2/7/2008 19:25 WIB
Penangkapan 7 Teroris di Palembang
Polri Belum Bisa Kaitkan dengan Noordin M Top
Dewi Rahmawati - Jakarta, Mabes Polri membenarkan penangkapan terhadap tujuh orang yang diduga sebagai teroris di Palembang, Sumatera Selatan. Namun Polri hingga kini belum bisa memastikan keterkaitan mereka dengan Noordin M Top.
Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol. Abubakar Nataprawira di Jakarta, Rabu (2/7). "Benar ada penangkapan di Palembang, namun keterkaitan dengan siapa-siapa, saya belum bisa menyampaikan karena laporan dari petugas di lapangan belum ada," ujarnya.
Detasemen Khusus 88 Mabes Polri, kata Abubakar, telah menangkap Wahyu dan Fauzi di Jalan Dwikora Kelurahan Dua Puluh Ilir, Palembang pada Selasa (1/7) sekitar pukul 16.30 WIB.
Berdasarkan keterangan pihak Polri, kedua teroris tersebut sudah diintai sejak dua tahun lalu. Wahyu dan Fauzi merupakan anak buah Mas Slamet Kastari, Komandan Kelompok Jamaah Islamiyah di Singapura.
Lebih lanjut Abubakar mengatakan, saat pengerebekan yang pertama di Jalan Dwikora tersebut, Kastari berhasil melarikan diri. Polisi hanya berhasil menangkap Wahyu dan Fauzi yang diduga pernah terlibat pengeboman di Indonesia.
Kemudian berdasarkan pengembangan, polisi berhasil menangkap lima orang teroris lagi. Namun belum jelas apakah dari kelima orang teroris tersebut salah satunya adalah Mas Slamet Kastari.
(sik)
|