Ekspos
Supertext suguhkan layanan SMSGroup atasi kesenjangan digital di Indonesia
Elshinta
Jumat, 09 Juli 2021 - 14:29 | Editor : Sigit Kurniawan
Supertext suguhkan layanan SMSGroup atasi kesenjangan digital di Indonesia
Sumber foto: Izan Rajarjo/elshinta.com.

Layanan internet yang belum merata menjadi persoalan yang sampai saat belum terselesaikan. Masalah layanan internet yang tidak merata semakin dirasakan di tengah pembelajaran online disaat pandemi saat ini. 

Masalah belum meratanya layanan internet di Indonesia kini terbuka peluang untuk bisa diatasi dengan hadirnya Supertext dengan produk smsgroup. Supertext dengan smsgroup mampu mengatasi sulitnya komunikasi secara digital. Bahkan dipelosok-pelosok dari Sabang sampai Merauke dari Mianggas sampai Rote layanan ini diklaim lancar disaat saat layanan internet susah. 

Pendiri layanan Supertext, Martin Jacobson menjelaskan bahwa Supertext berkomitmen membantu masyarakat Indonesia baik itu disektor UMKM, pendidikan, pertanian dan lainya. Kesenjangan digital yang terjadi diberbagai wilayah di Indonesia bisa diatasi dengan layanan Supertext. Bahkan masyarakat bisa menggunakan layanan produk smsgroup dari Supertext ini secara gratis. 

"Kita ingin menjembatani kesenjangan digital di Indonesia. Menjalin kerjasama dengan Telkomsel dengan menggunakan operator telkom kita bisa mengupgrade layanan SMS yang dulu hanya text kita upgrade supaya bisa komunikasi di grup, " Ujar Martin Jacobson saat konferensi pers via zoom, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Jumat (9/7).  

Layanan ini bisa diakses secara gratis, hal ini tentu memudahkan masyarakat yang akan berkomunikasi digital tanpa direpotkan dengan harga kuota yang mahal. Karena selama ini sering terjadi untuk membeli kuota menjadi hambatan bagi warga.

"Kita adalah solusi untuk membuat mereka terhubung ke sosial media," katanya. 

Teknologi dari Swedia ini bisa digunakan di Indonesia dengan kondisi kesenjangan digital yang terjadi saat ini. Layanan ini diklaim bisa menjangkau seluruh masyarakat Indonesia. Untuk menjembatani kesenjangan digital yang masih dirasakan oleh masyarakat di Indonesia. 

Apalagi dimasa pandemi COVID-19 ini, sektor pendidikan saat ini sangat memerlukan layanan  internet. Namun sayang, belum meratanya layanan internet menjadi kendala besar untuk pendidikan online saat ini. Kegiatan belajar yang dilakukan secara online sangat butuh internet yang memadai. Sementara di pelosok-pelosok sulitnya mendapat sinyal internet menjadi hambatan dalam pelaksanaan belajar online. 

"Akses internet sulit, memang ada subsidi kuota, tapi tidak semua tercover. Kita mengisi yang belum tercover pemerintah itu," tambahnya.

Layanan Supertext saat sudah digunakan lebih dari 7 juta penduduk di Indonesia. Pengguna layanan  ini masih akan terus bertambah. Kerjasama dengan pemerintah daerah juga dilakukan agar masyarakat bisa menggunakan layanan komunikasi digital gratis ini. 

"Kita sudah lakukan kerjasama dengan Pemkab Purworejo. Bagaimana membantu petani dengan menyediakan platform komunikasi untuk sesama petani atau mentor petani. Informasi terkuat cuaca, atau penanaman yang baik. Jadi mereka lebih update informasi," jelasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gandeng idEA, Himbara luncurkan DigiKU kredit tanpa bunga melilit
Jumat, 17 September 2021 - 13:47 WIB
Kebutuhan dana tunai untuk membangun kembali usaha yang sempat terdampak pandemi menjadi isu utama y...
Ralali Solution Center bantu UMKM transformasi digital
Rabu, 15 September 2021 - 23:00 WIB
Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki mengatakan bahwa saat ini UMKM yang memasuki ekosistem digi...
15 Daftar Badan Publik yang mengembalikan SAQ Monev 2021 ke KI DKI Jakarta
Selasa, 14 September 2021 - 11:12 WIB
Jakarta - Pengisian Self Assesment Questionnaire (SAQ) pada kegiatan Monitoring Evaluasi Badan Publi...
Semester I 2021, GRP raih laba bersih USD22,63 juta
Selasa, 14 September 2021 - 15:55 WIB
Di bawah tekanan pandemi Covid-19, PT Gunung Raja Paksi Tbk, justru membukukan kinerja sangat positi...
HUT ke 52, PT BPR Bank Bapas 69 luncurkan mobil kas keliling
Jumat, 10 September 2021 - 14:15 WIB
Tepat di Hari ulang tahun ke 52,  PT BPR Bank Bapas 69 Kabupaten Magelang, Jawa Tengah meluncurkan ...
Penuhi kebutuhan serat, Fibe mini promosikan tren hidup sehat
Jumat, 10 September 2021 - 14:03 WIB
Tren hidup sehat akhir-akhir ini semakin mengemuka di berbagai kalangan masyarakat. Pola makan yang ...
Usung konsep etnik dan homey, kedai Kopi Bajawa Flores hadir sambil beramal
Kamis, 09 September 2021 - 16:09 WIB
Sebuah  cafe di kawasan Tebet Jakarta Selatan mengusung tema ngopi Sekaligus Beramal, Kamis (9/9). ...
Tingkatkan loyalti dan retensi bisnis, TADA luncurkan `omnichannel loyalty`
Rabu, 08 September 2021 - 17:05 WIB
TADA, end-to-end Customer Retention platform di Indonesia meluncurkan omnichannel loyalty platform. ...
Telkom, Transvision dan Freeport Indonesia kerjasama layanan TV digital
Senin, 06 September 2021 - 21:18 WIB
Mempertegas visi Transvision yaitu menyediakan layanan dan tayangan yang informatif, edukatif serta ...
Hadapi Covid-19, Ralali berikan solusi kesehatan dengan Neoclinic dan Primero
Selasa, 31 Agustus 2021 - 19:04 WIB
Pandemi virus Covid-19 masih belum mencapai tahap akhir di Indonesia. 20 bulan sudah Indonesia memer...
Live Streaming Radio Network