BPBD Lebak petakan 120 titik jalur evakuasi di pesisir selatan
Elshinta
Selasa, 19 Oktober 2021 - 14:18 WIB |
BPBD Lebak petakan 120 titik jalur evakuasi di pesisir selatan
Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizky Pratama. (ANTARA/elshinta.com)

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, memetakan 120 titik di jalur evakuasi kawasan pesisir selatan untuk penyelamatan warga dari ancaman tsunami.

"Jalur evakuasi dan tempat itu guna menyelamatkan warga jika terjadi bencana tsunami dan tidak banyak korban jiwa," kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizky Pratama di Lebak, Selasa. 

Pemetaan jalur evakuasi tersebut agar masyarakat dapat menyelamatkan diri dan tidak banyak korban jiwa jika terjadi bencana. Penyelamatan warga dari tsunami kurang lebih 10-20 menit. Masyarakat pesisir selatan Jawa yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia dapat bergerak cepat melintasi jalur evakuasi itu.

Sebab, katanya, pesisir selatan Jawa masuk daerah rawan tsunami karena terdapat pertemuan (tumbukan) lempeng di Samudera Hindia, Australia-Benua Asia. Oleh karena itu, BPBD Lebak memetakan jalur evakuasi di pesisir selatan meliputi enam kecamatan, yakni Wanasalam, Malingping, Cihara, Panggarangan, Bayah, dan Cilograng. 

"Kami berharap 12 jalan evakuasi dan delapan titik pengumpulan warga atau tempat evakuasi dapat mengurangi risiko kebencanaan," katanya.

Ia menyebutkan dari 120 titik pemetaan jalur evakuasi itu, 60 titik di antaranya bisa dilintasi kendaraan roda dua dan empat, sedangkan 60 titik lainnya dalam kondisi perbukitan dan pegunungan. Pemetaan jalur evakuasi tersebut, saat ini terpelihara dan terawat untuk kemudahan akses jika sewaktu-waktu terjadi bencana tsunami.

BPBD saat ini juga mengoptimalkan sosialisasi di pesisir selatan guna memberikan pengetahuan kepada masyarakat setempat tentang penyelamatan dari bencana.

Pihaknya juga mengapresiasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyelenggarakan Sekolah Lapang Geofisika agar masyarakat pesisir dapat menyelamatkan diri bila terjadi tsunami dengan berlari ke perbukitan melalui jalur evakuasi dan berlindung di selter maupun bangunan tinggi.

"Kami minta warga pesisir selatan tetap waspada menghadapi ancaman bencana tsunami, " kata Febby.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Cuaca terpantau cerah di sekitar lereng Semeru pada Kamis pagi
Kamis, 09 Desember 2021 - 11:16 WIB
Cuaca terpantau cerah di sekitar lereng Gunung Semeru dari kawasan Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lu...
BPBD: Warga Babel waspadai air pasang laut 2,73 meter
Kamis, 09 Desember 2021 - 11:05 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta warga pesisir ...
Bupati Kapuas Hulu : Pelestarian budaya untuk pengembangan pariwisata
Kamis, 09 Desember 2021 - 10:30 WIB
Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengatakan budaya perlu dijaga dan dilestarikan karena selain as...
Jabar salurkan Rp2 miliar untuk korban Gunung Semeru
Kamis, 09 Desember 2021 - 10:19 WIB
Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyalurkan bantuan senilai Rp2 miliar untuk korban bencana a...
Wali Kota Medan minta investor jaga budaya masyarakat
Kamis, 09 Desember 2021 - 09:35 WIB
Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Bobby Nasution meminta para investor di daerah ini dapat menjaga bu...
Imigran di Medan mulai divaksin COVID-19 Prizer
Kamis, 09 Desember 2021 - 09:23 WIB
Seribuan imigran di Kota Medan, Sumatera Utara mulai disuntik vaksin Pfizer tahap pertama sebagai a...
DPRD Bogor harap pembatalan PPKM level 3 tak sebabkan klaster baru
Kamis, 09 Desember 2021 - 08:47 WIB
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto berharap pembatalan pemberlakuan pembatasan kegiatan masya...
Dinkes: Vaksinasi di Kota Bogor mendekati terget 90 persen
Kamis, 09 Desember 2021 - 08:35 WIB
Dinas Kesehatan Kota Bogor, Jawa Barat, mencatat pencapaian vaksinasi COVID-19 di daerah itu telah m...
Epidemiolog UGM minta 3T ditingkatkan meski PPKM Level 3 batal
Kamis, 09 Desember 2021 - 06:41 WIB
Epidemiolog Universitas Gadjah Mada Bayu Satria Wirayama berharap pelaksanaan 3T (testing, tracing, ...
Indonesia akan ekspor 120.000 ton urea per tahun ke Korsel
Kamis, 09 Desember 2021 - 06:01 WIB
 Indonesia akan mengekspor 120.000 ton urea per tahun ke Korea Selatan untuk tiga tahun ke depan.
InfodariAnda (IdA)