Pemerintah tegaskan selalu upayakan penyelesaian pelanggaran HAM
Elshinta
Rabu, 20 Oktober 2021 - 23:45 WIB |
Pemerintah tegaskan selalu upayakan penyelesaian pelanggaran HAM
Gambar Ilustrasi. ANTARA/HO-humasprovkaltara

Elshinta.com - Pemerintah menegaskan tidak pernah berhenti dalam mengupayakan penyelesaian pelanggaran hak asasi manusia (HAM) secara bermartabat, seperti disampaikan dalam buku laporan Capaian Kinerja 2021 bertajuk "Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh 2021" yang dirilis Rabu.

"Sesungguhnya, Pemerintah tak pernah berhenti mengupayakan penyelesaian pelanggaran hak asasi manusia (HAM) secara bermartabat. Hak sipil, hak politik, hak ekonomi, sosial, serta budaya harus dilindungi secara berimbang tanpa ada yang terabaikan," sebut Pemerintah dalam laporan yang dikutip di Jakarta, Rabu.

Pemerintah menyampaikan lima tahun ke depan, Rencana Aksi Nasional HAM (Ranham) 2021-2025 dalam Perpres Nomor 53 Tahun 2021 sudah bisa dieksekusi. Dalam rencana aksi tersebut pemajuan HAM terhadap perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan masyarakat adat menjadi konsentrasi.

Dalam laporannya Pemerintah menyertakan lini masa perkembangan Rencana Aksi Nasional HAM (Ranham), antara lain sosialisasi dan ratifikasi instrumen HAM internasional (1998-2003); Pembentukan sekretariat, legislasi, dan pendidikan HAM (2004-2009); Penguatan sekretariat, legislasi, pendidikan HAM dan monitoring serta evaluasi (2011-2014); Penguatan sekretariat, legislasi, pelaksanaan norma UU HAM, monitoring dan evaluasi serta penyediaan layanan pengaduan masyarakat (2015-2019); hingga perwujudan komitmen Pemerintahan Presiden Jokowi untuk melanjutkan dan memperkuat agenda P5HAM (2021-2025).

Lebih jauh Pemerintah juga menyampaikan komitmennya dalam memenuhi hak-hak bagi penyandang disabilitas yang terabaikan. Pemerintah menegaskan penyandang disabilitas bukan warga negara kelas dua.

"Mereka punya kemampuan dalam rupa-rupa bidang kehidupan dan negara memberikan peran itu. Kebijakan afirmasi bukanlah eksklusivitas. Melainkan upaya memenuhi hak-hak mereka yang selama ini terabaikan. Penyandang disabilitas kian berdaya dengan segala kompetensinya," kata Pemerintah dalam laporan tersebut.

Di sisi lain Pemerintah juga memastikan hak perlindungan penuh terhadap warga negara Indonesia yang tersebar di seluruh dunia. Pemerintah melakukan diplomasi terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang menghadapi persoalan kriminal, kelangkaan logistik, ancaman teror, hukum dan HAM di negeri-negeri asing.

"Diplomasi perlindungan warga negara yang bersifat inklusif menjadi prioritas. Dengan modal politik bebas aktif, negara berupaya keras hadir dalam setiap situasi sulit," kata Pemerintah.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Kementerian Luar Negeri, upaya perlindungan WNI yang dilakukan Pemerintah hingga Agustus 2021, antara lain memulangkan 231.514 WNI dari 59 negara, memberikan 225.320 paket bantuan sosial untuk buruh migran Indonesia di Malaysia, penyelamatan 4 WNI dari Abu Sayyaf, repatriasi 28.032 ABK Niaga dari 38 negara, hingga memperkuat pelayanan kegiatan belajar bagi 21.562 anak pekerja migran Indonesia di Malaysia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Survei: Kepuasan publik terhadap Presiden tertinggi sejak pandemi
Minggu, 05 Desember 2021 - 17:45 WIB
Survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia mengungkapkan tingkat kepuasan publik (approv...
 Peringati Milad GAM ke 45, Bendera Bintang Bulan berkibar di Lhokseumawe
Sabtu, 04 Desember 2021 - 20:34 WIB
Perayaan Milad GAM ke 45 tahun, pengibaran bendera berlambang Bintang Bulan berlangsung di halaman M...
 Panglima Sago Wilayah Jrat Manyang Daerah III Tgk Chik Paya Bakong pimpin Gampong Paya Berandang
Sabtu, 04 Desember 2021 - 20:22 WIB
Juliyandi nomor urut dua Seorang Panglima Sagoe Wilayah Jrat Manyang  Daerah III Tgk. Chik di Paya ...
Megawati ingatkan Repdem tetap jadi banteng pembela rakyat
Jumat, 03 Desember 2021 - 21:55 WIB
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan kepada salah satu organisasi sayap...
JK apresiasi pemikiran Rizal Ramli tetap di jalur ekonomi tak jadi pengusaha
Jumat, 03 Desember 2021 - 14:36 WIB
Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI, Muhammad Jusuf Kalla (JK) mengapresiasi sikap begawan ekonomi Riz...
Presiden perintahkan Polda di perbatasan cegah masuknya Omicron
Jumat, 03 Desember 2021 - 13:19 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajaran Polri, terutama kepolisian daerah (Polda) yang m...
Muhaimin: Dua kandidat ketua umum PBNU kader terbaik
Kamis, 02 Desember 2021 - 23:47 WIB
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyatakan dua kandidat calon ketua umu...
Ribuan warga Dili nikmati Pentas Seni dan Pasar Malam Indonesia
Kamis, 02 Desember 2021 - 21:11 WIB
Ribuan warga Dili datang dan membaur bersama menikmati Pentas Seni dan Pasar Malam Indonesia digelar...
PSI dukung kebijakan Sri Mulyani pangkas anggaran MPR
Kamis, 02 Desember 2021 - 21:01 WIB
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung kebijakan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, yang memangka...
Pemkab Parigi Moutong jamin kemudahan investasi bagi investor
Kamis, 02 Desember 2021 - 20:09 WIB
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah akan memberikan jaminan kemudahan investasi bag...
InfodariAnda (IdA)