Kemlu Tiongkok: Pembuangan Air Limbah Radioaktif Fukushima Jepang Tak Boleh Korbankan Dunia
Elshinta
Kamis, 15 April 2021 - 12:25 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Kemlu Tiongkok: Pembuangan Air Limbah Radioaktif Fukushima Jepang Tak Boleh Korbankan Dunia
CRI - Kemlu Tiongkok: Pembuangan Air Limbah Radioaktif Fukushima Jepang Tak Boleh Korbankan Dunia

Pemerintah Jepang secara resmi memutuskan untuk membuang air limbah radioaktif PLTN Fukushima ke laut. Berkenaan hal itu, jubir Kemlu Tiongkok Zhao Lijian Rabu kemarin(14/4) menunjukkan bahwa laut bukanlah tong sampah Jepang, Samudera Pasifik juga bukan saluran pembuangan Jepang. Air limbah radioaktif Jepang tidak boleh mengorbankan seluruh dunia.
Setelah pemerintah Jepang pada Selasa lalu (13/4) memutuskan untuk membuang air limbah radioaktif ke laut, pihak Korsel memanggil Dubes Jepang dan menyatakan protes serius. Rusia juga menyatakan keprihatinan serius dan menyebut bahwa pihak Jepang seharusnya bersikap transparan dan bertanggung jawab. Jubir Dewan UE menyatakan, pihak Jepang seharusnya menjamin keamanan mutlak pembuangan apa pun berdasarkan pelaksanaan penuh kewajiban nasional dan internasional. Namun sementara itu, sejumlah pejabat Jepang menyatakan bahwa air limbah tersebut diminum pun tak masalah. Pihak AS malah berterima kasih atas upaya pihak Jepang untuk memelihara transparansinya.
Mengenai tanggapan masyarakat internasional, Zhao Lijian mengajukan tiga pertanyaan dalam jumpa pers kemarin.
Pertama, apakah pihak Jepang benar-benar mendengarkan kecurigaan dan kekhawatiran dari dalam maupun luar negeri? Kedua, apakah tindakan Jepang ini sesuai dengan hukum internasional? Ketiga, air limbah radioaktif yang akan dibuang pihak Jepang apakah benar-benar sesuai dengan standar internasional?
Zhao menunjukkan, keputusan Jepang akan memberikan contoh pembuangan air limbah radioaktif ke laut pasca kecelakaan nuklir yang serius. Jepang adalah negara penandatangan Konvensi PBB tentang Hukum Maritim, seharusnya jelas dengan peraturan terkait Konvensi. Menurut Konvensi, berbagai negara seharusnya mengambil segala tindakan yang relevan untuk menjamin pencemaran akibat kecelakaan dalam lingkup yurisdiksi atau pengontrolan tidak meluas ke wilayah di luar penggunaan hak berdaulatnya. Namun terpengaruh arus laut dan ikan imigran, dan air limbah radioaktif Jepang yang dibuang ke laut pasti akan mendatangkan dampak lintas wilayah. Menurut Konvensi PBB tentang Hukum Maritim, Konvensi Pemberitahuan Dini Kecelakaan Nuklir dan Konvensi Keamanan Nuklir dll, Jepang juga wajib memberitahu dan berkonsultasi penuh atas evaluasi dan pemantauan lingkungan, mengambil tindakan pencegahan untuk menjamin minimalisasi risiko dan menjamin transparansi informasi. 
Tentang AS yang mengizinkan keputusan pihak Jepang, Zhao menekankan, “AS mengizinkan tak berarti masyarakat internasional mengizinkan, AS bahkah berterima kasih kepada pihak Jepang. AS jika mementingkan masalah lingkungan harus dengan sungguh-sungguh bertanggung jawab. Bertolak dari keamanan lingkungan maritim serta keselamatan dan kesehatan manusia, pihak Jepang didesak untuk menyelesaikan masalah pembuangan air limbah radioaktif Fukushima dengan sikap tulus, ilmiah dan bertanggung jawab serta berhati-hati, bukannya bertindak dengan menerapkan standar ganda tanpa mementingkan prinsip, membedakan apa yang benar atau salah.”

Zhao Lijian menyatakan, laporan evaluasi tim pakar IAEA menegaskan, air limbah PLTN Fukushima yang diolah dan berkadar tritium itu tetap mengandung unsur radioaktif lain. Menurut statistik Tokyo Electric Power Company(Tepco), air limbah tersebut mengandung 62 unsur radioaktif. Pada Agustus 2018, setelah menganalisa data yang diumumkan Tepco tersebut para tokoh pecinta lingkungan menemukan bahwa air limbah radioaktif yang telah diolah tak hanya meninggalkan tritium saja. Dalam air limbah radioaktif pada tahun 2017, ditemukan 60 kali yodium-129 yang melebihi standar, dan strontium-90 yang juga secara serius melebihi standar. Menurut laporan media, Kanada telah menemukan unsur radioaktif sesium-139 pada ikan salmon di pantai baratnya, di perairan laut Hawaii AS, level radioaktifnya telah mencapai dua kali lipat daripada sebelumnya. Gejala terkait menunjukkan, polutan limbah radioaktif Fukushima Jepang mungkin sudah menyebar ke Amerika Utara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gerakan 4 Mei dan Semangat Patriotik Pemuda Tiongkok
Kamis, 06 Mei 2021 - 11:10 WIB
Tanggal 4 Mei adalah Hari Pemuda Tiongkok. Seratus dua tahun yang lalu, di Bejing terjadi gerakan an...
WHO: Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Capai 152.534.452
Kamis, 06 Mei 2021 - 11:10 WIB
Menurut data statistik terbaru WHO kemarin(3/5), jumlah total kasus terkonfirmasi covid-19 di seluru...
Serangan di Afghanistan Akibatkan 20 Tentara Tewas
Kamis, 06 Mei 2021 - 11:10 WIB
Seorang pejabat Afghanistan kemarin (3/5) menyatakan, satu pos militer di Afghanistan barat mengalam...
Konferensi Menlu G7 Digelar di London
Kamis, 06 Mei 2021 - 11:10 WIB
Konferensi Menteri Luar Negeri G7 digelar di London, Inggris pada hari Senin kemarin (3/5). Ini meru...
Bukan Tiongkok Melainkan AS Yang Kian Agresif
Kamis, 06 Mei 2021 - 11:10 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken pada 2 Mei lalu mengkritik Tiongkok semakin ...
AL Tiongkok Bantu Pengangkatan KRI Nanggala-402, Kerja Sama Militer Tiongkok-Indonesia Ke Level Baru
Kamis, 06 Mei 2021 - 11:10 WIB
Kapal Selam Indonesia KRI Nanggala-402 telah ditemukan, tapi peristiwa ini jauh belum dari berakhir....
Tiongkok Menjadi Negara Tujuan Investasi Terbesar di Dunia
Kamis, 06 Mei 2021 - 11:10 WIB
Menurut Kantor Berita Reuters, data yang diumumkan oleh Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan...
Kemenlu Tiongkok Tanggapi Perkataan Pejabat Tinggi Filipina Seputar Tiongkok
Kamis, 06 Mei 2021 - 11:10 WIB
XINHUA: Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin kemarin (4/5) sempat menanggapi per...
Biden Berharap Bertemu Putin pada Juni
Kamis, 06 Mei 2021 - 11:10 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden hari Selasa (04/05) menyatakan, dia mengharapkan dapat mengadakan...
AS Masih Nekat Terapkan Intervensionisme
Kamis, 06 Mei 2021 - 11:10 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken 3 Mei lalu waktu setempat tampak hadir dalam...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV