www.jasaraharja-putera.co.id
ELSHINTA FORUM
LOGIN NAME :  
PASSWORD :
Belum menjadi anggota ? Daftar Disini.
Radio Elshinta|"E" TV|Majalah Elshinta|Elshinta Peduli|Partners|Forum|MPRO|ELMO
Indeks Berita|Indeks Wawancara|Program Radio Elshinta|Live Streaming Radio Elshinta
www.bankjabar.co.id
Berita Lainnya
18/5/2013 21:01 WIB
100.000 Warga Belum Rekam Data e-KTP

18/5/2013 20:12 WIB
GPS Bantu Peringatan Dini Tsunami

18/5/2013 19:33 WIB
Pilkada Jawa Tengah 2013
KPUD Siapkan Alat Bantu Untuk Penyandang Cacat

18/5/2013 18:22 WIB
Kereta Uap Spor Klutuk Jaladara Diminati Wisatawan

18/5/2013 17:38 WIB
Pengguna Bertambah, Gas LPG 3 Kg Langka


17/7/2012 12:02 WIB
Ribuan Santri "Sandera" Wakapolres Sumenep


Temmy Andani - Sumenep, Sekitar 2.000 santri dan alumni santri dari Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-guluk, dan sejumlah ponpes lain di Sumenep, Madura, Jawa Timur "menyandera" Wakapolres Sumenep Kompol Fadil.

Wakapolres Sumenep Kompol Fadil disandera sebagai jaminan agar Kapolres Sumenep datang dari Mapolda Jatim dengan helikopter untuk menemui para santri.

Ribuan santri yang sejak Selasa (17/7) pagi tadi datang ke Mapolres Sumenep merasa kecewa karena Kapolres Sumenep AKBP Dirin tidak menemui mereka karena tengah berada di Mapolda Jatim.

Namun, mereka menilai, tidak ada alasan bagi Kapolres untuk tidak datang menemui para santri dan para pengunjuk rasa ini, mengingat di Polda Jatim terdapat helikopter yang siaga.

Karena itu, Kapolres diminta untuk dapat datang menemui para pengunjuk rasa dengan menggunakan helikopter.

Para pengunjuk rasa menyatakan akan menunggu kedatangan Kapolres Sumenep untuk menemui dan meminta maaf pada ribuan santri Annuqayah Guluk-guluk yang merasa telah diperlukan diskriminatif dan dilecehkan, terkait ditolaknya salah satu siswa lulusan Madrasah Aliyah II Annuqayah Guluk-guluk yang akan mendaftar sebagai Bintara Polri.

Mereka mengancam apabila Kapolres tidak juga datang maka para santri tersebut akan memaksa masuk ke Mapolres Sumenep.

Wakapolres Sumenep Kompol Fadil yang menemui para santri menjelaskan bahwa Kapolres Sumenep AKPB Dirin tengah berada di Polda Jatim dan sedang berusaha meminta izin kepada Kapolda Jatim untuk datang ke Polres Sumenep dengan menggunakan helikopter.

Namun tindakan Wakapolres yang menemui para pengunjuk rasa itu justru berbuntut dengan disanderanya Wakapolres. Ia diminta untuk ikut naik ke atas mobil pick up yang digunakan dalam aksi unjuk rasa, dan diminta untuk tidak turun dari mobil hingga Kapolres datang.

Menurut salah seorang pengunjuk rasa M. Hartono dalam orasinya, Wakapolres akan dijadikan jaminan hingga Kapolres datang menemui mereka.  (der)


Cetak Berita Kirim Berita ke Teman
CARI BERITA :

:: BERITA TERKAIT ::



18/5/2013 8:38 WIB
Tolak Eksekusi Lahan
Warga Blokir Jalan I Gusti Ngurah Rai Klender
15/5/2013 13:09 WIB
Pekerja Outsourcing PLN Ancam Mogok Massal
15/5/2013 12:05 WIB
Pekerja Outsourcing PLN Serbu Gedung PLN Jakarta
15/5/2013 10:05 WIB
Pedagang Pasar Minggu Bengkulu Tolak Direlokasi
14/5/2013 13:07 WIB
Mahasiswa Universitas Indonesia Timur Tolak Kenaikan Harga BBM
SELANJUTNYA »
http://duniatv.blogspot.com/ www.konsultanwaralaba.com
Home | Indeks Berita | Indeks Wawancara | Contact Us
Copyright © elshinta.com, best view 1024 x 768 pixels