Ratu Elizabeth diminta istirahat oleh dokter
Elshinta
Kamis, 21 Oktober 2021 - 10:07 WIB |
Ratu Elizabeth diminta istirahat oleh dokter
Ratu Elizabeth dan Perdana Menteri Boris Johnson menyambut tamu di acara Global Investment Summit di Windsor Castle, Windsor, Inggris, 19 Oktober 2021. (REUTERS/POOL)

Elshinta.com - Ratu Elizabeth dari kerajaan Inggris memutuskan untuk beristirahat selama beberapa hari atas saran dari dokter dan membatalkan rencana kunjungan ke Irlandia Utara, kata Istana Buckingham, Rabu (20/10).

Istana tidak mengatakan alasan mengapa ratu diminta beristirahat, meskipun demikian istana mengatakan ratu berusia 95 tahun itu "penuh semangat" dan ingin mengunjungi Irlandia Utara kelak.

Ratu melewati Selasa malam dengan menggelar acara di Kastil Windsor untuk pebisnis seperti Bill Gates setelah Perdana Menteri Boris Johnson mengadakan konferensi investasi hijau menjelang KTT iklim COP26.

"Ratu mendengarkan saran medis untuk beristirahat beberapa hari ke depan," kata istana.

"Yang Mulia memiliki semangat tinggi dan kecewa karena tidak bisa mengunjungi Irlandia Utara, di mana dia akan menghadiri beberapa acara hari ini dan esok."

Ratu sudah berkuasa selama hampir tujuh dekade. Dia berusia 25 tahun ketika diangkat menjadi Ratu Elizabeth II pada 6 Februari 1952 ketika ayahnya meninggal.

Elizabeth telah menjadi simbol stabilitas bagi generasi-generasi masyarakat Inggris. Sebagai ratu yang terus berdedikasi menjalani tugasnya, meski sudah berusia senja, dia telah mendapatkan rasa hormat di Inggris dan luar negeri.

Dikutip dari Reuters pada Kamis, seorang sumber mengatakan keputusan ratu untuk beristirahat tidak terkait dengan COVID. Dia sedang beristirahat di Kastil WIndsor.

Istana mengatakan, ratu mengirimkan "pesan hangat untuk warga Irlandia Utara dan tak sabar berkunjung kelak".

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tujuh penjaga perdamaian PBB tewas di Mali akibat ledakan bom
Kamis, 09 Desember 2021 - 10:07 WIB
Tujuh tentara pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tewas dan tiga lainnya luk...
Peneliti: Perhatikan riwayat perjalanan dari negara lain selain Afrika
Rabu, 08 Desember 2021 - 18:57 WIB
Peneliti Kebijakan Publik dari Lembaga Swadaya Masyarakat The Prakarsa Eka Afrina Djamhari menekanka...
Studi: Vaksin Pfizer hanya beri perlindungan sebagian terhadap Omicron
Rabu, 08 Desember 2021 - 16:53 WIB
Varian COVID-19 Omicron sebagian dapat menghindari proteksi dari dua dosis vaksin Pfizer Inc dan mit...
Swiss kerahkan tentara untuk tangani lonjakan COVID-19
Selasa, 07 Desember 2021 - 23:25 WIB
Swiss kembali mengerahkan 2.500 tentara untuk membantu  pemerintah daerah menangani pandemi virus ...
ABBA tuntut band cover Abba Mania
Selasa, 07 Desember 2021 - 10:09 WIB
Grup Swedia ABBA mengajukan gugatan agar band cover Inggris yang dikenal sebagai Abba Mania berhen...
Kopi asal Kota Batu diminati perusahaan asal Mesir
Senin, 06 Desember 2021 - 22:21 WIB
Perusahaan asal Mesir, CV Mabrouk meminati komoditas kopi asal Kota Batu, Jawa Timur, dan siap untu...
Varian Omicron ditemukan di hampir sepertiga negara bagian AS
Senin, 06 Desember 2021 - 13:25 WIB
Varian Omicron virus corona telah menyebar ke sekitar sepertiga dari seluruh negara bagian Amerika S...
KBRI Tokyo berikan layanan kekonsuleran dan resmikan PKBM kelima di Jepang
Senin, 06 Desember 2021 - 10:44 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menggelar pertemuan  masyarakat dengan Duta Besar Re...
Asia dalam suasana hati-hati saat Omicron menyebar, jelang data IHK AS
Senin, 06 Desember 2021 - 09:55 WIB
Pasar saham Asia memulai pekan ini dengan suasana hati-hati pada perdagangan Senin pagi, karena Omic...
KBRI hadirkan Pasar Indonesia sehari penuh di Pretoria Afrika Selatan
Minggu, 05 Desember 2021 - 12:11 WIB
Kedutaan Besar RI di Pretoria didukung oleh Kantor Promosi Perdagangan Indonesia (ITPC) Johannesburg...
InfodariAnda (IdA)