Risiko bencana tinggi, Kota Magelang segera punya BPBD
Elshinta
Kamis, 08 April 2021 - 15:11 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Risiko bencana tinggi, Kota Magelang segera punya BPBD
Apel kesiapsiagaan penanggulangan  bencana di halaman kantor Wali Kota Magelang. Foto: Ilustrasi/Kurniawati.

Elshinta.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang akan membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), setelah selama ini dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) secara ex officio. BPBD merupakan perangkat daerah yang bertugas dan berfungsi dalam penanganan dan penanggulangan bencana.

Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz mengatakan, pembentukan perangkat baru ini berdasarkan Perda No 4 tahun 2020 yang merupakan gubahan dari Perda No 3/2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah.

“Selama ini Pemkot belum membentuk BPBD. Tugas-tugas kebencanaan dilaksanakan beberapa perangkat daerah, seperti Satpol PP, Dinsos, Disperkim, DLH, dan DPU PR,” ujarnya dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Magelang Kesembilan Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2021, Senin (5/4).

Ia memaparkan berdasarkan hasil kajian kebencanaan serta indek ratio bencana Indonesia (IRBI) tahun 2018, disebutkan bahwa indek ratio bencana per kabupaten/kota provinsi Jawa Tengah, Kota Magelang memiliki tingkat kelas risiko tinggi dengan skor 108.

“Oleh karena itu kehadiran BPBD menjadi sangat penting dan mendesak, dalam rangka penguatan kapasitas kelembagaan penanggulangan bencana dan mengoptimalkan penanganan serta penanggulangan bencana di daerah,” katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Kamis (8/4). 

Selain itu, Pemkot Magelang juga menggabungan dua perangkat daerah, yaitu Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) tipe C dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) tipe B. Penggabungan ini dimaksudkan guna mewujudkan perangkat daerah yang efektif dan efisien.

Menurutnya, penggabungan ini atas pertimbangannya efisiensi sumber daya, meliputi efisiensi dalam bidang SDM, efisiensi dalam bidang keuangan, dan efisiensi dalam sarana prasarana penunjang tugas.

"Dengan penggabungan ini, maka menjadi perangkat daerah tipe A dengan nama Bappeda,” jelasnya.

Ketua DPRD Kota Magelang, Budi Prayitno menyambut baik setelah langkah yang diambil Pemkot Magelang ini. Dikatakan, selama ini anggaran BPBD melekat di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), sehingga dinilai kurang maksimal dalam penangananan kebencanaan di Kota Sejuta Bunga.

“Dengan terbentuknya badan sendiri, maka tugas dan fungsinya akan lebih maksimal. Terkait kebencanaan bisa terakomodir semua di badan ini. BPBD ini sudah menjadi amanah UU agar tiap daerah memiliki BPBD. Dengan dasar yang kuat ini, maka segera saja merealisasikannya,” paparnya.

Kehadiran BPBD, katanya, dirasa sangat penting dan mendesak saat ini. Hal ini mengingat Kota Magelang juga rawan kejadian bencana alam, seperti longsor, angin kencang, pohon tumbang, termasuk kejadian orang hanyut di sungai.  

 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jasa Marga dan Basarnas teken MoU kerjasama pelayanan di tol
Sabtu, 17 April 2021 - 14:22 WIB
PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) menandatanga...
Indonesia serukan solidaritas global akses vaksin COVID-19 di PBB
Sabtu, 17 April 2021 - 13:11 WIB
Indonesia kembali menyerukan pentingnya solidaritas global untuk memastikan akses vaksin COVID-19 ya...
Doni Monardo: Jangan keberatan larangan mudik agar tidak menyesal
Sabtu, 17 April 2021 - 12:47 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menginginkan masyarakat memahami da...
Moderasi upaya hindarkan bahaya radikalisasi di kalangan milenial
Sabtu, 17 April 2021 - 12:24 WIB
Pendidikan dan sosialisasi untuk melawan radikalisme dan terorisme kepada anak muda milenial sangat...
Disdukcapil Langkat dan RSU Delia sepakati kerjasama `ALDA KITA`
Sabtu, 17 April 2021 - 12:10 WIB
Terus berinovasi memaksimalkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat Langkat. Bupati...
 Gubernur NTT minta kapal pemerintah berlabuh di Pulau Ndao dan Nuse
Sabtu, 17 April 2021 - 11:57 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat memerintahkan kabag protokol agar berko...
ADD tahap satu di Langkat cair sebelum lebaran
Sabtu, 17 April 2021 - 11:45 WIB
Bertujuan meningkatkan pembangunan di pedesaan, Bupati Langkat Terbit Rencana PA, mengintruksikan ag...
Pemprov Sumbar bantu korban bencana di NTT
Sabtu, 17 April 2021 - 11:10 WIB
Pemerintah provinsi Sumatera Barat (Sumbar) membantu masyarakat korban bencana siklon tropis di prov...
100 orang Satpol PP dan Wali Kota Malang jalani tes urine 
Sabtu, 17 April 2021 - 10:25 WIB
Tak mau kecolongan dengan adanya ASN kepala dinas yang positif gunakan narkotika jenis sabu dan perk...
PFI Medan kecam penghalangan tugas jurnalis oleh pengamanan Bobby Nasution
Sabtu, 17 April 2021 - 09:27 WIB
Pewarta Foto Indonesia mengecam tindakan pengusiran dan dugaan intimidasi terhadap  dua jurnalis s...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV