Uni Eropa Menaruh Harapan pada Vaksin Pfizer
Elshinta
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Uni Eropa Menaruh Harapan pada Vaksin Pfizer
VOA Indonesia - Uni Eropa Menaruh Harapan pada Vaksin Pfizer
Dalam beberapa bulan terakhir ada kekhawatiran tentang penguatan pemulihan global mendatang akan mengakibatkan lonjakan pada harga-harga dan memaksa bank-bank sentral mengurangi kebijakan moneter yang sangat diperlonggar selama ini serta telah memacu reli ekuitas selama setahun. Surat-surat berharga AS untuk jangka waktu 10 tahun misalnya, mengalami kenaikan mencapai level tertinggi dalam satu tahun, berdasarkan asumsi taksiran suku bunga lebih tinggi di masa depan, turun kembali setelah data inflasi. Patrick J. OHare dari Briefing.com meramalkan bahwa Gubernur Fed, Jay Powell "akan menyadari (angka perkiraan lebih tinggi itu) dan kemudian menyatakan bahwa angka inflasi tinggi untuk jangka dekatnya hanya bersifat sementara." Itu berarti bank sentral AS dapat mempertahankan kebijakan moneternya. Para pedagang saham AS awalnya menjual saham Johnson & Johnson sebagai tanggapan terhadap laporan bahwa pihak berwenang AS merekomendasikan penghentian sementara vaksin COVID-19 produksi Johnson&Johnson, karena khawatir dengan efek samping berupa pembekuan darah. Langkah itu kemudian diikuti oleh pihak perusahaan J&J yang menyatakan akan menunda peluncurannya di Eropa. Langkah tersebut diambil sementara produk vaksin AstraZeneca juga memunculkan keprihatinan serupa dan hal ini merupakan satu pukulan tambahan lagi dalam prakarsa imunisasi global. Namun, sejumlah analis mengingatkan bahwa vaksin-vaksin lainnya tidak memunculkan masalah apa-apa selama ini. Pfizer juga mengatakan kapasitas produksinya mampu memproduksi lebih dari dua miliar dosis tahun 2021, sementara Komisi Uni Eropa menyatakan akan menerima tambahan 50 juta dosis vaksin Pfizer / BioNTech pada kuartal kedua yang akan mampu menutupi kekurangan Johnson & Johnson. "Ini secara substantif akan membantu konsolidasi peluncuran kampanye vaksinasi kita," kata ketua Komisi Ursula von der Leyen. [mg/jm]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Program Restorasi Sepeda Bantu Anak-Anak Bermasalah di Australia
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Sebuah program restorasi sepeda, The Bike Collective, di Tasmania, tidak saja memperbaiki sepeda-sep...
Program Restorasi Sepeda Bantu Anak-Anak Bermasalah di Australia
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Sebuah program restorasi sepeda, The Bike Collective, di Tasmania, tidak saja memperbaiki sepeda-sep...
Alya Lawindo, Remaja Minang yang Jadi Guru Ngaji di AS
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Lahir dan besar di AS tidak membuat sebagian diaspora Indonesia generasi kedua terlepas dari nilai-n...
Alya Lawindo, Remaja Minang yang Jadi Guru Ngaji di AS
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Lahir dan besar di AS tidak membuat sebagian diaspora Indonesia generasi kedua terlepas dari nilai-n...
Hadapi Jam Malam di Amman, Musisi Tampil Online Selama Ramadan
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Sebuah kelompok musik Suriah di Yordania tampil online untuk menghibur penggemar mereka selama Ramad...
Australia Tawarkan ‘Tempat Berlindung’ Bagi Warga Negara Myanmar
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Australia menawarkan tempat berlindung yang aman bagi warga negara Myanmar yang saat ini berada di n...
Pfizer, BioNTech akan Sumbang Vaksin COVID-19 untuk Olimpiade
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Pfizer dan BioNTech akan menyumbangkan vaksin COVID-19 produksi mereka untuk atlet-atlet yang sedang...
Maroko Tuduh Jerman Lakukan Tindakan Bermusuhan
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Maroko, Kamis (6/5), menarik duta besarnya di Jerman untuk konsultasi. Kerajaan di Afrika Utara itu ...
Muslim di Berlin Ikuti Tes COVID Sebelum Salat Jumat
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Di luar masjid "House of Wisdom" di Berlin, satu tim medis yang terdiri dari warga asal Libya, Suria...
Uni Eropa akan Izinkan AS, Kanada, Norwegia dalam Proyek Militer
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Uni Eropa hari Kamis, (6/5) mengumumkan rencana akan mengizinkan Amerika, Kanada dan Norwegia untuk ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV