PM Haiti Imbau Rakyat Tenang Menyusul Terbunuhnya Presiden Moïse
Elshinta
Kamis, 08 Juli 2021 - 09:37 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
PM Haiti Imbau Rakyat Tenang Menyusul Terbunuhnya Presiden Moïse
VOA Indonesia - PM Haiti Imbau Rakyat Tenang Menyusul Terbunuhnya Presiden Moïse
PM sementara Haiti Claude Joseph meminta rakyat tenang setelah Presiden Jovenel Moïse tewas tertembak semalam dalam serangan terhadap kediaman pribadinya. Dalam pernyataan hari Rabu (7/7), Joseph mengatakan sekelompok orang tak dikenal yang menyerang kediaman presiden di pinggiran ibu kota, Port-au-Prince, bertanggung jawab atas pembunuhan itu yang ia sebut “tindakan kebencian, tidak manusiawi dan barbar.”  Dalam wawancara dengan sebuah stasiun radio di Port-au-Prince hari Rabu, Joseph mengatakan para penyerang adalah “orang-orang asing.” Ia mengatakan sebagian anggota kelompok itu berbicara dalam bahasa Spanyol.  Ia juga mengatakan istri Moïse, Martine, cedera dan dibawa ke rumah sakit untuk dirawat. “Istri presiden hidup dan sedang dirawat,” kata Joseph mengukuhkan hal itu kepada stasiun radio lokal Magik 9. Joseph mengatakan kepolisian nasional mengendalikan situasi sekarang ini dan bahwa telah diambil langkah-langkah untuk “melindungi negara.” Ia berjanji untuk memastikan kelangsungan pemerintahan seraya menambahkan bahwa “kita adalah negara demokrasi.” Joseph mengatakan ia telah bertemu para pejabat dari Kepolisian Nasional dan bahwa ia berencana menyampaikan pidato untuk rakyat hari Rabu. AS “sedang menilai” serangan itu dan Presiden AS Joe Biden akan diberi pengarahan mengenai situasi di Haiti, kata Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki kepada stasiun televisi MSNBC.  Haiti sedang mengalami instabilitas dan perpecahan politik selain meningkatnya kekerasan oleh geng penjahat. Pekan lalu di Port-au-Prince, pemimpin geng Jimmy Cherisier, yang dikenal dengan julukan Barbeque, turun ke jalan untuk memprotes pemerintahan Moïse, dengan memintanya untuk mengundurkan diri. “Jovenel (Moïse) harus pergi!” kata Cherisier kepada wartawan dalam protes itu. “Sekelompok orang baru perlu memimpin negara ini dan kita harus duduk bersama, mengadakan dialog nasional agar kita dapat mendefinisikan kembali negara ini.” [uh/ab] 
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Partai Dukungan Kremlin Memimpin dalam Pemilu Parlemen Rusia
Selasa, 21 September 2021 - 07:34 WIB
Partai Rusia Bersatu dukungan Kremlin yang berkuasa mengklaim telah meraih mayoritas super dua per t...
Presiden Vietnam dan Presiden Kuba Bertemu di Havana
Selasa, 21 September 2021 - 07:34 WIB
Presiden Vietnam  mengadakan pembicaraan dengan pemimpin Kuba Miguel Díaz-Canel pada Minggu (19/9)...
PM Australia Bertolak ke AS, Hadiri Pertemuan dengan Presiden Biden
Selasa, 21 September 2021 - 07:34 WIB
Perdana Menteri Australia Scott Morrison terbang ke Amerika Serikat pada hari Senin (20/9) untuk per...
Pfizer: Vaksin COVID-nya Aman dan Efektif untuk Anak-Anak Usia 5-11
Selasa, 21 September 2021 - 07:34 WIB
Pfizer menyatakan vaksin COVID-19 buatannya aman dan efektif untuk anak-anak berusia 5-11 tahun. Pe...
Auckland Lanjutkan PPKM Selama 2 Minggu
Selasa, 21 September 2021 - 07:34 WIB
Pemerintah Selandia Baru mengumumkan kota terbesarnya akan tetap terkunci setidaknya selama dua ming...
Penembakan di Kampus Rusia, Sedikitnya 8 Tewas
Selasa, 21 September 2021 - 07:34 WIB
Seorang mahasiswa melepaskan tembakan di sebuah kampus universitas di Rusia Tengah, Senin (20/9), se...
Migran Haiti Mencari Berbagai Cara Mencapai Perbatasan AS-Meksiko
Selasa, 21 September 2021 - 07:34 WIB
Ribuan migran dari Haiti dan sebagian lagi dari Kuba dan Afrika terus mencari cara untuk mencapai pe...
Migran Diselamatkan dari Kapal di Laut Tengah
Selasa, 21 September 2021 - 07:34 WIB
Sebuah kapal penyelamat yang dioperasikan oleh organisasi Dokter Tanpa Tapal Batas (Médecins Sans F...
Pemerintah Perpanjang PPKM per Level Selama 2 Pekan
Selasa, 21 September 2021 - 07:34 WIB
Pemerintah terus memperpanjang kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) per lev...
BTS Bicara di Majelis Umum PBB
Selasa, 21 September 2021 - 07:34 WIB
Kelompok musik terkenal Korea Selatan "BTS" hari Senin (20/9) menyampaikan harapan tentang perubahan...
Live Streaming Radio Network