Rusia desak bantuan internasional untuk Afghanistan
Elshinta
Kamis, 21 Oktober 2021 - 10:18 WIB |
Rusia desak bantuan internasional untuk Afghanistan
Delegasi Taliban menghadiri pertemuan internasional yang membahas Afghanistan, di Moskow, Rusia, Rabu (20/10/2021). Pool via Reuters-Alexander Zemlianichenko

Elshinta.com - Rusia pada Rabu (20/10) menyerukan mobilisasi bantuan internasional untuk mendukung Afghanistan saat Moskow menjadi tuan rumah bagi Taliban dalam penyelenggaraan sebuah konferensi internasional.

Pada saat yang sama, Rusia menyesali keputusan Amerika Serikat untuk menjauh.

"Kami yakin bahwa inilah saatnya untuk memobilisasi sumber daya masyarakat internasional untuk memberikan Kabul dukungan kemanusiaan finansial yang efektif, termasuk untuk mencegah krisis kemanusiaan dan mengurangi arus migrasi," kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

Pernyataan itu disampaikan Lavrov kepada wartawan sebelum pembicaraan dengan Taliban serta para pejabat China dan Pakistan dimulai.

Inisiatif Rusia dalam menjadi tuan rumah pembicaraan dan menggalang bantuan untuk Afghanistan adalah bagian dari upayanya untuk meningkatkan pengaruhnya di kawasan tersebut setelah Amerika Serikat menarik pasukannya dari Afghanistan dan Taliban merebut kekuasaan pada Agustus.

Lavrov mengatakan dia menyesali ketidakhadiran Amerika Serikat dalam pembicaraan itu.

Washington tidak menghadiri pertemuan di Moskow itu atas alasan teknis tetapi mengatakan pihaknya berencana untuk bergabung dalam pembicaraan serupa pada masa depan.

Moskow terutama mengkhawatirkan risiko ketidakstabilan di negara-negara bekas Soviet di Asia Tengah.

Pemerintah Rusia juga mengkhawatirkan kemungkinan arus migran dan aktivitas kelompok militan yang diarahkan dari Afghanistan.

"Kami menyeru gerakan Taliban, dan kami mendiskusikan ini dengan delegasi terhormat mereka ... agar mencegah  Afghanistan digunakan sebagai wilayah untuk menyerbu negara-negara ketiga, khususnya negara tetangga," kata Lavrov.
 
Rusia berperang di Afghanistan pada 1980-an serta memiliki hubungan militer dan politik yang erat dengan negara-negara bekas Soviet di Asia Tengah yang berbatasan dengan Afghanistan.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tujuh penjaga perdamaian PBB tewas di Mali akibat ledakan bom
Kamis, 09 Desember 2021 - 10:07 WIB
Tujuh tentara pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tewas dan tiga lainnya luk...
Peneliti: Perhatikan riwayat perjalanan dari negara lain selain Afrika
Rabu, 08 Desember 2021 - 18:57 WIB
Peneliti Kebijakan Publik dari Lembaga Swadaya Masyarakat The Prakarsa Eka Afrina Djamhari menekanka...
Studi: Vaksin Pfizer hanya beri perlindungan sebagian terhadap Omicron
Rabu, 08 Desember 2021 - 16:53 WIB
Varian COVID-19 Omicron sebagian dapat menghindari proteksi dari dua dosis vaksin Pfizer Inc dan mit...
Swiss kerahkan tentara untuk tangani lonjakan COVID-19
Selasa, 07 Desember 2021 - 23:25 WIB
Swiss kembali mengerahkan 2.500 tentara untuk membantu  pemerintah daerah menangani pandemi virus ...
ABBA tuntut band cover Abba Mania
Selasa, 07 Desember 2021 - 10:09 WIB
Grup Swedia ABBA mengajukan gugatan agar band cover Inggris yang dikenal sebagai Abba Mania berhen...
Kopi asal Kota Batu diminati perusahaan asal Mesir
Senin, 06 Desember 2021 - 22:21 WIB
Perusahaan asal Mesir, CV Mabrouk meminati komoditas kopi asal Kota Batu, Jawa Timur, dan siap untu...
Varian Omicron ditemukan di hampir sepertiga negara bagian AS
Senin, 06 Desember 2021 - 13:25 WIB
Varian Omicron virus corona telah menyebar ke sekitar sepertiga dari seluruh negara bagian Amerika S...
KBRI Tokyo berikan layanan kekonsuleran dan resmikan PKBM kelima di Jepang
Senin, 06 Desember 2021 - 10:44 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menggelar pertemuan  masyarakat dengan Duta Besar Re...
Asia dalam suasana hati-hati saat Omicron menyebar, jelang data IHK AS
Senin, 06 Desember 2021 - 09:55 WIB
Pasar saham Asia memulai pekan ini dengan suasana hati-hati pada perdagangan Senin pagi, karena Omic...
KBRI hadirkan Pasar Indonesia sehari penuh di Pretoria Afrika Selatan
Minggu, 05 Desember 2021 - 12:11 WIB
Kedutaan Besar RI di Pretoria didukung oleh Kantor Promosi Perdagangan Indonesia (ITPC) Johannesburg...
InfodariAnda (IdA)