Serangan di Norwegia gunakan senjata tikam, bukan busur panah
Elshinta
Selasa, 19 Oktober 2021 - 09:40 WIB |
Serangan di Norwegia gunakan senjata tikam, bukan busur panah
Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Stoere (Partai Buruh) meletakkan bunga dan menyalakan lilin saat melakukan lawatan ke Kongsberg, Norwegia, pada Jumat (15/10/2021) pascaserangan maut. Terje Bendiksby/NTB/via REUTERS

Elshinta.com - Lima orang yang tewas di sebuah kota kecil di Norwegia pekan lalu semuanya ditikam dan bukan ditembak dengan busur dan anak panah seperti yang diduga sebelumnya, ungkap polisi pada Senin (18/10).

Empat perempuan dan satu pria berusia 52-78 tahun tewas dalam serangan 13 Oktober di Kota Kongsberg, yang berjarak sekitar 70 km dari Ibu Kota Oslo. Tiga orang lainnya mengalami luka, termasuk seorang polisi yang sedang bertugas. Polisi tersebut ditembak dengan busur dan panah pada awal serangan yang berlangsung selama 35 menit itu. Namun, pelaku tampaknya membuang senjata itu, kata penyelidik.

"Lima orang tewas akibat senjata tikam," ungkap inspektur polisi Per Thomas Omholt saat konferensi pers.

Ia menolak menyebutkan jenis-jenis senjata yang digunakan pelaku, apakah pisau atau senjata lebih besar.

"Sejumlah orang dibunuh di dalam rumahnya sendiri, yang lainnya di tempat umum," kata Omholt.

Pada Rabu pekan sebelumnya, polisi mengatakan seorang pria "bersenjatakan" busur dan anak panah melakukan pembunuhan. Mereka lantas menambahkan bahwa senjata-senjata lain juga digunakan dalam kejadian itu. Omholt tidak menjelaskan alasan dirinya membutuhkan enam hari untuk mengklarifikasi senjata yang digunakan.

Para saksi mata menceritakan kepada Reuters bagaimana mereka menyelamatkan diri saat serangan terjadi. Tersangka tunggal dalam kasus tersebut, yang disebut polisi bernama Espen Andersen Braathen, 37 tahun, diyakini oleh penyelidik mengalami gangguan mental dan saat ini ditahan di rumah sakit jiwa. 

Jumlah korban tewas itu menjadi yang terbanyak dalam sejarah Norwegia sejak 2011, ketika ekstremis sayap kanan Anders Behring Breivik membantai 77 orang, yang mayoritas adalah adalah kaum remaja di sebuah perkemahan pemuda.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden Burkina Faso pecat perdana menteri
Kamis, 09 Desember 2021 - 12:14 WIB
Presiden Burkina Faso Roch Kabore pada Rabu (8/12) memecat perdana menterinya di tengah peningkatan ...
Tujuh penjaga perdamaian PBB tewas di Mali akibat ledakan bom
Kamis, 09 Desember 2021 - 10:07 WIB
Tujuh tentara pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tewas dan tiga lainnya luk...
Peneliti: Perhatikan riwayat perjalanan dari negara lain selain Afrika
Rabu, 08 Desember 2021 - 18:57 WIB
Peneliti Kebijakan Publik dari Lembaga Swadaya Masyarakat The Prakarsa Eka Afrina Djamhari menekanka...
Studi: Vaksin Pfizer hanya beri perlindungan sebagian terhadap Omicron
Rabu, 08 Desember 2021 - 16:53 WIB
Varian COVID-19 Omicron sebagian dapat menghindari proteksi dari dua dosis vaksin Pfizer Inc dan mit...
Swiss kerahkan tentara untuk tangani lonjakan COVID-19
Selasa, 07 Desember 2021 - 23:25 WIB
Swiss kembali mengerahkan 2.500 tentara untuk membantu  pemerintah daerah menangani pandemi virus ...
ABBA tuntut band cover Abba Mania
Selasa, 07 Desember 2021 - 10:09 WIB
Grup Swedia ABBA mengajukan gugatan agar band cover Inggris yang dikenal sebagai Abba Mania berhen...
Kopi asal Kota Batu diminati perusahaan asal Mesir
Senin, 06 Desember 2021 - 22:21 WIB
Perusahaan asal Mesir, CV Mabrouk meminati komoditas kopi asal Kota Batu, Jawa Timur, dan siap untu...
Varian Omicron ditemukan di hampir sepertiga negara bagian AS
Senin, 06 Desember 2021 - 13:25 WIB
Varian Omicron virus corona telah menyebar ke sekitar sepertiga dari seluruh negara bagian Amerika S...
KBRI Tokyo berikan layanan kekonsuleran dan resmikan PKBM kelima di Jepang
Senin, 06 Desember 2021 - 10:44 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menggelar pertemuan  masyarakat dengan Duta Besar Re...
Asia dalam suasana hati-hati saat Omicron menyebar, jelang data IHK AS
Senin, 06 Desember 2021 - 09:55 WIB
Pasar saham Asia memulai pekan ini dengan suasana hati-hati pada perdagangan Senin pagi, karena Omic...
InfodariAnda (IdA)