KTNA Karawang sebut petani hadapi murahnya harga gabah
Elshinta
Kamis, 08 April 2021 - 13:27 WIB |
KTNA Karawang sebut petani hadapi murahnya harga gabah
Ilustrasi panen padi. (ANTARA/Ali Khumaini/dok)

Elshinta.com - Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebutkan saat ini petani tengah menghadapi dengan harga gabah yang murah.

Ketua KTNA Karawang Endjam Djamsir, di Karawang, Kamis mengatakan kalau saat ini banyak petani yang mengeluhkan turunnya harga gabah.

Sekarang ini gabah di wilayah Karawang dibeli dengan harga murah, Rp3.800 per kilogram. Padahal sebelumnya harga gabah mencapai Rp4.200 per kilogram.

Harga gabah yang mencapai Rp3.800 per kilogram itu jelas merugikan petani, di bawah harga pokok penjualan.

Menurut dia, secara umum hasil panen petani Karawang melimpah.

Pada musim panen kali ini, Karawang menghasilkan sekitar 1,3 juta ton gabah kering giling.

"Jumlah itu melebihi target pemerintah. Jadi sebenarnya Karawang sangat surplus," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Karawang Hanafi mengatakan, saat ini pihaknya telah menggulirkan Gerakan Serap Gabah sesuai dengan instruksi Kementerian Pertanian.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga gabah di pasaran agar tidak anjlok. (KR-MAK)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jasa Marga dan Basarnas teken MoU kerjasama pelayanan di tol
Sabtu, 17 April 2021 - 14:22 WIB
PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) menandatanga...
Indonesia serukan solidaritas global akses vaksin COVID-19 di PBB
Sabtu, 17 April 2021 - 13:11 WIB
Indonesia kembali menyerukan pentingnya solidaritas global untuk memastikan akses vaksin COVID-19 ya...
Doni Monardo: Jangan keberatan larangan mudik agar tidak menyesal
Sabtu, 17 April 2021 - 12:47 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menginginkan masyarakat memahami da...
Moderasi upaya hindarkan bahaya radikalisasi di kalangan milenial
Sabtu, 17 April 2021 - 12:24 WIB
Pendidikan dan sosialisasi untuk melawan radikalisme dan terorisme kepada anak muda milenial sangat...
Disdukcapil Langkat dan RSU Delia sepakati kerjasama `ALDA KITA`
Sabtu, 17 April 2021 - 12:10 WIB
Terus berinovasi memaksimalkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat Langkat. Bupati...
 Gubernur NTT minta kapal pemerintah berlabuh di Pulau Ndao dan Nuse
Sabtu, 17 April 2021 - 11:57 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat memerintahkan kabag protokol agar berko...
ADD tahap satu di Langkat cair sebelum lebaran
Sabtu, 17 April 2021 - 11:45 WIB
Bertujuan meningkatkan pembangunan di pedesaan, Bupati Langkat Terbit Rencana PA, mengintruksikan ag...
Pemprov Sumbar bantu korban bencana di NTT
Sabtu, 17 April 2021 - 11:10 WIB
Pemerintah provinsi Sumatera Barat (Sumbar) membantu masyarakat korban bencana siklon tropis di prov...
100 orang Satpol PP dan Wali Kota Malang jalani tes urine 
Sabtu, 17 April 2021 - 10:25 WIB
Tak mau kecolongan dengan adanya ASN kepala dinas yang positif gunakan narkotika jenis sabu dan perk...
PFI Medan kecam penghalangan tugas jurnalis oleh pengamanan Bobby Nasution
Sabtu, 17 April 2021 - 09:27 WIB
Pewarta Foto Indonesia mengecam tindakan pengusiran dan dugaan intimidasi terhadap  dua jurnalis s...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV