www.bankjabar.co.id www.yellowpages.co.id
ELSHINTA FORUM
LOGIN NAME :  
PASSWORD :
Belum menjadi anggota ? Daftar Disini.
Radio Elshinta|"E" TV|Majalah Elshinta|Elshinta Peduli|Partners|Forum|MPRO|ELMO
Indeks Berita|Indeks Wawancara|Prakiraan Cuaca|Program Radio Elshinta|Live Streaming Radio Elshinta
Berita Lainnya
3/9/2010 19:21 WIB
Kompolnas Tidak Akan Ajukan Satu Nama Calon Kapolri

3/9/2010 18:48 WIB
Belum Ada Peningkatan Arus Mudik Stasiun KA Tanjung Karang

3/9/2010 18:35 WIB
Puncak Arus Mudik Penumpang KA di Daops I Jakarta H-3

3/9/2010 17:38 WIB
Polres Deli Serdang Dirikan 3 Pospam di Jalinsum

3/9/2010 17:10 WIB
Ribuan Warga Myanmar Mengungsi karena Banjir

Prakiraan Cuaca
JAKARTA
24°C
T-Storms Early
BANDUNG
19°C
Showers
SEMARANG
24°C
Partly Cloudy
SURABAYA
24°C
Partly Cloudy
MEDAN
23°C
Scattered T-Storms
LAMPUNG
23°C
T-Storms Early
Sumber : WEATHER.COM

27/8/2007 7:08 WIB
Tatang B Razak: Donald Diduga Pendatang Haram


, Ahmad Zaini - Newsroom, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia sudah melaporkan peristiwa pemukulan Ketua Wasit Karate, Donald Peter Luther kepada aparat kepolisian Malaysia.

Demikian diungkapkan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pelayanan dan Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) KBRI Kuala Lumpur Malaysia, Tatang B Razak ketika dihubungi ELSHINTA, Senin (27/8) pagi ini.

Ketika ditanya mengenai alasan pemukulan tersebut, Tatang menjelaskan, menurut versi polisi Malaysia setelah dimintai keterangannya melalui Senior Leasson Officers (SLO) Polri, Donald diduga pendatang haram yang kemudian dikejar dan ditangkap.

Oleh karenanya, Kuasa Usaha Ad-interim KBRI Kuala Lumpur AM Fachir langsung melaporkan kejadian pemukulan tersebut kepada Kepala Polisi Negara Malaysia Jenderal Musa Hassan dan berjanji akan melakukan penyelidikan secara transparan setelah adanya laporan dari korban.

Selain itu, pihaknya hari ini juga akan mengirimkan surat kepada Kementerian Luar Negeri Malaysia dan instansi terkait atas perlakuan yang tidak bisa terima oleh Pemerintah Indonesia.

Tatang menuturkan, pihaknya sangat menghargai dan mendukung langkah yang dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki), Luhut B. Pandjaitan. "Seharusnya kita semuanya bersikap tegas menghadapi situasi semacam ini," ujarnya.

Ia juga menambahkan, KBRI yang memiliki tugas utama melayani dan melindungi WNI ini secara tegas dan jelas tidak menerima perlakukan oknum polisi Malaysia terhadap Donald. Ia berharap instansi terkait di Jakarta akan melakukan langkah-langkah lebih lanjut, seperti pemanggilan Dubes Malaysia di Jakarta. (dir)


Cetak Berita Kirim Berita ke Teman
CARI BERITA :

:: BERITA TERKAIT ::



21/7/2010 15:13 WIB
Tama Penuhi Panggilan Kedua Polres Jaksel
13/7/2010 11:48 WIB
Pulang ke ICW, Tama Siap Investigasi Kasus Korupsi
13/7/2010 8:26 WIB
Tama Akan Pulang dan Meminta Perlidungan LPSK
12/7/2010 19:34 WIB
CDCC: Kekerasan terhadap Aktifis Preseden Buruk di Masa Mendatang
12/7/2010 15:38 WIB
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penganiayaan Aktivis ICW
SELANJUTNYA »
http://duniatv.blogspot.com/ www.telkomflexi.com
Home | Indeks Berita | Indeks Wawancara | Contact Us
Copyright © elshinta.com, best view 1024 x 768 pixels