www.jasaraharja-putera.co.id
ELSHINTA FORUM
LOGIN NAME :  
PASSWORD :
Belum menjadi anggota ? Daftar Disini.
Radio Elshinta|"E" TV|Majalah Elshinta|Elshinta Peduli|Partners|Forum|MPRO|ELMO
Indeks Berita|Indeks Wawancara|Program Radio Elshinta|Live Streaming Radio Elshinta
www.bankjabar.co.id
Berita Lainnya
24/5/2013 9:36 WIB
UN SMA di Bali, 13 Siswa Tidak Lulus

24/5/2013 9:12 WIB
WHO Desak Keterbukaan Informasi

24/5/2013 8:54 WIB
Siswa Tak Lulus UN Akan Diberikan Arahan Langkah Selanjutnya

24/5/2013 8:48 WIB
Terduga Teroris Bayu Setianto Dimakamkan di Jekulo

24/5/2013 8:38 WIB
Banjir di Kecamatan Tempurejo dan Jenggawah Mulai Surut


17/6/2012 16:25 WIB
Batal Periksa HT, KPK Dinilai Mengada-ada


Elshinta - Newsroom, Pengamat Hukum, Margarito Kamis, menyayangkan sikap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak siap memeriksa Direktur Utama PT  Bhakti Investama, Hary Tanoesoedibjo (HT), Jumat (15/6) kemarin.

"Terlihat mengada-ada, (sementara) KPK mengklaim profesional. Hary pastinya tidak begitu saja mendatangi KPK. Sebelumnya secara terbuka akan datang pada hari Jumat. Seharusnya KPK bisa mempersiapkan diri," kata Margarito dalam rilis yang diterima Redaksi Elshinta.com via email.

Apa yang dilakukan HT, menurut Margarito, patut diacungi jempol karena berinisiatif mendatangi KPK dan siap diperiksa. Sikap HT, kata dia, juga tidak perlu dimaknai sebagai langkah untuk mengatur independensi KPK.

Sebab HT datang hanya untuk memastikan bahwa Bhakti Investama tidak terkait dengan penangkapan pengusaha James Gunardjo dan pegawai Kantor Pelayanan Pajak Sidoarjo, Jawa Timur, Tommy Hendratno di sebuah rumah makan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

"Pertanyaannya apa betul kasus itu murni kasus korupsi? Bukan tidak mungkin KPK bekerja berdasarkan order, berdasarkan nuansa politik yang berkembang," imbuhnya. KPK, kata Guru Besar Hukum Universitas Khairun Ternate ini, memang harus diawasi oleh DPR dan masyarakat luas agar bertindak melenceng dengan tugasnya.

"Kalau dilihat banyak kasus-kasus besar yang masih mengambang di KPK, kemudian banyak kasus besar yang dilaporkan ke KPK, salah satu contohnya dari Maluku Utara, tidak pernah diapresiasi oleh KPK. Tiba- tiba munculnya kasus seperti ini, ini KPK kerja semau-mau dia," tukasnya. (sik)


Cetak Berita Kirim Berita ke Teman
CARI BERITA :

:: BERITA TERKAIT ::



23/5/2013 8:37 WIB
Darin Mumtazah Kembali ke Rumah Lamanya
17/5/2013 11:24 WIB
Jadi Saksi, Vitalia Kembali Datangi KPK
16/5/2013 10:12 WIB
Hari Ini KPK Periksa Gubernur Sumatera Utara
13/5/2013 16:27 WIB
Wagub DKI Minta KPK Segera Periksa Pengadaan e-KTP
13/5/2013 13:47 WIB
Ketua Majelis Syoro PKS Akan Penuhi Panggilan KPK Besok
SELANJUTNYA »
http://duniatv.blogspot.com/ www.konsultanwaralaba.com
Home | Indeks Berita | Indeks Wawancara | Contact Us
Copyright © elshinta.com, best view 1024 x 768 pixels