Dubes AS untuk PBB Tuntut Informasi soal Tahanan Suriah
Elshinta
Rabu, 03 Maret 2021 - 08:28 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Dubes AS untuk PBB Tuntut Informasi soal Tahanan Suriah
VOA Indonesia - Dubes AS untuk PBB Tuntut Informasi soal Tahanan Suriah
Duta Besar AS untuk PBB, Selasa (2/3) menuntut Suriah untuk mengumumkan status para tahanan dan mengembalikan sejumlah jenazah ke keluarga mereka. "Sedikitnya 14.000 warga Suriah dilaporkan telah disiksa dan puluhan ribu dihilangkan secara paksa," kata Linda Thomas-Greenfield dalam debat Majelis Umum PBB tentang hak asasi manusia. "Kami menuntut status semua yang ditahan agar diumumkan dan kami menuntut supaya jenazah dikembalikan kepada orang yang mereka cintai disertai keterangan mengenai waktu, tempat dan penyebab kematian," kata Thomas-Greenfield. Badan yang beranggotakan 193 negara itu mendengar kesaksian dari beberapa korban yang menuntut agar masyarakat internasional meminta pertanggungjawaban para pelaku kekerasan di Suriah. Rusia, sekutu utama Suriah, telah berulang kali menggunakan hak vetonya untuk melindungi Damaskus dari tindakan semacam itu. Presiden Suriah Bashar al-Assad "tetap memenjarakan puluhan ribu warga Suriah, perempuan, anak-anak, orang tua, dokter, pekerja kemanusiaan, jurnalis, pembela HAM yang tidak bersalah," kata Thomas-Greenfield. "Warga sipil tak berdosa itu tidak mendapat pengadilan yang adil, dan menjadi sasaran penyiksaan, kekerasan seksual dengan kondisi yang tidak manusiawi," tambahnya. Thomas-Greenfield juga mengecam penutupan pintu masuk bantuan kemanusiaan di perbatasan Suriah tahun 2020, yang terjadi setelah kesepakatan dengan Damaskus tidak dapat dicapai. Hanya satu pintu masuk, di perbatasan dengan Turki, tetap terbuka. Akan tetapi Rusia mengisyaratkan rencana penutupan pada Juli mendatang ketika izinnya dari PBB berakhir. [mg/lt]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
200 Warga Indonesia Telah Tinggalkan Myanmar
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Dua ratus warga negara Indonesia di Myanmar telah meninggalkan negara itu. Hingga kini KBRI di Yango...
Free Burma Rangers Bantu Etnis Tertindas di Myanmar
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Sebuah kelompok kemanusiaan multi-etnis, The Free Burma Rangers (FBR), membantu kelompok etnis yang ...
Uni Eropa Menaruh Harapan pada Vaksin Pfizer
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Dalam beberapa bulan terakhir ada kekhawatiran tentang penguatan pemulihan global mendatang akan men...
Kuba Longgarkan Larangan Penjualan Daging Sapi dan Produk Susu
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Kuba mengumumkan pihaknya akan melonggarkan larangan yang sudah diberlakukan selama puluhan tahun te...
Pejabat AS Prihatin atas Penempatan Militer Rusia di Krimea
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Pengerahan besar-besaran pasukan militer Rusia ke Krimea memprihatinkan Amerika. Direktur Badan Inte...
Biden: Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan Mulai 1 Mei
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Presiden Amerika Joe Biden hari Rabu (14/4) mengumumkan rencananya menarik sisa pasukan Amerika dari...
Menteri-Menteri Inggris Tolak Permohonan KTT Darurat soal Irlandia Utara
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Menteri Luar Negeri Irlandia Simon Coveney diperkirakan akan menekan Menteri Luar Negeri Inggris Dom...
Perancis Akan Sikapi Vaksin J&J Sama Seperti AstraZeneca
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Juru bicara pemerintah Perancis Gabriel Attal mengatakan Perancis akan memberikan vaksin Johnson&Joh...
Ikuti Langkah AS, NATO akan Kurangi Pasukan di Afghanistan
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Alliance Treaty Organization/NATO) mengatakan akan menarik se...
Pejabat Kurdi: Roket Mendarat Dekat Pangkalan AS di Bandara Irbil
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Pejabat keamanan Kurdi dalam sebuah pernyataan mengatakan sebuah roket mendarat di dekat pangkalan A...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV