Ekspos
Cara kreatif pacu inklusi keuangan
Elshinta
Jumat, 25 Oktober 2019 - 19:41 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan
Cara kreatif pacu inklusi keuangan
Ilustrasi. Foto: https://bit.ly/2JlEtPT/Elshinta.com.

Indonesia membutuhkan cara kreatif untuk meningkatkan inklusi keuangan yang rendah. Pemanfaatan bank sampah hingga kebiasaan iuran di RT menjadi bagian peningkatan inklusi keuangan.

Otoritas Jasa Keuangan tidak menampik bahwa inklusi keuangan maupun literasi keuangan Indonesia tergolong rendah. Bank Dunia mencatat, tingkat inklusi atau porsi penduduk yang punya akses pada jasa dan layanan keuangan di Indonesia hanya 48,9 pada 2017. Pada 2019, pemerintah menargetkan inklusi keuangan mencapai 75 persen pada 2019. Memang, OJK mengakui tidak mudah mencapai target itu. 

“Langkah inovatif di industri keuangan bagi kelompok masyarakat emerging consumer menjadi hal yang sangat dibutuhkan,” ungkap Ariastiadi, Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank 1A, OJK. 

Bank Sampah

Dinamika lapangan membutuhkan solusi kreatif untuk meningkatkan inklusi keuangan. Salah satunya lewat pemanfaatan bank sampah. Pemanfaatan itu tidak lepas dari fakta hingga 65 juta ton sampah yang dihasilkan di Indonesia setiap hari, hanya 7% yang didaur ulang, sementara 69?rakhir di tempat pembuangan sampah akhir (TPA). Padahal, sampah yang dihasilkan tersebut bisa memberikan nilai ekonomis, jika dipilah dan dikelola dengan benar.

Bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan dan Hari Asuransi yang diperingati pada Oktober ini, Allianz Indonesia terus melakukan perluasan akses perlindungan asuransi jiwa mikro Sekoci dan perlindungan asuransi kecelakaan diri kepada masyarakat yang menjadi nasabah bank sampah. Allianz Indonesia menginisasi program "Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu"

“Program ini memungkinkan masyarakat mendapatkan perlindungan asuransi dengan cara menukarkan saldo tabungan di bank sampah. Berangkat dari kondisi masih rendahnya penetrasi asuransi dan inklusi finansial dibandingkan dengan kondisi demografi dan luas wilayah Indonesia, kami melakukan berbagai inovasi dan sinergi untuk menyediakan layanan keuangan dan akses asuransi bagi segmen masyarakat yang belum tersentuh,” kata Bianto Surodjo, Chief of Partnership Distribution Officer dari Allianz Life Indonesia .

Allianz Indonesia bekerjasama dengan mitra strategis yang menyediakan aplikasi digital MySmash untuk mendukung kegiatan operasional Bank Sampah di seluruh Indonesia dan berfungsi sebagai kanal distribusi baru untuk memberikan akses perlindungan asuransi jiwa mikro “Sekoci” bagi masyarakat yang menjadi nasabah Bank Sampah. “Untuk asuransi kecelakaan diri, proses pendaftarannya bisa dilakukan secara manual melalui bank sampah tempat nasabah menabung sampah,” katanya.

Jangkauan Lebih Luas

Pemanfaatan bank sampah membuat jangkauan layanan keuangan bisa lebih meluas. Sebab, akses masyarakat pada layanan keuangan bisa melalui bank sampah yang semakin banyak beroperasi di Indonesia.
Bianto juga menjelaskan bahwa program tersebut diharapkan membantu masyarakat kelompok emerging consumers untuk memperoleh akses perlindungan asuransi dengan cara yang sangat mudah dan harga yang terjangkau.

Program itu sejalan dengan sejalan dengan tujuan perusahaan yang ingin memberikan perlindungan ke lebih banyak orang di Indonesia (to insure more people). “(Allianz) tidak hanya fokus pada pertumbuhan premi saja,” jelas Bianto. 

Bianto menambahkan, tujuan utama dari dua program tersebut adalah melindungi lebih banyak orang Indonesia dan produk asuransi lebih mudah diakses sehingga dikemas secara lebih unik agar lebih mudah diterima masyarakat. Ada dua produk yang dikenalkan, asuransi jiwa mikro dan asuransi kecelakaan diri plus medical expense. “(Dua produk itu) penetrasinya masih rendah dan perlu edukasi ke masyarakat,” ungkap Bianto.

Iuran RT

Cara lain untuk meningkatkan inklusi keuangan adalah memanfaatkan kebiasaan mengumpulkan iura di masyarakat. Allianz Indonesia memperkenalkan Program “Allianz Uang Duka”, yang memberikan santunan kematian dari produk asuransi jiwa kumpulan Allianz, yang dapat diakses oleh masyarakat warga Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) dan tingkat kelurahan”, kata Bianto Surodjo, Chief Partnership Distribution Officer Allianz Indonesia. 

Seperti yang kita ketahui, asas gotong royong dan kekeluargaan sudah menjadi tradisi untuk dijalankan oleh masyarakat warga RT, RW & tingkat kelurahan saat salah satu dari warga masyarakat mengalami musibah atau kedukaan. Allianz Indonesia melihat hal ini sebagai salah satu kesempatan untuk memperkenalkan akses dan produk asuransi kepada warga melalui proses pengumpulan dana yang kemudian dinamakan Program “Allianz Uang Duka”. 
Perluasan akses perlindungan dan produk asuransi melalui kedua program ini merupakan wujud komitmen Allianz Indonesia untuk mendukung program pemerintah dan OJK dalam meningkatkan penetrasi asuransi, literasi keuangan serta inklusi keuangan ke berbagai segmen masyarakat Indonesia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Binance dan Tokocrypto resmi perdagangkan BIDR, stablecoin berbasis rupiah
Rabu, 01 Juli 2020 - 15:54 WIB
Elshinta.com - Binance, Perusahaan Blockchain global dibelakang pertukaran aset digital terbesar di ...
Menikmati sensasi ayam bakar SeeJontor di gedung parlemen
Senin, 22 Juni 2020 - 15:05 WIB
Siapa yang tidak kenal dengan kuliner ayam bakar? Kuliner berbahan dasar ayam ini sangat banyak disu...
Tim Riset Formula Antibody COVID-19 klaim sembuhkan pasien 
Sabtu, 06 Juni 2020 - 10:56 WIB
Tim riset yang telah bekerja sejak awal 2000 telah menghasilkan formula herbal antibody COVID-19. R...
5 Cara yang bisa dipilih untuk menambah pundi keuangan di masa pandemi Corona
Rabu, 27 Mei 2020 - 18:15 WIB
Sampai saat ini belum ada kepastian kapan berakhirnya pandemi corona yang membuat banyak orang ketar...
WingStreet Project dan Mrs Cendol bangkit bersama 10 Rumah Aman di tengah pandemi Covid-19 
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:23 WIB
Program 10 Rumah Aman mengajak warga untuk terus kreatif dan produktif dalam masa pandemi Covid-19. ...
Apresiasi bagi tenaga dan petugas medis RSD Wisma Atlet yang tak mudik
Rabu, 20 Mei 2020 - 19:20 WIB
Kita ketahui, wabah Covid-19 bukan hanya terjadi di Indonesia, namun juga merupakan wabah Global. Di...
Harus di Rumah Aja, beli buah online kaya vitamin C jadi solusi terbaik
Rabu, 20 Mei 2020 - 16:16 WIB
https://www.fruidel.com/ Menjaga daya tahan tubuh menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh setiap...
Masa pandemi Covid-19, Pisa Kafe sediakan makanan gratis bagi tenaga medis di lima rumah sakit
Senin, 18 Mei 2020 - 15:00 WIB
Pisa Kafe 24 Hours merespon (ikut melawan) pandemi Covid-19 dengan membuat kegiatan yang unik. Kafe ...
Siloam Hospitals Purwakarta komitmen tingkatkan pencegahan dan pengendalian Covid-19
Sabtu, 16 Mei 2020 - 19:37 WIB
Siloam Hospitals Purwakarta sebagai penyedia layanan kesehatan yang terus berkembang dan berinovasi ...
IWM dan Beebread Superfood komitmen cegah penyebaran Covid-19 di Zona Merah Jawa Timur
Jumat, 01 Mei 2020 - 22:05 WIB
Dengan semangat totalitas untuk ikut serta menanggulangi penyebaran Covid-19, Beebread Super Food b...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV