waisak kiri waisak kanan
Ekspos
2022, Gunung Raja Paksi optimistis tingkatkan kinerja
Elshinta
Selasa, 28 Desember 2021 - 12:21 | Editor : Sigit Kurniawan
2022, Gunung Raja Paksi optimistis tingkatkan kinerja
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) optimistis, kinerja perusahaan akan meningkat pada 2022. Untuk itu, emiten baja nasional tersebut memproyeksikan, bahwa pertumbuhan pendapatan tahun mendatang akan meningkat pula 50%-70% dibandingkan 2021.

“Banyak faktor yang mendukung optimisme kami. Dan melalui peningkatkan pendapatan itu, kami yakin akan berimbas terhadap kenaikan laba yang lebih besar lagi,” tegas Presiden Direktur GRP, Abednedju Giovano Warani Sangkaeng, dalam keterangan tertulis di Jakarta, hari ini, Selasa (28/12).  

Optimisme GRP, tuturnya, didasarkan pada beberapa hal. Di antaranya, permintaan baja yang membaik di kuartal II dan kuartal III tahun 2021 serta tren perbaikan harga baja dunia sejak 2020. Selain itu, prediksi International Monetary Fund (IMF) bahwa ekonomi Indonesia akan tumbuh 5,9% oleh IMF, yang berarti melampaui pertumbuhan ekonomi dunia, yakni 4,9%. 

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia tentu berdampak pada semua sektor. Termasuk konstruksi dan manufaktur yang merupakan pangsa pasar baja perusahaan,” jelas Argo, panggilan akrabnya.

Selain itu, rencana Pemerintah Tiongkok untuk memangkas produksi baja dan kegiatan ekspor, juga diyakini akan memiliki imbas positif. Apalagi, dibarengi dengan kebijakan antidumping Pemerintah Indonesia, yakni dengan adanya bea masuk 10,5%-12,5% terhadap baja impor.

Belum lagi rencana pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan, menurut Argo, bisa menjadi katalisator kinerja industri baja nasional. Terlebih, Pemerintah sudah menyiapkan anggaran Rp510,79 Miliar untuk pemindahan tersebut. “Sedangkan pada level DPR, saat ini dibahas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang pemindahan IKN. Semua menambahkan optimisme kami,” ujarnya. 

Dihubungi terpisah, Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira sependapat bahwa industri baja nasional, seperti PT GRP, memiliki prospek lebih cerah pada 2022. Menurutnya, terdapat sejumlah faktor pendorong yang akan menaikkan industri baja dalam negeri. Di antaranya sektor pembangunan infrastruktur pemerintah, properti, dan otomotif. 

"Investasi realisasi terkait pembangunan infrastruktur dan properti mulai mengalami kenaikan. Penjualan otomotif ikut mendorong, karena sebagian besar kerangka mobil menggunakan baja. Ini juga sejalan dengan rencana pemerintah yang akan memajukan industri otomotif nasional di tahun depan," ujar Bhima. 

Dia memprediksi pertumbuhan sektor properti khususnya perumahan akan lebih baik, hal ini terlihat dari kenaikkan kredit KPR yang tumbuh di atas sembilan persen atau jauh lebih tinggi dari rata-rata kebutuhan kredit yang hanya empat persen. 

"Ini akan mendorong kapasitas produksi baja yang lebih tinggi dan melakukan ekspansi ke luar negri serta meningkatkan efisiensi bahan baku," ujar Bhima. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jagat Konstruksi Abdipersada lanjutkan pembangunan Antasari Place
Selasa, 26 April 2022 - 20:15 WIB
Manajemenbaru PT Prospek Duta Sukses (PDS) terus membuktikan komitmennya untuk melanjutkan pembangun...
Bengkel sparepart mobil terdekat, pilihan tepat service berkala
Senin, 25 April 2022 - 15:00 WIB
Mobil pribadi yang Anda miliki haruslah mendapatkan perawatan yang terbaik, apalagi yang ingin menja...
Punya Nintendo Switch? jangan sampai lewatkan deretan game berikut ini!
Senin, 18 April 2022 - 15:02 WIB
Nintendo Switch menjadi salah satu pilihan game yang paling sering dimainkan oleh kalangan gamers. B...
Bukukan laba bersih Rp220 miliar tahun 2021, CSAP targetkan 100 Mitra10 di tahun 2030
Minggu, 17 April 2022 - 13:54 WIB
Pemilik jaringan distribusi distribusi dan ritel modern bahan bangunan, PT Catur Sentosa Adiprana T...
Lengkapi koleksi baju lebaran dengan pilihan Abaya Dubai terbaru berikut
Sabtu, 16 April 2022 - 13:22 WIB
Abaya memang bukan merupakan pakaian asli Indonesia, namun sudah sejak beberapa tahun terakhir menja...
 Kolaborasi komunitas kaum ibu Bekasi, salurkan bantuan pangan Ramadan
Sabtu, 16 April 2022 - 11:11 WIB
Gabungan komunitas kaum ibu produktif Bekasi jadikan momen Ramadan berkolaborasi memberikan bantuan ...
Produk ramah lingkungan, GRP jadi perusahaan baja pertama raih sertifikat EPD
Jumat, 15 April 2022 - 14:06 WIB
PT Gunung Raja Paksi, Tbk (GRP) menjadi perusahaan baja pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi...
Hadirkan nuansa Ramadhan, Festival Ramadhan Big Bang Jakarta kembali digelar
Rabu, 13 April 2022 - 23:30 WIB
Setelah dua tahun tertunda akibat pandemi Covid-19, Big Bang Jakarta kembali diselenggarakan dalam b...
Penyebab Avax Coin naik di tengah tren penurunan kripto
Senin, 11 April 2022 - 15:51 WIB
Fluktuasi sebuah aset digital tentu menjadi perhatian tersendiri bagi investor. Bahkan fenomena lang...
Hidangan peserta Lomba Masak Indomaret 2022 keren-keren, dari resep tradisional hingga resep Internasional
Senin, 28 Maret 2022 - 09:09 WIB
Jakarta – Gelaran Lomba Masak Indomaret 2022 banyak diminati oleh peserta sebanyak 674. Lomba ini...
InfodariAnda (IdA)