Kelompok-kelompok Medis Serukan Vaksinasi COVID Wajib
Elshinta
Selasa, 27 Juli 2021 - 09:05 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Kelompok-kelompok Medis Serukan Vaksinasi COVID Wajib
VOA Indonesia - Kelompok-kelompok Medis Serukan Vaksinasi COVID Wajib
Di tengah lonjakan kasus virus corona di AS, kelompok-kelompok medis besar pada Senin (26/7) menyerukan vaksinasi wajib bagi jutaan tenaga kesehatan. Mereka mengatakan adalah kewajiban moral untuk membantu mencegah penyebaran infeksi. Asosiasi Medis Amerika, Asosiasi Perawat Amerika dan 55 kelompok lain mengatakan dalam pernyataan, “Kami menyerukan semua instansi kesehatan dan perawatan jangka panjang untuk mewajibkan pegawai mereka diberi vaksin COVID-19.” Kelompok-kelompok itu, banyak di antaranya menyerukan mandat vaksinasi untuk pertama kalinya, mengatakan, “Kesehatan dan keselamatan para pekerja, keluarga, masyarakan dan bangsa, sangat bergantung (pada vaksin)." Sejumlah organisasi layanan kesehatan enggan mewajibkan pegawai mereka divaksin, meskipun mereka ada di garis depan untuk merawat pasien. Berbagai survei memperlihatkan bahwa kurang dari separuh perawat telah divaksinasi, padahal mereka punya akses ke vaksin COVID selama berbulan-bulan. Sebuah rumah sakit besar di Houston, negara bagian Texas, memberlakukan vaksinasi wajib. Lebih dari 150 pegawainya mengundurkan diri atau dipecat pada Juni karena menolak divaksin. [vm/jm]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PBB Didesak Selidiki Pelanggaran HAM oleh Taliban di Afghanistan
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Para peserta sidang khusus tentang situasi hak asasi manusia di Afghanistan telah mendesak Dewan Hak...
AS Tingkatkan Evakuasi dari Kabul
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Militer Amerika telah melakukan penerbangan evakuasi terbesar di Afghanistan sejak operasi itu dimul...
Aljazair Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Maroko
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Menteri Luar Negeri Aljazair Ramtane Lamamra, Selasa (24/8), mengatakan negaranya memutuskan hubunga...
Sejumlah Perempuan Afghanistan Laporkan Pelecehan Taliban
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Sejumlah guru dan staf perempuan lain yang dipekerjakan oleh sekolah-sekolah di dua provinsi di Afgh...
Biden: “Lebih Cepat Kita Selesaikan Evakuasi, Lebih Baik”
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Selasa (24/8), mengatakan ia akan tetap memenuhi tenggat untuk m...
Pemimpin Faksi Republik di DPR: Taliban Seharusnya Tidak Mendikte AS
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Pemimpin faksi Republik di DPR, Selasa (24/8), menyerukan pemerintah Biden untuk tetap tinggal di Af...
Isu Iran Diperkirakan Jadi Fokus Pertemuan Biden-Bennett
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett diperkirakan akan mendorong Presiden Amerika Joe Biden untuk ...
Polandia Tuduh Belarus Dorong Migran Menuju Polandia
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Perdana Menteri Polandia mengatakan, Selasa (24/8), Belarus dengan sengaja mendorong para migran dar...
Serangan Drone Turki di Suriah Timbulkan Kekhawatiran Kurdi
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Pasukan Kurdi yang didukung AS di Suriah mengatakan mereka semakin khawatir dengan gelombang seranga...
Taliban: Upaya Apapun Untuk Evakuasi Setelah 31 Agustus “Ilegal”
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Terlepas dari tekanan domestik dan internasional untuk memperpanjang tenggat penarikan pasukan Ameri...
Live Streaming Radio Network