Kuba Longgarkan Larangan Penjualan Daging Sapi dan Produk Susu
Elshinta
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Kuba Longgarkan Larangan Penjualan Daging Sapi dan Produk Susu
VOA Indonesia - Kuba Longgarkan Larangan Penjualan Daging Sapi dan Produk Susu
Kuba mengumumkan pihaknya akan melonggarkan larangan yang sudah diberlakukan selama puluhan tahun terhadap penyembelihan dan penjualan daging sapi dan produk susu sebagai bagian dari reformasi pertanian ketika negara penganut sistem Komunis itu menghadapi kelangkaan bahan pangan. Para peternak akan bebas mengelola ternak mereka asalkan sudah "memenuhi kuota pemerintah dan menjamin tidak akan terjadi pengurangan jumlah ternak," demikian dilaporkan harian Partai Komunis, Granma, pada Selasa (13/4). Pada tahun 1963, pemerintah Kuba melarang warga menyembelih sapi atau menjual daging sapi dan produk sampingannya tanpa izin negara setelah Badai Flora menewaskan 20% ternak di negara itu. Jumlah ternak dan produksi susu meningkat sepanjang tahun 1989 ketika Uni Soviet runtuh. Sejak itu, jumlah ternak tidak tumbuh, sekitar 70% dari angka pada tahun 1963, dan impor susu bubuk bertambah. Para peternak dapat dikenakan denda jika membunuh sapi milik mereka, sehingga banyak dari mereka yang hanya memiliki seekor sapi untuk diperah. Jika sapi lain mati karena kecelakaan maka peternak akan menghadapi investigasi. Yang lainnya menyembunyikan beberapa anak sapi di kandang. Sementara itu, beberapa peternak lain bekerja sama dengan pencuri, meski mereka menghadapi ancaman hukuman 15 tahun dipenjara jika tertangkap. Hal itu menimbulkan lelucon di antara warga setempat bahwa seseorang bisa menghabiskan lebih banyak waktu di penjara karena membunuh sapi daripada manusia. Sejumlah ekonom Kuba menyatakan deregulasi sektor peternakan akan dapat membantu peningkatan produksi. Pemerintah diharapkan mengumumkan langkah-langkah pertanian lebih lanjut dalam forum diskusi yang disiarkan oleh televisi milik pemerintah ketika memerangi krisis ekonomi yang parah dan mengakibatkan kekurangan pangan dan antrean panjang bahkan untuk produk yang paling mendasar seperti beras, kacang-kacangan dan daging babi, termasuk susu, mentega, keju, yogurt dan daging sapi. [mg/jm]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Program Restorasi Sepeda Bantu Anak-Anak Bermasalah di Australia
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Sebuah program restorasi sepeda, The Bike Collective, di Tasmania, tidak saja memperbaiki sepeda-sep...
Program Restorasi Sepeda Bantu Anak-Anak Bermasalah di Australia
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Sebuah program restorasi sepeda, The Bike Collective, di Tasmania, tidak saja memperbaiki sepeda-sep...
Alya Lawindo, Remaja Minang yang Jadi Guru Ngaji di AS
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Lahir dan besar di AS tidak membuat sebagian diaspora Indonesia generasi kedua terlepas dari nilai-n...
Alya Lawindo, Remaja Minang yang Jadi Guru Ngaji di AS
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Lahir dan besar di AS tidak membuat sebagian diaspora Indonesia generasi kedua terlepas dari nilai-n...
Hadapi Jam Malam di Amman, Musisi Tampil Online Selama Ramadan
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Sebuah kelompok musik Suriah di Yordania tampil online untuk menghibur penggemar mereka selama Ramad...
Australia Tawarkan ‘Tempat Berlindung’ Bagi Warga Negara Myanmar
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Australia menawarkan tempat berlindung yang aman bagi warga negara Myanmar yang saat ini berada di n...
Pfizer, BioNTech akan Sumbang Vaksin COVID-19 untuk Olimpiade
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Pfizer dan BioNTech akan menyumbangkan vaksin COVID-19 produksi mereka untuk atlet-atlet yang sedang...
Maroko Tuduh Jerman Lakukan Tindakan Bermusuhan
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Maroko, Kamis (6/5), menarik duta besarnya di Jerman untuk konsultasi. Kerajaan di Afrika Utara itu ...
Muslim di Berlin Ikuti Tes COVID Sebelum Salat Jumat
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Di luar masjid "House of Wisdom" di Berlin, satu tim medis yang terdiri dari warga asal Libya, Suria...
Uni Eropa akan Izinkan AS, Kanada, Norwegia dalam Proyek Militer
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Uni Eropa hari Kamis, (6/5) mengumumkan rencana akan mengizinkan Amerika, Kanada dan Norwegia untuk ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV