Wapres kaget singkong beracun jadi makanan khas di Maluku Tenggara
Elshinta
Rabu, 13 Oktober 2021 - 21:31 WIB |
Wapres kaget singkong beracun jadi makanan khas di Maluku Tenggara
(Kiri ke kanan) Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mohammad Mahfud MD, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Wakil Presiden Ma\'ruf Amin, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki, Mendagri Tito Karnavian dan Gubernur Maluku murad Ismail memberikan keterangan terkait percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di lima kabupaten di Maluku, di di Ambon, Rabu (13/10). (ANTARA/Jimmy Ayal)

Elshinta.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin kaget saat mengetahui "embal" kuliner khas kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, Provinsi Maluku, berasal dari singkong beracun yang mengandung sianida.

"Ternyata embal ini bahannya dari singkong beracun ya? Wah luar biasa nih," kata Wapres Ma'ruf Amin saat meninjau pameran pemberdayaan masyarakat Industri Mikro Kecil dan Menengah (IMKM) di lobi kantor Gubernur Maluku, Rabu.

Saat mengunjungi stan kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Wapres melihat kuliner tersebut dan mendapat penjelasan Bupati Malra M Taher Hanubun bahwa kudapan khas yang terkenal asal Maluku Tenggara dan Kota Tual itu terbuat dari singkong beracun.

Wapres pun menanyakan varian yang dihasilkan dari hasil olahan pati singkong yang oleh masyarakat di Maluku lebih dikenal dengan sebutan "kasbi" itu.

Menurut Wapres jika embal dikemas dengan apik dan menarik serta memiliki aneka rasa, maka bukan tidak mungkin kuliner tersebut dapat merambah pasar dalam negeri.

Bupati Maluku Tenggara M Taher Hanubun menyatakan, embal merupakan makanan pokok masyarakat Malra dan Kota Tual, saat ini dikembangkan sebagai salah satu kuliner unggulan dan digemari banyak orang.

Embal yang saat ini dikembangkan dengan aneka rasa diantaranya rasa coklat, keju serta dicampur kacang dalam berbagai bentuk, ujar bupati, saat ini menjadi makanan pengganti nasi.

Selain itu, embal yang menjadi salah satu mata pencarian warga setempat, sudah dipasarkan secara meluas, bukan saja di daerah asalnya, tetapi hingga ke Kota Ambon dan sejumlah kota lain di tanah air.

Embal juga menjadi "ole-ole" atau buah tangan yang sering dibawa pulang oleh para pendatang atau wisatawan, karena bisa menjadi makanan pengganti nasi, maupun teman minum kopi dan dan teh.

Cara pembuatan menurut Taher, sangat mudah yakni setelah dikupas, singkong atau kasbi ditampung di dalam karung dan dijepit dengan pemberat selama semalam atau lebih agar air yang mengandung racun keluar.

"Jadi patinya dibuang dan ampas singkong saja yang digunakan untuk membuat embal. Kandungan karbohidratnya sangat tinggi melebihi nasi," katanya.

Saat ini, tambah bupati Taher,  banyak industri rumahan yang tumbuh seiring meningkatkan permintaan embal di berbagai daerah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bupati Morut berharap Satpol PP jaga keamanan agar investor nyaman
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 07:45 WIB
Bupati Morowali Utara (Morut) dr. Delis Julkarson Hehi berharap seluruh anggota satuan polisi pamong...
Gubernur Sultra raih penghargaan Duta Inklusi Keuangan dari OJK
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 06:30 WIB
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi berhasil meraih penghargaan sebagai Duta Inklusi dan L...
Anak usia di bawah 12 tahun boleh naik KA lagi
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 06:15 WIB
Anak berusia di bawah 12 tahun kembali diizinkan untuk melakukan perjalanan dengan moda transportasi...
Kemenkes targetkan aplikasi rekam medis hadir tahun depan
Jumat, 22 Oktober 2021 - 23:55 WIB
Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan, Setiaji menargetkan aplikasi rekam medis...
Kawasan wisata GWK Cultural Park buka kembali bagi kunjungan wisatawan
Jumat, 22 Oktober 2021 - 22:25 WIB
Kawasan pariwisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park di Kabupaten Badung, Bali, buka kembal...
Menteri KKP tebar 100 ribu benih ikan di Desa Wisata Pamegarsari
Jumat, 22 Oktober 2021 - 21:10 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menebar 100 ribu benih ikan di Situ Lebak Wangi...
 Peringati Hari Santri, Bupati Kudus minta santri sukseskan vaksinasi
Jumat, 22 Oktober 2021 - 20:55 WIB
Sebagai Kota Santri di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sudah barang tentu ada ratusan pondok pesantren...
 Hari Santri, PNS Pemprov Jateng `ngantor` sarungan
Jumat, 22 Oktober 2021 - 20:44 WIB
 Ada yang menarik dengan penampilan para aparatur sipil negara Pemprov Jateng pada Jumat (22/10). P...
Kemenkeu berikan keringanan utang pada 1.292 debitur kecil
Jumat, 22 Oktober 2021 - 20:35 WIB
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan memberikan keringanan utang kepada 1...
Yogyakarta luncurkan program Aksi Bergizi cegah anemia pada remaja
Jumat, 22 Oktober 2021 - 19:59 WIB
Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan bekerja sama dengan UNICEF meluncurkan program Ak...