Tiongkok Berkontribusi Besar bagi Pengentasan Kemiskinan Dunia
Elshinta
Rabu, 21 Oktober 2020 - 10:24 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Tiongkok Berkontribusi Besar bagi Pengentasan Kemiskinan Dunia
CRI - Tiongkok Berkontribusi Besar bagi Pengentasan Kemiskinan Dunia

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian dalam jumpa pers Senin kemarin (19/10) mengatakan, upaya pengentasan kemiskinan yang dilakukan Tiongkok secara terpusat dan massal mempunyai arti signifikan bagi seluruh dunia. Tiongkok telah memberikan kontribusi bagi proses pengentasan kemiskinan dunia, juga telah memberikan bantuan bagi usaha pengentasan kemiskinan dunia.

Tanggal 17 Oktober merupakan Hari Pengentasan Kemiskinan Sedunia, sekaligus Hari Pengentasan Kemiskinan Nasional Tiongkok yang ke-7. Zhao Lijian menunjukkan, sebagai negara berkembang terbesar di dunia, pemerintah Tiongkok selalu memprioritaskan pengentasan kemiskinan.

“Selama 40 tahun lebih sejak reformasi dan keterbukaan, Tiongkok telah memberikan tingkat kontribusi sebesar 70 persen kepada usaha pengentasan kemiskinan dunia. Menurut data Bank Dunia, sebanyak 800 juta penduduk Tiongkok dinyatakan terlepas dari kemiskinan. Tiongkok menargetkan pengentasan kemiskinan bagi semua penduduk miskin di pedesaan pada tahun ini menurut standar yang berlaku sekarang, dengan kata lain Tiongkok akan lebih awal 10 tahun mewujudkan target pembangunan berkelanjutan yang tercantum dalam agenda pengentasan kemiskinan, sehingga akan memberikan sumbangan historis bagi pengentasan kemiskinan dan perwujudan pembangunan damai di seluruh dunia.”

Zhao Lijian menyatakan, Tiongkok baru-baru ini merilis laporan tentang praktek pengentasan kemiskinan absolut di Tiongkok. Laporan membagikan pengalaman dan hasil praktek yang dilakukan Tiongkok di bidang pengentasan kemiskinan. Tiongkok tidak hanya mendorong pengentasan kemiskinan domestik, tapi juga aktif memberikan bantuan kepada negara-negara berkembang yang luas.

“Tiongkok mendirikan Yayasan Perdamaian dan Pembangunan Tiongkok-PBB dan Yayasan Bantuan Kerja Sama Selatan-Selatan, dan berusaha melaksanakan berbagai program dalam kerangka Prakarsa Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan Asia Timur dan Rencana Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan Tiongkok-Afrika. Hingga saat ini, Tiongkok telah membangun 24 pusat percontohan teknologi pertanian yang menyejahterakan 500 ribu warga setempat. Tiongkok masih terus mengintensifkan integrasi antara Inisiatif Sabuk dan Jalan dengan Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030. Menurut laporan Bank Dunia, program pembangunan bersama Inisiatif Sabuk dan Jalan akan membantu 7,6 jiwa rakyat terangkat dari kemiskinan ekstrem dan 32 juta orang terlepas dari kemiskinan tingkat menengah. Tiongkok juga giat membantu negara-negara berkembang meningkatkan pemberdayaan melalui kerja sama bilateral maupun multilateral.”

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tiongkok Bersedia Terus Kembangkan Persahabatan Paukphaw dengan Myanmar
Kamis, 19 November 2020 - 10:30 WIB
Hasil pemilihan umum Myanmar baru-baru ini diumumkan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Z...
Virus COVID-19 Diperkirakan Menyebar di Italia Sejak September Tahun Lalu
Kamis, 19 November 2020 - 10:30 WIB
Terkait laporan studi terbaru Italia mengenai virus Corona jenis baru yang mengakibatkan pandemi Cov...
Xi Jinping: Kita Harus Mempertimbangkan Kesejahteraan Rakyat dan Menjunjung Tinggi Konsep Komunitas Senasib Sepenanggungan
Kamis, 19 November 2020 - 10:30 WIB
Pertemuan pemimpin negara-negara BRICS Ke-12 diadakan secara virtual pada malam hari Selasa lalu (17...
Xi Jinping: Negara-negara BRICS Harus Secara Tegas Memelihara Keadilan Internasional
Kamis, 19 November 2020 - 10:30 WIB
Pertemuan pemimpin negara-negara BRICS Ke-12 diadakan secara virtual pada malam hari Selasa lalu (17...
Xi Jinping : Bersatu Padu melawan Pandemi
Kamis, 19 November 2020 - 10:30 WIB
Pertemuan Pemimpin BRICS ke-12 kemarin (17/11) malam diselenggarakan secara virtual. Presiden Tiongk...
Xi Jinping : Mendorong Kerja Sama BRICS seputar Vaksin
Kamis, 19 November 2020 - 10:30 WIB
Pertemuan Pemimpin BRICS ke-12 kemarin (17/11) malam diselenggarakan secara virtual. Presiden Tiongk...
Xi Jinping : Mengadakan Deglobalisasi Melalui Pandemi akan Merugikan Kepentingan Bersama Semua Negara
Kamis, 19 November 2020 - 10:30 WIB
Pertemuan Pemimpin BRICS ke-12 kemarin (17/11) malam diselenggarakan secara virtual. Presiden Tiongk...
Xi Jinping: Tiongkok Akan Dirikan Pangkalan Inovasi Mitra Revolusi  Industri Baru BRICS di Xiamen
Kamis, 19 November 2020 - 10:30 WIB
Pertemuan Ke-12 Pemimpin BRICS kemarin malam digelar secara virtual. Presiden Tiongkok Xi Jinping me...
Xi Jinping: Hapuskan Pengaruh Pandemi Berdasarkan Perkembangan yang Berintikan Rakyat
Kamis, 19 November 2020 - 10:30 WIB
Pertemuan Ke-12 Pemimpin BRICS kemarin malam digelar secara virtual. Presiden Tiongkok Xi Jinping me...
Xi Jinping: Tiongkok Tingkatkan Kontribusi Dirinya, Berjanji!
Kamis, 19 November 2020 - 10:30 WIB
Pertemuan Ke-12 Pemimpin Negara-Negara BRECS kemarin (17/11) digelar secara virtual. Presiden Tiongk...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV