Mantan pegawai KPK ungkap niat bentuk partai politik
Elshinta
Rabu, 13 Oktober 2021 - 18:35 WIB |
Mantan pegawai KPK ungkap niat bentuk partai politik
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rasamala Aritonang mengungkap niatnya membentuk partai politik (parpol) yang bersih, berintegritas, dan akuntabel.

"Benar, ya kepikiran kalau mau bikin perubahan yang punya 'impact' besar kan partai politik adalah salah satu kendaraan strategis dalam sistem demokrasi," ucap Rasamala dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (13/10).

Rasamala adalah salah satu dari 57 pegawai KPK yang diberhentikan karena dinyatakan tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagai salah satu syarat proses pengalihan pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Sementara ini kan publik banyak mengkritik parpol. Jadi, sebenarnya saya melihat ada peluang besar untuk membangun parpol yang bersih, berintegritas dan akuntabel," kata mantan Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum pada Biro Hukum KPK tersebut.

Ia mengatakan sudah mendiskusikan keinginannya tersebut dengan beberapa kawannya yang juga mantan pegawai KPK. Selain itu, ia juga bakal meminta masukan dan pandangan dari tokoh-tokoh bangsa perihal pembentukan parpol tersebut.

"Lakso Anindito, Hotman (Tambunan), dan ada beberapa orang lagi. Saya juga dalam waktu dekat sedang mengupayakan untuk ketemu tokoh-tokoh untuk minta pandangan dan masukkan," ucap Rasamala.

Ia mengakui tidak mudah membentuk parpol karena syaratnya yang rumit. Kendati demikian, kata dia, rencana tersebut layak dicoba untuk perubahan dan kemajuan Indonesia.

Ia juga mengungkapkan nama parpol yang akan dibentuknya tersebut, yaitu Partai Serikat Pembebasan dengan ideologi Pancasila yang hakiki.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
1 Desember 1956: Mohammad Hatta mundur dari jabatan Wakil Presiden
Rabu, 01 Desember 2021 - 06:10 WIB
Lewat hasil sidang, DPR akhirnya menyepakti permintaan pengunduran diri Mohammad Hatta dari jabatan ...
Puan: DPR siap menindaklanjuti Putusan MK terkait UU Ciptaker
Selasa, 30 November 2021 - 18:35 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa DPR menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi terkait Unda...
Farabi A Rafiq: Airlangga Hartarto dapat dipasangkan dengan Anies Baswedan
Selasa, 30 November 2021 - 17:45 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya (DPD Partai Golkar) Kota Depok, Jawa Barat, Farab...
Peneliti: Aturan PT rusak tatanan demokrasi dan hanya untungkan oligarki
Selasa, 30 November 2021 - 15:45 WIB
Aturan ambang batas pencalonan presiden atau presidential treshold (PT), juga threshold untuk pemili...
Ketua DPR RI dorong negara GNB dukung kemerdekaan Palestina
Senin, 29 November 2021 - 14:12 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani dalam acara Inagurasi Pembentukan Parliamentary Network of Non-Aligned M...
Hengky Kurniawan minta anggota Korpri tak gagap teknologi
Senin, 29 November 2021 - 11:45 WIB
Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan meminta anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ...
29 November 1971: Berdirinya KORPRI
Senin, 29 November 2021 - 06:00 WIB
Hari ini 50 tahun yang lalu, Korps Pegawai Republik Indonesia atau biasa disebut Korpri dibentuk. Ko...
Calon kades di Tulungagung deklarasi damai pilkades serentak
Minggu, 28 November 2021 - 19:26 WIB
Sebanyak 35 calon kepala desa dari 14 desa di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (27/11), mena...
 Maksimalkan pemahaman 4 pilar, MPR RI undang narasumber Bahasa Madura
Minggu, 28 November 2021 - 18:12 WIB
Pelaksanaan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dilak...
Polres Dairi tetapkan sembilan tersangka kasus pengrusakan kotak suara Pilkades
Minggu, 28 November 2021 - 17:25 WIB
Kepolisian Resort (Polres) Dairi telah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dalam kasus kerus...
InfodariAnda (IdA)