PN Jakarta Selatan tunda sidang Jumhur karena ahli bahasa tidak hadir
Elshinta
Kamis, 08 April 2021 - 13:04 WIB |
PN Jakarta Selatan tunda sidang Jumhur karena ahli bahasa tidak hadir
Petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jumhur Hidayat yang saat ini menjadi terdakwa kasus penyebaran berita bohong ditempatkan oleh petugas kejaksaan di ruang tunggu usai menghadiri sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (8-4-2021). ANTARA/Genta Tenri Mawangi

Elshinta.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di Jakarta, Kamis, menunda sidang kasus penyebaran berita bohong dengan terdakwa Jumhur Hidayat karena jaksa penuntut umum (JPU) belum dapat menghadirkan ahli bahasa sebagaimana telah dijadwalkan dalam persidangan sebelumnya, Senin (5/4).

Ketua Majelis Hakim Agus Widodo mengumumkan sidang akan berlanjut di PN Jakarta Selatan, Senin (12/4), dengan agenda mendengarkan keterangan dua ahli dari jaksa.

"Sidang dilanjutkan pada hari Senin pukul 08.30 WIB, agak lebih pagi agar jaksa diminta langsung mendatangkan dua ahli," kata anggota tim kuasa hukum Jumhur, Marudut Hasiholan, saat ditemui di luar ruang sidang.

Dalam kesempatan berbeda, anggota tim kuasa hukum terdakwa lainnya, Oky Wiratama, saat ditemui di luar ruang sidang, Selasa, menerangkan pihak penuntut umum kemungkinan akan menghadirkan ahli bahasa dan ahli sosiologi hukum.

"Hakim memerintahkan penuntut umum langsung mendatangkan dua ahli pada sidang-sidang berikutnya,” kata Oky menegaskan.

Jumhur, untuk kedua kalinya, kembali hadir secara langsung di ruang sidang.

Ia datang ke PN Jakarta Selatan mengenakan baju batik berwarna biru dan disambut oleh para pendukungnya, sebagian besar mengaku berasal dari kelompok aktivis Pro Demokrasi (ProDEM).

Sebelumnya, Jumhur mengikuti sidang secara virtual dari rumah tahanan (rutan) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Oky memastikan Jumhur akan selalu hadir secara langsung di PN Jakarta Selatan untuk mengikuti persidangan terhadap dirinya.

"Jumhur akan datang terus, sudah diperintahkan oleh hakim agar dia dihadirkan ke ruang sidang. Jaksa juga kooperatif," kata Oky menerangkan.

Jumhur Hidayat, petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), didakwa oleh jaksa dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong yang menimbulkan kericuhan.

Jumhur, menurut jaksa, menyebarkan kabar bohong itu lewat akun Twitter pribadinya.

Jumhur pun dijerat dengan dua pasal alternatif, yaitu Pasal 14 Ayat (1) juncto Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 KUHP atau Pasal 45A Ayat (2) jo. Pasal 28 Ayat (2) UU No.19/2016 tentang Perubahan UU No.11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polsek Tebet tangkap pelaku begal sepeda motor
Jumat, 16 April 2021 - 19:20 WIB
Polsek Metro Tebet menangkap satu orang pelaku begal sepeda motor berpelat merah dengan nomor kendar...
Kemenag Cianjur berhentikan kepsek MTS terlibat pesta narkoba
Kamis, 15 April 2021 - 23:11 WIB
Kemenang Cianjur, Cianjur, Jawa Barat, memberhentikan sementara Kepala Madrasah Tsanawiyah (MtS) N...
Korlantas siapkan pos penyekatan 24 jam antisipasi mudik jalur selatan
Kamis, 15 April 2021 - 22:27 WIB
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Istiono mengatakan jajarannya menyiapkan po...
Edhy Prabowo mengaku tidak bersalah usai didakwa terima Rp25,75 miliar
Kamis, 15 April 2021 - 16:11 WIB
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo tetap mengaku tidak bersalah setelah didakwa mene...
Polisi tembak mati seorang terduga teroris di Makassar
Kamis, 15 April 2021 - 13:48 WIB
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menembak mati salah seorang terduga teroris berinis...
KPK panggil dua saksi terkait kasus Samin Tan
Kamis, 15 April 2021 - 13:43 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis memanggil dua saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi ...
KPK dalami aliran dana banprov ke Pemkab Indramayu
Kamis, 15 April 2021 - 12:37 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami enam saksi perihal dugaan aliran sejumlah dana atas per...
Mantan Menteri Kelautan didakwa terima suap Rp25,75 miliar
Kamis, 15 April 2021 - 12:32 WIB
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo didakwa menerima 77 ribu dolar AS dan Rp24,6...
KPK telusuri aliran uang Nurdin Abdullah lewat transaksi perbankan
Kamis, 15 April 2021 - 11:42 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan aliran uang milik tersangka Gubernur Sulawesi S...
Polri jelaskan status keanggotaan 2 tersangka `unlawful killing`
Kamis, 15 April 2021 - 10:36 WIB
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menjelaskan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV