Badai Iota Melemah, Bergerak Menuju Honduras
Elshinta
Kamis, 19 November 2020 - 10:28 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Badai Iota Melemah, Bergerak Menuju Honduras
VOA Indonesia - Badai Iota Melemah, Bergerak Menuju Honduras
Iota terus menerjang Nikaragua dengan angin kencang dan hujan lebat meskipun telah melemah menjadi badai tropis. Hingga Selasa larut malam, Pusat Badai Nasional AS (NHC) di Miami menyatakan Iota membawa angin berkecepatan maksimum 65 km/jam sewaktu bergerak menuju Tegucigalpa, Honduras. Para pakar cuaca menyatakan Iota diperkirakan mencurahkan 7 hingga 20 sentimeter hujan di Amerika Tengah mulai dari kawasan selatan Nikaragua hingga selatan Belize pada Selasa malam, menyebabkan “banjir bandang besar yang mengancam jiwa dan meluapkan sungai,” selain lumpur longsor di dataran-dataran tinggi. Iota diperkirakan melemah menjadi depresi tropis sebelum menghilang pada hari Rabu. Iota mendarat pada hari Senin di pesisir timur laut Nikaragua dengan membawa angin berkecepatan maksimum 210 km/jam, kemudian meningkat menjadi 250 km/jam, menjadi badai kategori 5, yang tertinggi dalam skala lima level yang mengukur potensi kehancuran yang diakibatkan badai. Badai ini menyebabkan komunikasi dengan dunia luar terputus dan memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka. Sedikitnya delapan orang di kawasan itu tewas, termasuk dua anak-anak yang dilaporkan tenggelam sewaktu berusaha menyeberangi sungai yang meluap di Nikaragua. Sedikitnya satu orang tewas di Pulau Providencia, di kepulauan Karibia Kolombia, sedangkan satu orang lagi tewas di kawasan masyarakat adat Ngabe Bugle di bagian barat Panama. [uh/ab]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Beijing: Washington Harus ‘Bayar Mahal’ Jika Dubes AS untuk PBB ke Taiwan
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
China pada hari Kamis (7/1) mengancam bahwa Amerika Serikat akan “membayar mahal” jika duta bes...
Australia Kurangi Setengah Jumlah Pelancong Internasional Lewat Udara
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
Pemerintah Australia. Jumat (8/1), mengatakan akan segera mengurangi hampir separuh jumlah pelancong...
Perempuan Tewas Akibat Serangan Hiu di Selandia Baru
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
Seorang perempuan tewas akibat serangan hiu di Selandia Baru. Pihak berwenang setempat mengatakan, ...
PM Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin COVID-19 di Singapura
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menerima dosis pertama vaksin COVID-19, Jumat (8/1), sewak...
Gelombang Dingin Selimuti Banyak Wilayah China
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
Gelombang udara dingin masih menyelimuti banyak wilayah di China, Jumat (8/1). Beberapa kawasan mel...
Pemimpin Agung Iran Larang Vaksin dari AS, Inggris
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei, Jumat (8/1), melarang Iran mengimpor vaksin COVID-19 bu...
AS, Keluarga Korban Pesawat Ukraina Inginkan Pemimpin Iran Hadapi Pengadilan Internasional
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
Keluarga korban yang tewas setelah Iran menembak jatuh pesawat penumpang Ukraina Januari tahun lalu ...
Uni Eropa Lipat Gandakan Pembelian Dosis Vaksin COVID-10 Buatan Pfizer-BioNTech
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
Uni Eropa telah mencapai kesepakatan dengan Pfizer-BioNTech untuk mendapatkan tambahan 300 juta dosi...
Lubang Besar Menganga di Halaman Parkir di Rumah Sakit Napoli
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
Para pejabat di Napoli, Italia, hari Jumat melaporkan lubang besar seluas 2.000 meter persegi terbuk...
WHO: Negara-negara Miskin Tak Mendapatkan Vaksin COVID-19 
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan negara-negara kaya telah membeli sebagian besar pasokan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV