih pada Kamis (23/9) mengatakan bahwa negaranya sedang menghadapi "pertempur...
Blinken Pahami Pengunduran Diri Utusan AS untuk Haiti
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan ia memahami ketidaksepakatan utusan khusus Amerika unt...