Orangtua wajib diedukasi soal kesehatan mental pada anak bibir sumbing
Elshinta
Sabtu, 11 September 2021 - 09:01 WIB |
Orangtua wajib diedukasi soal kesehatan mental pada anak bibir sumbing
Ilustrasi anak yang mengalami masalah kesehatan mental (ANTARA/Shutterstock)

Elshinta.com - Penolakan dan perundungan terhadap anak dengan bibir sumbing atau celah langit-langit mulut tak jarang dilakukan oleh keluarga terdekat, oleh karenanya sangat penting untuk memberikan edukasi kepada orangtua bahwa masalah ini dapat diperbaiki.

Hanlie Muliani, M.Psi, Psikolog Klinis, Sahabat Orang Tua & Anak (SOA) Parenting & Education Support Center, mengatakan sangat normal jika orangtua merasa kaget dan sedih saat mengetahui anaknya mengalami bibir sumbing dan atau celah langit-langit mulut.

Yang harus disadari adalah bibir sumbing dan atau celah langit-langit mulut bukanlah sebuah kutukan, mitos yang sering beredar di masyarakat. Sebab, bibir sumbing dapat diperbaiki sedini mungkin.

"Kaget itu normal dan manusiawi. Ini adalah sesuatu yang bisa terjadi dalam proses kehamilan. Ingat tidak ada satu orang pun yang ingin lahir dengan kondisi sumbing dan sumbing langit-langit," ujar Hanlie dalam webinar "Stop Bullying Bibir Sumbing!" pada Jumat (10/9).

"Tahap berikutnya menerima apa adanya, menerima dg tulus, kita memang tidak bisa merencanakan kelahiran, tapi kita bisa merencanakan masa depan," lanjut Hanlie.

Hanlie menjelaskan ketika seorang anak memiliki bentuk bibir yang berbeda dengan teman-temannya, secara otomatis ia akan merasa tidak percaya dini. Pada akhirnya hal ini akan mempengaruhi psikologis dan berpengaruh pada masa depannya, belum lagi jika anak tersebut mendapat penolakan dari keluarga.

Orangtua pun diharapkan bisa bertugas melindungi anak, khususnya dari perundungan keluarga besar. Pemberian kasih sayang pun tidak boleh berubah meski anak memiliki perbedaan fisik.

"Support dari keluarga ini yang paling dibutuhkan sehingga anak bisa dapat penerimaan, orangtua tidak ikut merundung, diumpetin, si anak jadi tidak mau dibawa keluar. Anak harus merasa dicintai, mendapat perlakuan yang sama, kalau ada perundungan orangtua bisa melindung," kata Hanlie.

Lebih lanjut Hanlie mengatakan sangat penting untuk menggugah dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan mental anak yang mengalami bibir sumbing dan atau celah langit-langit mulut agar kedepannya tidak ada masalah depresi.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Orangtua wajib diedukasi soal kesehatan mental pada anak bibir sumbing
Sabtu, 11 September 2021 - 09:01 WIB
Penolakan dan perundungan terhadap anak dengan bibir sumbing atau celah langit-langit mulut tak jara...
Penyebab `learning loss` dan kiat menyiasatinya
Minggu, 05 September 2021 - 11:37 WIB
Pemerhati dan Praktisi Pendidikan Indra Charismiadji membagikan sejumlah faktor yang menyebabkan ter...
Ajak anak pilih masker sendiri
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 09:13 WIB
Mengajari anak mengikuti protokol kesehatan di tengah pandemi bisa dimulai dengan mengajak buah hati...
Pentingnya peran orang tua rayakan kemerdekaan di rumah bersama anak
Senin, 16 Agustus 2021 - 22:05 WIB
Orang tua memiliki peranan penting untuk mengenalkan dan merayakan momen Hari Kemerdekaan Republik I...
Ajarkan toleransi dan kebhinekaan kepada anak sejak dini
Kamis, 05 Agustus 2021 - 09:54 WIB
Asisten Deputi Peningkatan Partisipasi Keluarga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan ...
Ahli gizi ungkap alasan penting anak 5-12 tahun wajib bergerak aktif
Kamis, 29 Juli 2021 - 08:16 WIB
Anak usia sekolah atau 5-12 tahun setidaknya harus melakukan aktivitas fisik selama 60 menit per har...
Ragam cara orang tua beri rasa bangga pada anak agar bertumbuh optimal
Minggu, 25 Juli 2021 - 18:13 WIB
Psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia Ratih Ibrahim membagikan beragam cara bagi para orang ...
Mengenal gejala stres pada anak
Sabtu, 24 Juli 2021 - 21:09 WIB
Rasa khawatir dan cemas tidak hanya dirasakan oleh orangtua saat pandemi COVID-19, anak-anak pun bis...
Pakar sebut ada tiga masalah kesehatan pada anak saat pandemi COVID-19
Sabtu, 24 Juli 2021 - 20:02 WIB
Selama masa pandemi COVID-19, utamanya saat penerapan pembatasan mobilitas pada anak guna mencegah p...
Cara tangani alergi bahan makanan pada anak
Sabtu, 24 Juli 2021 - 18:03 WIB
Dokter spesialis anak Rini Sekartini membagikan tips kepada orang tua untuk menangani alergi kandung...
Live Streaming Radio Network