Pelatih : Kim Jong-hun
Konfederasi : AFC
Ranking FIFA (Des 09) : 91
Rekor Penampilan : 1 (1966)
LATAR BELAKANG
Korea Utara pernah membuat kejutan besar di Piala Dunia 1966. Saat itu, mereka menang 1-0 atas favorit juara Italia di babak grup, yang mengantarkan mereka lolos ke babak gugur hingga akhirnya menembus perempat-final.
Menghadapi Portugal, Korea Utara berhasil mengukir keunggulan 3-0. Akan tetapi Portugal bisa membalikkan kunggulan menjadi 5-3, Sekarang, setelah 44 tahun absen, Korea Utara kembali ambil bagian di Piala Dunia.
JALAN KE AFRIKA SELATAN 2010
Korea Utara melakukan perjalanan yang panjang sebelum akhirnya menyegel satu tiket ke Afrika Selatan. Menang atas Mongolia di kualifikasi babak kedua dengan sistem home and away, Korea Utara bergabung dengan saudara tua mereka, Korea Selatan, Jordania, Turkmenistan, Saudi Arabia dan Uni Emirat Arab. Dalam pertarungan panjang, Korea Utara akhirnya bisa menempati tempat kedua di babak grup.
KEKUATAN
Sukses Korea Utara menembus Afrika Selatan tak lepas dari solidnya pertahanan mereka. Menggunakan formasi dengan lima pemain belakang menyulitkan tim lain untuk menembus ke jantung pertahanan. Imbas dari formasi ini, Korea Selatan menggunakan strategi counter attack dalam menyerang dan hasilnya cukup produktif
KELEMAHAN
Pemain minim pengalaman internasional. Hal ini menjadi kendala tersendiri. Selain itu materi skuad timnas Korea Utara juga banyak diisi oleh pemain lokal.
PELATIH
Kim Jong-hun memang tak banyak mendapat pengalaman internasional, namun dia dikenal dingin dan tanpa kompromi saat menangani tim. Jong-Hun juga terkenal sebagai pelatih emosional dan dia mengantungi kartu merah lebih banyak daripada pemainnya. Meski demikian, para pemain menaruh hormat penuh padanya.
PEMAIN BINTANG
Jong Tae-se (Kawasaki Frontale)
Oleh media Korea Utara, dia disebut sebagai Wayne Rooney-nya Korea, akan tetapi Tae-Se menilai dirinya sendiri lebih mirip Didier Drogba. Dia dikenal cepat dan tangguh dalam duel udara.
Hong Yong Jo (FC Rostov)
Dia mengendalikan peran penting dalam serangan Korea Utara. Singkatnya, Yong Jo adalah otak dari serangan timnya.
An Yong Hak (Suwon Bluewings)
Memiliki peran penting sebagai holding midfielder. Dia dikenal pintar membaca alur pertandingan dan memiliki kualitas yang cukup baik dalam memberikan umpan.
MOMEN TERBAIK
Tahun 1966 menjadi momen terbaik Korea Utara, di mana mereka bisa menembus perempat-final Piala Dunia, sekaligus memaksa Italia mendapat lemparan tomat busuk di kampung halamannya.
DI LUAR LAPANGAN
Terkenal dengan: Satu-satunya negara yang memiliki presiden seumur hidup (Kim Il-Sung)
Yang unik lainnya: Tim ini memiliki jumlah pengawal pribadi yang terbilang banyak dibanding tim lain.
TARGET DI PIALA DUNIA
Bisa menyamai prestasi tahun 1966 merupakan hal yang sangat bagus. Tapi, bisa menembus babak kedua sudah menjadi hal yang luar biasa bagi Korea Utara. |