Perempuan Tewas Akibat Serangan Hiu di Selandia Baru
Elshinta
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Perempuan Tewas Akibat Serangan Hiu di Selandia Baru
VOA Indonesia - Perempuan Tewas Akibat Serangan Hiu di Selandia Baru
Seorang perempuan tewas akibat serangan hiu di Selandia Baru. Pihak berwenang setempat mengatakan, Jumat (8/1), insiden itu merupakan kejadian fatal pertama dalam delapan tahun terkait serangan hiu. Insiden mengenaskan ini terjadi Kamis sore. Dinas Layanan Darurat menerima panggilan darurat dari di Pantai Waihi, tempat wisata populer yang terletak sekitar 153 kilometer dari tenggara Auckland. “Petunjuk yang kami terima adalah ia terluka akibat serangan hiu, kata Inspektur Polisi Dean Anderson. Perempuan itu berhasil ditarik keluar dari air dengan luka berat di kakinya. Upaya untuk menyadarkannya di pantai gagal, kata media-media setempat. Seorang dokter yang kebetulan sedang berlibur di sana, bergabung dengan para petugas paramedis, penjaga pantai, dan personel dinas layanan darurat dalam upaya menyelamatkan perempuan tersebut. Mayat perempuan, yang identitasnya belum dipublikasikan itu, dijadwalkan akan diautopsi Jumat ini juga, kata Anderson. Serangan hiu yang berakibat fatal terakhir kali terjadi di Selandia Baru pada Februari 2013 ketika seorang perenang berusia 46 tahun diserang di Pantai Muriwai, sekitar 41 kilometer dari barat Auckland. [ab/uh]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
AS Cekal 76 Warga Saudi Terkait Pembunuhan Jurnalis Khashoggi
Senin, 01 Maret 2021 - 08:37 WIB
Badan-badan intelijen Amerika merilis laporan kepada Kongres pada Jumat (26/2) yang menyimpulkan bah...
Di Tengah Pandemi, Lawatan Paus ke Irak Dinilai Bukan Ide Bagus
Senin, 01 Maret 2021 - 08:37 WIB
Sejumlah pakar penyakit menular menyampaikan keprihatinan tentang rencana lawatan Paus Fransiskus ke...
Pemberontak Yaman Ancam Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Saudi
Senin, 01 Maret 2021 - 08:37 WIB
Kelompok pemberontak Houthi yang didukung Iran hari Minggu (28/2) mengklaim upaya serangan yang mena...
Dewan HAM PBB: 18 Tewas dalam Kerusuhan di Myanmar
Senin, 01 Maret 2021 - 08:37 WIB
Pasukan keamanan di Myanmar hari Minggu (28/2) melepaskan tembakan dan melakukan penangkapan massal ...
Fauci Serukan Warga AS agar Bersedia Divaksin 
Senin, 01 Maret 2021 - 08:37 WIB
Pakar penyakit menular yang disegani di Amerika Dr. Anthony Fauci hari Minggu (28/2) menyerukan warg...
Penggerebekan Milisi di Kongo, Sedikitnya 10 Warga Tewas
Senin, 01 Maret 2021 - 08:37 WIB
Tentara Republik Demokratik Kongo (DRC) hari Minggu (28/2) mengatakan sedikitnya 10 warga sipil tewa...
Orang Tua Menunggu Kabar Nasib Putri-putri Mereka yang Diculik di Nigeria
Senin, 01 Maret 2021 - 08:37 WIB
Sebagian orang tua dari 317 siswi di Nigeria yang diculik awal pekan ini melangsungkan pertemuan har...
Pasca Ledakan Misterius, Kapal Milik Israel Berlabuh di Dubai
Senin, 01 Maret 2021 - 08:37 WIB
Sebuah kapal kargo milik Israel yang secara misterius meledak di Teluk Oman telah tiba di pelabuhan ...
Indonesia Kecam Kekerasan di Myanmar
Senin, 01 Maret 2021 - 08:37 WIB
Pemerintah Indonesia hari Minggu (28/2) mengatakan "sangat prihatin" dengan meningkatnya kekerasan d...
Jerman Syaratkan Tes COVID bagi Pelaku Perjalanan dari Moselle, Perancis
Senin, 01 Maret 2021 - 08:37 WIB
Jerman mengumumkan hari Minggu (28/2), para pelaku perjalanan dari wilayah Moselle di timur laut Per...