Sebuah Aplikasi di India Melelang Perempuan Muslim Secara Virtual
Elshinta
Kamis, 13 Januari 2022 - 14:27 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Sebuah Aplikasi di India Melelang Perempuan Muslim Secara Virtual
ABC.net.au - Sebuah Aplikasi di India Melelang Perempuan Muslim Secara Virtual

Polisi India menangkap seorang pria berusia 20 tahun yang diduga membuat aplikasi online yang membagikan foto-foto perempuan Muslim untuk "dilelang".

Nama aplikasinya adalah 'Bulli Bai', yakni istilah hinaan untuk menggambarkan perempuan Muslim, yang membagikan puluhan foto perempuan tanpa persetujuan mereka sebelum akhirnya dihapus.

Aplikasi dibuat dengan platform Github yang berbasis 'open source'.

KPS Malhotra, seorang pejabat polisi di ibu kota New Delhi, mengatakan timnya telah menangkap seorang mahasiswa teknik berusia 20 tahun dari Jorhat di negara bagian Assam.

Ia ditangkap setelah penyelidikan yang melibatkan Tim Tanggap Darurat Komputer.

"

"Dia adalah orang yang membuat aplikasi Bulli Bai di Github. Dia juga membuat akun Twitter @bullibai_ dan akun lainnya," kata Malhotra.

"

Polisi Mumbai secara terpisah juga menangkap dua mahasiswa teknik berusia 21 tahun dan seorang perempuan berusia 18 tahun yang diduga memiliki kaitan dengan pembuatan aplikasi tersebut.

Muslimah jadi sasaran

Polisi Mumbai mengatakan aplikasi itu tidak melakukan jual beli atau pelelangan perempuan dalam arti sebenarnya, tapi mereka akan tetap menyelidiki jika aplikasi ini bagian dari "konspirasi yang lebih besar".

Beberapa jurnalis Muslim India menjadi sasaran aplikasi tersebut, termasuk Ismat Ara, yang di akun sosial medianya mengatakan aplikasi itu "dirancang untuk menghina perempuan Muslim".

"Setelah penangkapan hari ini oleh @DelhiPolice, saya berharap pelaku di balik pelecehan terhadap perempuan Muslim ini, termasuk jurnalis seperti saya, pada akhirnya akan ditangkap dan dihukum," kata Ismat di akun Twitter miliknya, kemarin (7/01).

Di India, umat muslim berjumlah sekitar 14 persen dari 1,3 miliar orang penduduknya

Beberapa dari kalangan umat Muslim pernah berselisih dengan pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi dan kelompok sayap kanan Hindu, pemicunya adalah undang-undang kewarganegaraan 2019 yang kontroversial dan berakhir dengan unjuk rasa besar.

Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari artikel ABC News.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Oposisi Australia Menang Pemilu, Anthony Albanese Dilantik Jadi Perdana Menteri Baru
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:40 WIB
Pemimpin Partai Buruh Anthony Albanese dilantik sebagai perdana menteri ke-31 Australia, setelah mem...
Dari Perumahan Rakyat ke Kursi Perdana Menteri Australia, Inilah Sosok Anthony Albanese
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:40 WIB
Gubernur Jenderal Australia baru saja melantik Anthony Albanese sebagai Perdana Menteri yang ke-31, ...
Mantan Pengungsi Dai Le Terpilih Jadi Anggota Parlemen Federal Australia
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:40 WIB
Seorang perempuan asal Vietnam yang pernah tinggal di kamp pengungsi di Filipina Dai Le telah terpil...
Mengapa Aktivis Lingkungan Indonesia tidak Senang dengan Peluang Investasi Nikel Tesla
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:40 WIB
Dua minggu lalu Presiden Indonesia Joko Widodo bersama pemimpin ASEAN lainnya mengunjungi Washingto...
Saya Hampir Menangis: Seberapa Besar Peran Warga China Australia bagi Kemenangan Partai Buruh?
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:40 WIB
Bersama dengan jutaan warga Australia lainnya, Anna Wang memberikan suaranya untuk Partai Buruh di p...
Warga Denmark Ini Menghabiskan Hampir 10 Tahun Keliling Dunia Tanpa Jalur Udara
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:40 WIB
Warga Denmark Torbjørn "Thor" Pedersen tidak pernah menyangka perjalanan keliling dunia y...
Kemenangan Caleg Partai Buruh Sam Lim Sangat Mengejutkan dalam Pemilu Australia
Senin, 23 Mei 2022 - 10:01 WIB
Kemenangan Sam Lim warga asal Malaysia menjadi anggota parlemen federal baru di Australia adalah sal...
Kasus Cacar Monyet Pertama Diperkirakan Diidap Seorang Pria di Sydney yang Baru Pulang dari Eropa
Sabtu, 21 Mei 2022 - 08:41 WIB
Pihak berwenang bidang kesehatan di Sydney mengatakan bahwa seorang pria berusia 40-an mungkin men...
Patut Dicoba: Warga Indonesia Rela ke Pedalaman Australia Demi Mendapatkan Status Penduduk Tetap
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:12 WIB
Christoper Reno Budiman mengaku hidupnya berubah 180 derajat sejak pindah ke Kangaroo Island, Austra...
Program Penjualan Minyak Goreng Indonesia Dilakukan di 10 Ribu Lokasi Untuk Menurunkan Harga Pasaran
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:12 WIB
Menteri Perdagangan Indonesia Muhammad Lutfi mengatakan harga minyak goreng akan stabil segera setel...
InfodariAnda (IdA)