Multimedia / Foto
Guru di desa terpencil berjuang melewati bukit antar tugas sekolah
Elshinta
Senin, 22 Juni 2020 - 07:11 WIB | Penulis : Reza Hardiyani | Editor : Dewi Rusiana
Guru di desa terpencil berjuang melewati bukit antar tugas sekolah
Kepala Sekolah SMP N 4 Bawang Mulud Sugito (kiri) dan guru Wiyata Bhakti bersiap mengantarkan lembar tugas langsung ke rumah siswa di SMP Negeri 4 Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Dampak pandemi COVID-19 yang mengharuskan pembelajaran jarak jauh, para guru ini harus mengantar tugas ke rumah siswa karena keterbatasan dukungan infrastruktur telekomunikasi dan akses internet di lokasi tempat tinggalnya. (Foto: ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)
Guru di desa terpencil berjuang melewati bukit antar tugas sekolah
Suasana lokasi perkampungan salah satu siswa SMP N 4 Bawang yang terlihat dari SMP N 4 Bawang di Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Sekolah yang terletak di Dusun Sigemplong, Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang ini terletak di wilayah paling selatan Kabupaten Batang yang bersebelahan dengan kawasan wisata Dieng. (Foto: ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)
Guru di desa terpencil berjuang melewati bukit antar tugas sekolah
Kepala Sekolah SMP N 4 Bawang Mulud Sugito (kanan) dan guru Wiyata Bhakti menaiki bukit saat mengantar lembar tugas siswa secara langsung ke rumahnya di Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Setiap Senin pagi, kepala sekolah dan guru membagi tugas untuk mengantar tugas sekolah ke rumah siswa. Total keseluruhan siswa kelas VII sampai IX mencapai 43. Namun untuk saat ini, yang masih aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) hanya kelas VII dan VIII yang berjumlah 35 siswa. Guru harus menyusun program belajar dan tugas yang bisa digunakan siswa saat belajar di rumah selama satu minggu. Kemudian pada hari Sabtu, guru mengambil kembali hasil pengerjaan siswa untuk dikoreksi. (Foto: ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)
Guru di desa terpencil berjuang melewati bukit antar tugas sekolah
Kepala Sekolah SMP N 4 Bawang Mulud Sugito (kanan) dan guru Wiyata Bhakti berjalan kaki guna mengantar lembar tugas siswa langsung ke rumahnya di Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Tidak semua tenaga pendidik menguasai sistem daring untuk pembelajaran jarak jauh. Siswa pun juga ada yang tidak memiliki telepon genggam. Akhirnya Sugito bersama 11 guru Wiyata Bhakti lainnya sepakat untuk melakukan “jemput bola” dengan mengantar tugas sekolah secara langsung ke rumah siswa. (Foto: ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)
Guru di desa terpencil berjuang melewati bukit antar tugas sekolah
Kepala Sekolah SMP N 4 Bawang Mulud Sugito (kanan) dan guru Wiyata Bhakti melewati aliran sungai di dasar bukit saat mengantar lembar tugas siswa secara langsung ke rumahnya di Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Mereka rela berjalan kaki dengan turun naik bukit sejauh sekitar satu kilometer hingga melewati aliran sungai di dasar bukit. Selain berjalan kaki, ada pula beberapa alternatif jalan lainnya. Namun jarak tempuh perjalanan harus dilalui berputar sejauh lebih kurang 20 kilometer. Para guru memilih untuk melalui jalan tercepat meski harus turun naik bukit guna mengantar materi pembelajaran ke rumah siswa. (Foto: ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)
Guru di desa terpencil berjuang melewati bukit antar tugas sekolah
Kepala Sekolah SMP N 4 Bawang Mulud Sugito (tengah) dan guru Wiyata Bhakti beristirahat di sela-sela perjalananmengantar lembar tugas siswa secara langsung ke rumahnya di Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. (Foto: ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)
Guru di desa terpencil berjuang melewati bukit antar tugas sekolah
Kepala Sekolah SMP N 4 Bawang Mulud Sugito (kanan) dan guru Wiyata Bhakti menyerahkan berkas lembar tugas kepada siswa Khoerul Risal di rumahnya di Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. (Foto: ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)
Guru di desa terpencil berjuang melewati bukit antar tugas sekolah
Pelajar SMP N 4 Bawang, Khoerul Risal, menunjukkan amplop berkas lembar tugas yang diantarkan langsung oleh gurunya di Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. (Foto: ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kondisi Kota Beirut, Lebanon pascaledakan besar
Kamis, 06 Agustus 2020 - 08:16 WIB
Sejumlah penduduk lokal melihat kerusakan di dekat lokasi ledakan, di daerah pelabuhan Beirut, Leban...
Mengintip lebih dekat fasilitas produksi vaksin COVID-19 di Bandung
Rabu, 05 Agustus 2020 - 06:19 WIB
Suasana fasilitas produksi vaksin COVID-19 di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8). (Foto : ...
Potret belajar daring siswa di berbagai daerah
Selasa, 04 Agustus 2020 - 09:42 WIB
Sejumlah siswa SMA mengikuti kegiatan belajar mengajar dalam jaringan (daring) di area persawahan Ba...
Ganjil ganap di Ibu kota kembali diberlakukan hari ini
Senin, 03 Agustus 2020 - 06:10 WIB
Hari ini Senin 3 Agustus 2020, sistem ganjil genap diberlakukan kembali di 25 ruas jalan wilayah DKI...
Situasi terkini ibadah haji di tengah pandemi COVID-19
Kamis, 30 Juli 2020 - 08:23 WIB
Sejumlah jamaah calon haji saling jaga jarak saat melakukan tawaf mengelilingi Kabah di dalam Masjid...
BNN gagalkan penyelundupan sabu di Tangerang
Rabu, 29 Juli 2020 - 08:20 WIB
Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Irjen Pol Arman Depari (kedua kanan) bersama jajaranny...
Jelang ibadah haji, tawaf di Masjidil Haram sepi
Selasa, 28 Juli 2020 - 07:44 WIB
Sejumlah jamaah melakukan tawaf mengelilingi Ka`bah di Masjidil Haram pada musim ibadah haji di teng...
10 orang tewas akibat banjir di India Timur
Senin, 27 Juli 2020 - 13:35 WIB
Foto udara yang memperlihatkan desa yang terdampak banjir di Distrik Darbhanga, Negara Bagian Bihar,...
Kiswah Ka`bah dinaikkan jelang pelaksanaan ibadah haji 2020
Jumat, 24 Juli 2020 - 08:55 WIB
Pekerja dengan masker di wajahnya menaikkan Kiswah, kain sutra penutup Ka`bah tersebut menjelang mus...
Ribuan orang mengungsi akibat banjir di Konawe, Sulawesi Tenggara
Kamis, 23 Juli 2020 - 06:30 WIB
Warga mengangkat harta bendanya dari rumahnya yang terendam banjir di Desa Laikadonga, Kabupaten Kon...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV