Ekspos
Cek Covid-19 di udara dari Nusantics Air Scan bantu mitigasi risiko klaster sekolah
Elshinta
Minggu, 28 November 2021 - 21:36 | Editor : Sigit Kurniawan
Cek Covid-19 di udara dari Nusantics Air Scan bantu mitigasi risiko klaster sekolah
Sumber foto: Bayu Koosyadi/Elshinta.com.
Elshinta.com - Selama lebih dari satu tahun pandemi Covid-19, kegiatan sekolah berlangsung secara daring dan menimbulkan berbagai konsekuensi psikologis bukan hanya kepada anak-anak dan tenaga pengajar, namun juga kepada orang tua. Bahkan efek jangka panjang menurut hasil riset organisasi untuk kerjasama ekonomi dan pembangunan (OECD) menyatakan tidak bersekolah secara tatap muka mengakibatkan anak kita akan berisiko kurang kompetitif saat menghadapi dunia kerja dan potensi pengurangan pendapatan hingga -3% seumur hidup. 
 
Menilik dampak negatif dari ditutupnya sekolah, tercatat ada 175 negara di dunia yang telah membuka sekolah, baik sebagian maupun seluruhnya. Sejalan dengan berjalannya program vaksinasi nasional kepada tenaga pengajar dan untuk  meminimalkan learning loss serta dampak psikologis yang bisa berakibat permanen, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) telah memulai kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan persyaratan khusus.
 
Dalam konferensi pers yang diselenggarakan Nusantics secara daring, sebagai keynote speaker Gita Wirjawan menyampaikan, “pada situasi penuh tantangan saat ini, kebijakan PTM harus didukung untuk menyiapkan generasi muda untuk kepentingan jangka panjang. Namun harus tetap dilakukan dengan prinsip kepekaan, kehati-hatian dan juga penuh kebijaksanaan dari berbagai pihak, mengingat kondisi setiap wilayah khususnya di kota besar dan kecil sangat berbeda”.
 
Sejalan dengan gagasan yang disampaikan oleh Gita Wirjawan, psikolog klinis anak Roslina Verauli, M.Psi., Psi. mengatakan, “Dalam situasi dilematis saat ini, orang tua butuh menunjukkan bahwa mereka memahami kebutuhan dan kekhawatiran anak untuk kembali ke sekolah serta bertemu dengan teman-teman untuk menjalin relasi sosial. Orang tua juga harus memastikan dapat hadir dan memberikan dukungan dengan melibatkan teknik positive parenting.”
 
“Kembali ke Sekolah” bersama Nusantics  
Dalam rangka membantu meningkatkan kepercayaan orang tua, tenaga pengajar serta para siswa untuk melakukan PTM dengan aman dan nyaman, Nusantics selaku perusahaan bioteknologi meluncurkan kampanye dan kegiatan nasional  “Kembali ke Sekolah”  bersama Nusantics.
 
Melalui kapabilitas utama dalam hal teknologi dan riset berbasis  mikrobioma, Nusantics memberikan solusi komprehensif yang terdiri dari surveilans pada warga sekolah dengan PCR gargle (kumur) yang nyaman bagi anak serta pemeriksaan kandungan virus dan sirkulasi udara di ruang kelas dengan layanan air scan.
 
Hasil penelitian pro-bono Nusantics pada 121 ruang kelas pada SDN di Jakarta menyatakan bahwa, 119 ruang kelas terdeteksi aman pada periode sample September hingga Oktober 2021. Sharlini Eriza putri selaku co-founder dan CEO Nusantics mengatakan, “Kami menyadari ini adalah situasi yang dilematis, namun demi kebaikan jangka panjang dari sisi intelektualitas dan psikologis, PTM harus dilakukan dengan hati-hati. Oleh karena itu deteksi virus Covid-19 di udara dengan metode PCR dan pengukuran sirkulasi udara sangat penting dilakukan untuk memitigasi risiko penularan dan menentukan langkah strategis dalam memastikan keamanan ruangan kelas dan lingkungan sekolah”.
 
Kolaborasi nasional 
penelitian ini merupakan bagian dari visi dan misi Nusantics untuk menggunakan kemampuan dalam bidang bioteknologi untuk kebaikan masyarakat luas. Melihat sambutan yang sangat positif dari pihak sekolah dan Kemendikbud Ristek, Nusantics memutuskan untuk membawa kegiatan ini ke skala nasional agar seluruh anak di Indonesia dapat kembali bersekolah dengan aman dan nyaman, serta  mendapatkan keadilan dalam memperoleh akses pendidikan.
 
Nusantics mengundang semua pihak untuk berkolaborasi dalam kegiatan nasional Kembali ke Sekolah ini mengingat kondisi pendidikan yang terjadi saat ini berdampak bagi generasi masa depan dan Indonesia memerlukan sumber daya manusia yang tangguh sebagai modal dasar kemajuan serta meningkatkan daya saing bangsa di tengah kompetisi global yang terus meningkat. 
 
“Kami percaya bahwa pendidikan adalah tanggung jawab kita bersama, termasuk pihak swasta, baik domestik maupun asing, karena sama-sama memerlukan sumber daya manusia yang unggul. Maka, mari kita berkolaborasi dan bergandengan tangan memastikan sekolah aman untuk semua”  tutup Sharlin seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Koosyadi, Minggu (28/11).
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Teken MoU BRIN majukan UMKM, Okwi Food dukung Indonesia Spice Up To The World
Kamis, 20 Januari 2022 - 16:16 WIB
Presiden Joko Widodo telah mencanangkan Indonesia Spice Up To The World (ISUTTW) yang digadang-gadan...
Dukung kesehatan masyarakat, Gunung Capital bantu pembangunan posyandu di Gresik
Kamis, 20 Januari 2022 - 15:20 WIB
Di tengah suasana pandemi, Gunung Capital kembali menunjukkan kepedulian kepada masyarakat. Kali ini...
PT Migas Hulu Jabar ONWJ bangun `Sekolah Sungai` dan berikan kapal untuk pengawas nelayan
Kamis, 20 Januari 2022 - 15:15 WIB
PT Migas Hulu Jabar ONWJ (MUJ ONWJ) melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yait...
Pertama kali di Indonesia, Madurasa luncurkan Kemasan Botol Terbalik 
Kamis, 13 Januari 2022 - 09:37 WIB
Menandai peluncuran kemasan baru, berbagai sesi edukatif digelar bagi para ibu dan keluarga dalam r...
Seberapa terjangkau harga tanah di Bintaro, Jakarta Selatan? Masih aman untuk Milenial, kok!
Jumat, 07 Januari 2022 - 13:39 WIB
(Wajib baca buat kamu yang mengincar properti di perumahan baru di Bintaro) Jatuh cinta pada pand...
Ralali.com tingkatkan kesejahteraan UMKM Indonesia lewat sinergitas dan digitalisasi optimal
Rabu, 05 Januari 2022 - 13:26 WIB
Berdiri sejak 2013 lalu, di setiap tahunnya Ralali.com terus berinovasi berikan solusi berbisnis mel...
Refleksi 2021, dua indikator capaian kelembagaan KI DKI diukir lebih baik tahun 2022
Sabtu, 01 Januari 2022 - 09:21 WIB
Memasuki akhir tahun 2021, momentum yang tepat bagi Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta untuk merefles...
Tutup tahun, Reddog berbagi kasih dengan anak yatim
Jumat, 31 Desember 2021 - 12:57 WIB
Elshinta.com - Dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun Reddog berhasil membuka 40 cabang dimasa pande...
Optimalkan potensi porang Indonesia, FITMEE diakuisisi
Rabu, 29 Desember 2021 - 12:33 WIB
Komoditas industri porang dinilai memiliki potensi pengembangan yang besar. Presiden Joko Widodo men...
2022, Gunung Raja Paksi optimistis tingkatkan kinerja
Selasa, 28 Desember 2021 - 12:21 WIB
PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) optimistis, kinerja perusahaan akan meningkat pada 2022. Untuk itu, e...
InfodariAnda (IdA)