Wakil Ketua MPR: Amendemen UUD harus melewati kajian dalam
Elshinta
Kamis, 14 Oktober 2021 - 12:35 WIB |
Wakil Ketua MPR: Amendemen UUD harus melewati kajian dalam
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. ANTARA/elshinta.com

Elshinta.com - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan bahwa amendemen Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 (UUD NRI 1945) harus melewati kajian dan uji publik secara mendalam.

"Wacana amendemen UUD 1945 mesti dilakukan kajian akademis secara mendalam dan menyeluruh terlebih dahulu," kata Rerie, sapaan akrab Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Wacana amendemen UUD 1945 telah menimbulkan berbagai perbedaan pendapat di masyarakat, seperti yang terlihat pada berbagai diskusi publik yang bergulir. Padahal, menurut Rerie, seharusnya isu amendemen tidak sampai menimbulkan perbedaan pendapat yang tajam.

Dalam negara demokrasi seperti Indonesia, tutur Rerie melanjutkan, perubahan sistem ketatanegaraan adalah suatu proses yang alamiah dan biasa terjadi. Yang perlu menjadi perhatian adalah mencegah perubahan sistem ketatanegaraan agar tidak menjadi bola liar atau menjadi komoditas politik.

"Perubahan yang dilakukan harus berdampak baik untuk seluruh rakyat Indonesia," ucap dia.

Wacana amendemen UUD 1945 bukan wacana yang baru muncul ke permukaan. Sejak periode sebelumnya, MPR telah membahas wacana mengenai amendmen UUD 1945, yang kemudian diserahkan kepada MPR periode saat ini untuk dikaji lebih jauh.

"Saya yakin, munculnya isu amendemen UUD yang dimulai dari MPR periode lalu itu berdasar kepada aspirasi rakyat dengan tujuan agar negara ini jauh lebih baik," ujarnya.

Akan tetapi, sebelum melakukan amendmen kelima, pemerintah perlu mempertimbangkan untuk melakukan evaluasi terhadap hasil-hasil amendemen yang sebelumnya. Melalui hasil evaluasi, pemerintah bersama seluruh pihak yang melakukan amendemen dapat menyusun langkah-langkah yang harus mereka tempuh.

Rerie menekankan bahwa konstitusi yang menjadi tujuan amendemen adalah salah satu elemen utama berjalannya negara dan menjadi panduan rakyat dalam kehidupan bernegara. Oleh karena itu, pemerintah harus melakukan amendemen dengan penuh kehati-hatian dan menghasilkan konstitusi yang sesuai dengan keinginan rakyat.

"Harus buka akses seluas-luasnya kepada rakyat agar bisa memberikan masukan dan pendapatnya untuk kemudian diolah di MPR," kata Rerie menegaskan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
23 Oktober 2019:  Presiden Jokowi lantik anggota Kabinet Indonesia Maju
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 06:18 WIB
Presiden Joko Widodo melantik para menteri negara dan pejabat setingkat menteri yang akan membantuny...
PDIP gelar uji kelayakan pengisian Ketua DPRD Gorontalo Utara
Jumat, 22 Oktober 2021 - 23:25 WIB
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper t...
Wapres: Kemiskinan tidak selesai hanya dengan memberikan bansos
Jumat, 22 Oktober 2021 - 17:35 WIB
Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengatakan kondisi kemiskinan ekstrem dan kemiskinan tidak akan sele...
Legislator minta pemerintah beri solusi kewajiban PCR perjalanan udara
Jumat, 22 Oktober 2021 - 16:34 WIB
Anggota DPR RI Mufti Anam meminta pemerintah untuk menghadirkan solusi bijak terkait kewajiban tes u...
Ma`ruf Amin: Santri berperan dalam penanggulangan COVID-19
Jumat, 22 Oktober 2021 - 15:12 WIB
Wakil Presiden, KH Ma`ruf Amin, mengatakan, para santri ikut berperan dalam penanggulangan pandemi ...
Anggota DPR: Penanganan COVID-19 sudah baik
Jumat, 22 Oktober 2021 - 08:23 WIB
Anggota Komisi IX DPR Dewi Aryani sepakat bahwa penanganan COVID-19 yang telah dilakukan oleh pemeri...
Presiden Jokowi minta pemda di Kalsel percepat vaksinasi masyarakat
Kamis, 21 Oktober 2021 - 21:11 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel) mempercepat v...
KRI Bima Suci singgahi Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap
Kamis, 21 Oktober 2021 - 17:07 WIB
KRI Bima Suci yang tengah menjalani Latihan Praktik Pelayaran Kartika Jala Krida (KJK) Taruna Akadem...
Wapres ziarah ke makam Pahlawan Nasional KHR. As`ad Syamsul Arifin
Kamis, 21 Oktober 2021 - 16:19 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin berziarah dan melakukan doa bersama di makam Pahlawan Nasional KHR As...
PON XX Papua jadi momentum keberhasilan Jokowi-Ma`ruf
Kamis, 21 Oktober 2021 - 12:36 WIB
Bupati Puncak Willem Wandik mengakui, keberhasilan pelaksanaan PON XX di Papua merupakan salah satu ...