Ekspos
Gandeng idEA, Himbara luncurkan DigiKU kredit tanpa bunga melilit
Elshinta
Jumat, 17 September 2021 - 13:47 | Editor : Sigit Kurniawan
Gandeng idEA, Himbara luncurkan DigiKU kredit tanpa bunga melilit
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Kebutuhan dana tunai untuk membangun kembali usaha yang sempat terdampak pandemi menjadi isu utama yang dihadapi pelaku UMKM di Indonesia. Membangun usaha kembali, sama artinya dengan membangun perekonomian keluarga sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Sayangnya, sebagian dari mereka, tak lagi berpikir panjang untuk bisa mendapat pinjaman hingga berujung pada jeratan masalah baru yang lebih pelik. 

Kondisi tersebut terbukti, salah satunya, dengan terus bertambahnya orang yang akhirnya melapor sebagai korban dari menjamurnya pinjaman online ilegal atau yang dikenal dengan sebutan pinjol. Ya, pinjol ilegal bermunculan bak sebuah solusi bagi pelaku UMKM yang menawarkan kemudahan dan kecepatan proses pengajuan pinjaman. Hanya KTP dan akses pada ponsel pribadinya, seseorang akan dengan mudah mendapat pinjaman bahkan hingga Rp20 juta. 

Kemudahan dan kecepatan seperti ini sebelumnya tidak bisa diperoleh dari perbankan. Banyak masyarakat yang urung mengajukan kredit ke bank dan memilih pinjol karena menginginkan pencairan yang lebih cepat tanpa harus menyerahkan berlembar-lembar dokumen. Situasi yang kini akan dijawab oleh hadirnya Gerakan DigiKU. 

Transformasi digital yang terdorong dengan cepat pasca-pandemi juga terjadi di sektor keuangan dan perbankan. Kemudahan khas industri digital diterapkan dalam DigiKU dengan dimotori empat bank milik negara yang tergabung dalam Himbara, yaitu BRI, Mandiri, BNI, dan BTN. 

Menggandeng industri e-commerce, DigiKU membuka akses sangat luas bagi pelaku usaha yang sudah onboard di platform. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dalam sambutannya menegaskan pentingnya mendukung transformasi digital dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM. “Kami berharap digiKu dapat semakin menyasar para pelaku usaha secara daring dan mempermudah pengajuan pinjaman dengan suku bunga kredit yang rendah dan terjangkau, dengan jangka waktu yang sesuai.” 

Gubernur BI ini juga berharap ada penyelarasan digiKU dengan QRIS agar semua transaksi pelaku usaha bisa tercatat secara digital. “Hal ini nantinya dapat menjadi parameter kredit scoring sehingga membantu pelaku usaha dalam mengajukan kredit,” katanya menambahkan. 

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan juga menyampaikan dukungannya pada DigiKU. Menko Luhut menyambut baik kerja sama perbankan dengan industri e-commerce melalui Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) untuk penyelarasan data. “Himbara dan e-commerce sudah selaraskan data sehingga proses pengajuan kredit bisa dipercepat tanpa tatap muka dan dengan bunga yang kompetitif.”

 Menko Luhut sangat optimis serapan kredit melalui digiKU akan cukup signifikan. “Dari target pada 2020 sebesar Rp4,2 T telah terealisasi sebesar Rp2,9 T, dan akan terus bertambah seiring peningkatan pelaku UMKM yang sudah onboarding,” ujarnya menjelaskan. 


Kerjasama Lintas Industri 

Yang menarik dari DigiKU adalah adanya kerjasama lintas industri dengan tujuan yang sama. Kerjasama industri perbankan yang menggandeng e-commerce dalam penyaluran kredit permodalan ini menarik dengan memanfaatkan teknologi. 

Sesuai namanya, Digital Kredit UMKM, DigiKU dirancang secara digital membantu pelaku UMKM yang kesulitan permodalan. Jadi, pelaku usaha diharapkan bisa onboard ke platform agar bisa memiliki pencatatan usaha secara digital yang nantinya digunakan sebagai parameter penilaian saat mengajukan pinjaman. Pelaku usaha tak lagi harus susah payah melampirkan lembaran-lembaran dokumen lagi. 

Ketua Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Bima Laga menyambut baik kerja sama ini karena akan sangat membantu pelaku usaha. “Kami berharap banyak pelaku UMKM yang akan terbantu. Selama penyelenggaraan Gernas BBI saja penambahan jumlah yang onboard ke platform e-commerce sudah mencapai 8 juta pelaku usaha. Belum lagi yang sudah lebih dulu onboard,” kata Bima. “Kami yakin ini akan secara signifikan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

” Sementara itu Ketua Himbara, Sunarso, juga menyatakan optimismenya. “Selain bisa membantu permodalan pelaku UMKM, kami juga berharap dapat menekan permasalahan yang disebabkan menjamurnya pinjol ilegal,” kata Sunarso dalam rilis tertulis yang diterima redaksi elshinta.com, Jumat (17/9).

“DigiKU diharapkan membuka akses bagi masyarakat di seluruh daerah untuk bisa menjangkau produk perbankan yang lebih aman dan nyaman.”

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bantu penanggulangan Covid-19, AXA Mandiri salurkan dana surplus underwriting melalui BAZNAS
Rabu, 20 Oktober 2021 - 16:58 WIB
Dalam rangka membantu pemerintah mencegah dan menanggulangi penyebaran virus Covid-19, PT AXA Mandir...
Butuh proses panjang jadi trader sukses
Rabu, 20 Oktober 2021 - 13:51 WIB
Jalan hidup seseorang memang tidak bisa ditebak. Steven Richard misalnya, di masa kecil dia hidup da...
Daewoong Pharmaceutical menyepakati perjanjian ekspor P-CAB Fexuprazan ke 6 negara Timur Tengah
Senin, 18 Oktober 2021 - 19:22 WIB
Daewoong Pharmaceutical (Daewoong) (CEO Sengho Jeon) akan mengekspor penghambat asam kompetitif pota...
Biogreen Science membawa rahasia umur panjang penduduk Okinawa ke Indonesia melalui KISEKI
Minggu, 17 Oktober 2021 - 13:47 WIB
Jepang merupakan negara dengan tingkat harapan hidup tertinggi di dunia. Hasil studi WHO menunjukkan...
NU Care-Lazisnu-Indomaret himpun Rp7,2 miliar untuk pendidikan dan korban bencana alam
Jumat, 15 Oktober 2021 - 01:08 WIB
 Program kemanusiaan kerja sama Indomaret dengan NU CARE-LAZISNU telah menghimpun Rp 7.294.891.426....
Resmikan Mitra10, Pemkot Semarang apresiasi ritel serap tenaga kerja warga lokal
Kamis, 14 Oktober 2021 - 16:07 WIB
Pemerintah Kota Semarang mengapresiasi hadirnya perusahaan ritel yang menyerap tenaga kerja yang ber...
Bank Mandiri, Yokke dan idEA kolaborasi tingkatkan ekspansi UMKM di industri digital
Rabu, 13 Oktober 2021 - 18:11 WIB
Dalam situasi pandemi Covid-19, perkembangan inovasi di bidang teknologi semakin cepat seiring berge...
Link Net kembali raih penghargaan untuk pengembangan dan peningkatan SDM
Rabu, 13 Oktober 2021 - 17:48 WIB
PT Link Net Tbk kembali menorehkan prestasi di bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dengan meraih dua pe...
Kantongi izin OJK, fintek Ethis fokus kembangkan pendaan berbasis syariah
Rabu, 13 Oktober 2021 - 09:30 WIB
Penyaluran pembiayaan yang dilakukan oleh fintek syariah di Indonesia terus mengalami pertumbuhan po...
Sekolah Cendekia BAZNAS luncurkan smart card pertama di Indonesia
Selasa, 12 Oktober 2021 - 15:40 WIB
Sekolah Cendekia BAZNAS menjadi sekolah boarding pertama di Jawa Barat dan di Indonesia yang mengemb...