Untuk Wakili Indonesia di Olimpiade Tokyo, Rio Waida Tak Hanya Berbekal Bakat
Elshinta
Kamis, 29 Juli 2021 - 09:20 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Untuk Wakili Indonesia di Olimpiade Tokyo, Rio Waida Tak Hanya Berbekal Bakat
ABC.net.au - Untuk Wakili Indonesia di Olimpiade Tokyo, Rio Waida Tak Hanya Berbekal Bakat

Rio Waida dibesarkan di sekitar kawasan Pantai Kuta, Bali. 

Sejak balita ia sudah terbiasa bermain dengan pasir, saat kedua orangnya berselancar. 

Kepada ABC News, Rio mengaku jika dirinya sebenarnya memiliki ketakutan yang besar pada ombak laut. 

Namun, ketakutan itu tidak menghalangi keinginannya untuk menaklukkan ombak, sejak ia berusia lima tahun.

"Bahkan sampai sekarang saya masih takut dengan ombak besar, tapi saya senang kalau bisa ikut kejuaraan," ujar Rio kepada ABC News.

Sejak usia 10 tahun, Rio membuktikan kemampuannya sebagai peselancar dengan memenangkan kompetisi pertamanya. 

Perjalanan prestasinya terus naik sampai ia memenangkan medali perak di ajang Southeast Asian Games di usianya yang ke-19 tahun, yang mengantarkannya ke ajang Olimpiade.

Tak tanggung-tanggung Rio masuk dalam kualifikasi Olimpiade Tokyo di posisi lima teratas.

Ia akan mewakili Indonesia dalam cabang olahraga yang untuk pertama kalinya dipertandingkan di Olimpiade tersebut.

Tak hanya miliki bakat

Tipi Jabrik, peselancar ternama Indonesia yang juga melatih Rio mengatakan jika Rio memang berbeda dengan peselancar muda lainnya. 

"Dia punya keinginan dan dorongan yang tidak dimiliki oleh anak-anak muda lainnya," kata Tipi.

Peselancar Australia di Bali banyak yang menjadi penggemar dan mendukung Rio.

"Banyak yang mengunggah [di sosial media] yang mengatakan 'Go Rio', bahkan seperti sebuah hashtag 'Go Rio'," ujar Charlie Stambolieff, manajer pemasaran di toko Onboard Bali.

"Semua orang mendukungnya."

Tantangan peselancar Indonesia selama ini

Indonesia sebenarnya tidak kekurangan peselancar kelas dunia. 

Tapi kurangnya dukungan, termasuk 'sponsorship', dan sulitnya mendapatkan visa ke luar negeri membuat banyak peselancar tidak bisa mengikuti kejuaraan dunia.

Kini mereka benar-benar berharap Rio bisa membuktikannya di ajang Olimpiade Tokyo.

Apalagi karena dilahirkan dari ibu yang berdarah Jepang, berangkat ke Tokyo menjadi seperti "pulang kampung", kata Rio.

"Saya ingin membuat teman-teman saya senang, itu tugas saya."

Selain Rio, I Ketut Agus Aditya Putra juga akan menjadi peselancar Indonesia yang mewakili Indonesia di ajang Olimpiade tahun ini.

Ketut akan menjadi peselancar pengganti jika lima peselancar dunia yang masuk kualifikasi Olimpiade tidak bisa bertanding karena sakit atau cedera.

Selain Rio, peselancar dunia lain yang masuk lima besar dalam kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 adalah Leon Glatzer dari Jerman, Lucca Mesinas dan Miguel Tudela dari Peru, serta Manuel Selman dari Chili.

Artikel ini diproduksi oleh Erwin Renaldi

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bulan Depan Australia Mulai Bagikan Visa Kerja Sektor Pertanian untuk Orang Asing
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Sebuah visa baru di Australia yang bisa memberi jalan untuk mendapatkan status penduduk tetap akan m...
Australia Tolak Berikan Visa Kepada Mantan Satpam Kedutaannya di Afghanistan
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Australia telah mengevakuasi lebih dari 800 orang termasuk warga Afghanistan yang pernah membantu pa...
PM Morrison Desak Australia Hentikan Lockdown Jika Vaksinasi Sudah Cukup
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan supaya para menteri utama negara bagian untuk t...
Terbukti Korupsi Bansos, Mantan Menteri Sosial Juliari Batubara Divonis 12 Tahun Penjara
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Mantan Menteri Sosial Juliari P. Batubara dijatuhi hukuman pidana penjara selama 12 tahun dengan den...
Sebentar Lagi Musim Panen Gandum, Australia Butuh Ribuan Pekerja
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Setiap musim semi di Australia berarti masa panen raya gandum, dan pada tahun 2021 dibutuhkan ribuan...
Lockdown Semakin Memperjelas Adanya Kesenjangan Hidup di Sydney
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Elena Bermeister, seorang 'single mother' baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-40. ...
Kematian di Bawah 1.000 Orang, Indonesia Longgarkan PPKM di Beberapa Wilayah
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Indonesia mulai mengizinkan berbagai sarana publik seperti rumah ibadah dibuka kembali di beberapa k...
Sekelompok Murid Berupaya Memulihkan Nama Perempuan yang Dituduh Penyihir
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Senator Amerika Serikat, Diana DiZoglio, telah memperkenalkan undang-undang untuk membersihkan nama ...
Akan Lebih Banyak Orang yang Meninggal di Rumah: Relawan COVID-19 di Thailand Khawatir Pandemi Akan Terus Memburuk
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Meningkatnya kasus COVID-19 akibat varian Delta di Thailand membuat sistem layanan kesehatan negeri ...
Daripada Tidak Terlindungi Sama Sekali: Warga Australia Ini Akhirnya Mau Divaksinasi AstraZeneca
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Di tengah persediaan Pfizer yang terbatas di Australia, banyak yang memilih untuk divaksinasi dengan...
Live Streaming Radio Network