Gantikan Netanyahu, Naftali Bennett Jabat Perdana Menteri Israel
Elshinta
Selasa, 15 Juni 2021 - 09:28 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Gantikan Netanyahu, Naftali Bennett Jabat Perdana Menteri Israel
DW.com - Gantikan Netanyahu, Naftali Bennett Jabat Perdana Menteri Israel

Anggota parlemen Israel pada Minggu (13/06) mengeluarkan mosi percaya untuk pembentukan pemerintah yang diusung koalisi delapan partai politik. Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri 12 tahun kekuasaan Benjamin Netanyahu sebagai Perdana Menteri Israel.

Sebanyak 60 dari 120 anggota majelis memberikan suara mendukung pemerintahan baru, 59 anggota menentangnya, dan satu suara abstain. Setelah pemungutan suara, Naftali Bennett resmi dilantik sebagai perdana menteri menggantikan Benjamin Netanyahu.

Nantinya setelah dua tahun berkuasa sebagai perdana menteri, posisi Bennett akan digantikan oleh pemimpin Partai Yesh Atid, Yair Lapid. Knesset Israel juga memilih Mickey Levy dari Partai Yesh Atid untuk menjadi ketua parlemen barunya, menggantikan Yariv Levin dari Partai Likud.

Pidato kabinet pertama Bennett

Bennett membuka pertemuan pertama kabinetnya yang baru dilantik pada Minggu (13/06). "Warga Israel semua melihat kami sekarang, dan beban pembuktian ada pada kami," katanya. "Agar proses luar biasa ini berhasil, kita semua harus tahu untuk menahan diri dalam masalah ideologis."

Perdana Menteri Alternatif Yair Lapid mengatakan dalam sambutan singkatnya bahwa "persahabatan dan kepercayaan" menjadi dasar pemerintahan mereka dan itulah yang akan membuatnya tetap berjalan.

Momen-momen penting sebelum pergantian kekuasaan

Emosi memuncak selama sesi khusus Knesset pada Minggu (13/06) menjelang pemungutan suara.

Bennett berjanji bahwa koalisinya "mewakili seluruh Israel" dan mengatakan bahwa pemerintah koalisi akan membuka babak baru dalam hubungan antara negara dan warga Arab Israel.

Bennett berterima kasih kepada Netanyahu atas peran yang dimainkan dalam proses ini. Dia juga bersumpah bahwa pemerintahan koalisi akan menentang kesepakatan baru tentang program nuklir Iran, dengan mengatakan: "Israel tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir."

Sementara itu, Netanyahu, pemimpin Partai Likud selama pidatonya bersumpah "oposisi Israel akan memiliki suara yang kuat dan jelas."

"Jika takdir kami menjadi oposisi, kami akan melakukannya dengan kepala tegak sampai kami menjatuhkan pemerintahan yang buruk ini, dan kembali memimpin negara dengan cara kami," tambah Netanyahu.

Ketua Partai Islam Raam di parlemen Israel, Mansour Abbas, mengatakan bahwa partainya membuat pengorbanan besar demi konstituennya dan akan mencoba "untuk mengedepankan dialog yang akan membawa hubungan yang lebih baik, baru, berprinsip untuk semua warga negara: Yahudi dan Arab."

Reaksi para pemimpin dunia

"Saya mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri Naftali Bennett, Perdana Menteri Pengganti dan Menteri Luar Negeri Yair Lapid, dan semua anggota kabinet baru Israel," kata Presiden AS Joe Biden dalam sebuah pernyataan yang dirilis tak lama setelah pemungutan suara.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menjawab, "Terima kasih Tuan Presiden! Saya berharap dapat bekerja sama dengan Anda untuk memperkuat hubungan antara kedua negara kita."

"Jerman dan Israel terhubung oleh persahabatan unik yang ingin kami perkuat lebih jauh. Dengan pemikiran ini, saya berharap dapat bekerja sama dengan Anda," kata Kanselir Jerman Angela Merkel dalam pesan yang ditujukan kepada Bennett dan dibagikan oleh juru bicaranya Ulrike Demmer di Twitter.

Fawzi Barhoum, juru bicara kelompok militan Hamas Palestina yang berbasis di Gaza, mengatakan bahwa perubahan pemerintah tidak akan mengubah cara Hamas memandang Israel.

Israel rayakan kemenangan koalisi

Di luar gedung Knesset, ratusan orang yang menyaksikan pemungutan suara di layar lebar bertepuk tangan ketika pemerintah baru disetujui.

Di Rabin Square Tel Aviv, massa penentang Netanyahu bersorak sorak-sorai merayakan pergantian pemerintahan. Sebelumnya dalam beberapa hari terakhir, mereka berunjuk rasa dengan membawa plakat "Bye bye Bibi" yang ditujukan kepada Netanyahu.

ha/rap (Reuters, AFP, AP, dpa)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PBB Mulai Diskusi Ilmiah Perubahan Iklim Saat Banjir dan Kebakaran Ekstrem Landa Dunia
Kamis, 05 Agustus 2021 - 09:11 WIB
Sekitar 200 negara pada Senin (26/07) memulai negosiasi daring untuk memvalidasi laporan sains Perse...
Sistem Terbangun Canggih, Tapi Mengapa Cina Masih Kebanjiran Parah?
Kamis, 05 Agustus 2021 - 09:11 WIB
Hujan terlebat baru-baru ini melanda kawasan tengah Cina, dengan banjir yang menghantam sistem keret...
Terapi dan Pencegahan Kanker di Masa Depan dengan Vaksin mRNA?
Kamis, 05 Agustus 2021 - 09:11 WIB
Sebelum pandemi virus corona, kebanyakan orang tidak mengetahui soal vaksin mRNA. Vaksin mRNA dari P...
Varian Lambda Diperkirakan Sudah Menyebar ke Seluruh Amerika Latin
Kamis, 05 Agustus 2021 - 09:11 WIB
Diklasifikasikan sebagai Varian of Interest oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 17 Juni, vari...
Kelangkaan Air Ekstrem Hantui Wilayah Pertambangan Batu Bara  di India
Kamis, 05 Agustus 2021 - 09:11 WIB
Ketika masih kanak-kanak, Fagu Besra kerap berenang di anak sungai dan minum "ai...
WNI di Jerman, Mensyukuri Ulang Tahun ke-71 di Tengah Banjir
Kamis, 05 Agustus 2021 - 09:11 WIB
"Pada hari Rabu (14/07) tengah malam, tetangga lantai dasar lari ke atas lantai dan berteriak, ...
Mengenang Peristiwa 27 Juli: Musim Semi Soekarnoisme
Kamis, 05 Agustus 2021 - 09:11 WIB
Peristiwa 27 Juli 1996 ibarat pisau bermata dua bagi Megawati, malapetaka di masa Orde Baru, namun ...
Pusat Kebudayaan Yahudi di Jerman Diakui Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO
Kamis, 05 Agustus 2021 - 09:11 WIB
Lembaga budaya di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yakni UNESCO, baru saja menganugera...
Kasus KDRT dan Kekerasan dalam Pacaran Kian Meningkat Selama Pandemi
Kamis, 05 Agustus 2021 - 09:11 WIB
Sejak suami Ayu (nama samaran) dipecat dari pekerjaan tetapnya pada awal pandemi tahun lalu, Ayu men...
Bagaimana Musik Bisa Menolong Selama Masa Pandemi
Kamis, 05 Agustus 2021 - 09:11 WIB
Pengaruh musik pada otak dan tubuh telah menjadi bidang penelitian yang terus berkembang selama bebe...
Live Streaming Radio Network