Rupiah terkoreksi masih dibayangi meningkatnya imbal hasil obligasi AS
Elshinta
Senin, 08 Maret 2021 - 16:49 WIB |
Rupiah terkoreksi masih dibayangi meningkatnya imbal hasil obligasi AS
Ilustrasi: Karyawan menghitung mata uang rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta Pusat. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan./aww. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan terkoreksi, masih dibayangi meningkatnya imbal hasil (yield) obligasi AS yang kini mencapai level 1,6 persen.

Rupiah ditutup melemah 60 poin atau 0,42 persen ke posisi Rp14.360 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.300 per dolar AS.

Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures Nanang Wahyudin di Jakarta, Senin, mengatakan, tekanan masih dialami rupiah di mana hal yang sama juga terjadi dengan mata uang utama dunia lainnya.

"Kenaikan yield obligasi AS menjadi pemicu penguatan dolar selama pekan kemarin mencapai 1,2 persen. Ditambah lagi harapan pasar akan stimulus AS yang makin melimpah di pasar keuangan karena banyaknya peredaran mata uang di pasaran," ujar Nanang.

Hal tersebut, lanjut Nanang, memberi dorongan tersendiri bagi dolar bahwa proses pemulihan ekonomi AS lebih cepat dibandingkan negara maju lainnya.

Stimulus fiskal AS senilai 1,9 triliun dolar AS telah diloloskan oleh Senat. Selanjutnya, pengesahan akan dilakukan oleh Kongres AS dan dikirimkan kepada Presiden Joe Biden untuk ditandatangani sebelum batas waktu 14 Maret 2021 dan memperbaharui program bantuan sebelumnya.

Menurut Nanang, kini rupiah cukup sulit untuk kembali bergerak di bawah Rp14.200 per dolar AS. Saat ini potensi terdekat rupiah adalah untuk mengejar area resisten Rp14.400 dan Rp14.450, serta yang paling krusial Rp14.500. Sedangkan untuk support di Rp14.310 dan Rp14.250.

"Untuk dalam negeri belum ada faktor penting yang menjadi perhatian, karena faktor eksternal cukup deras perhatian yakni laju inflasi AS," kata Nanang

Dari domestik, Survei Konsumen Bank Indonesia pada Februari 2021 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi membaik. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Februari 2021 sebesar 85,8, sedikit meningkat dari 84,9 pada Januari 2021.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.335 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.335 per dolar AS hingga Rp14.380 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin menunjukkan rupiah melemah Rp14.390 per dolar AS, dibandingkan posisi pada Jumat (5/3) lalu Rp14.371 per dolar AS.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Masyarakat serahkan batu ke BKB dukung pelestarian Borobudur
Minggu, 18 April 2021 - 19:01 WIB
Sejumlah warga yang tergabung dalam Masyarakat Budaya Borobudur menyerahkan dua potong batu ke Balai...
Pemkot Mataram alokasikan Rp1 miliar untuk perbaikan irigasi
Minggu, 18 April 2021 - 18:50 WIB
Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 mil...
Bupati Landak minta anggota PMKRI ikuti perkembangan era Disrupsi 4.0
Minggu, 18 April 2021 - 18:30 WIB
Bupati Landak Provinsi Kalimantan Barat Karolin Margret Natasa meminta anggota Perhimpunan Mahasiswa...
Tiga desa di Malra kantongi izin kelola hutan
Minggu, 18 April 2021 - 18:10 WIB
ementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberi izin pengelolaan dan pemanfaatan kawasan hu...
Toga di Beoga ungkap aksi KKB tidak berperikemanusiaan
Minggu, 18 April 2021 - 18:00 WIB
Tokoh agama di Beoga Provinsi Papua Pdt Jupinus Wama mengungkapkan aksi kelompok kriminal bersenjata...
Pengamat: PPKM mikro bisa diperpanjang dengan bantuan ke nelayan kecil
Minggu, 18 April 2021 - 17:50 WIB
Pengamat sektor kelautan dan Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan Abdul Halim m...
Sultra tingkatan kualitas produksi rumput laut
Minggu, 18 April 2021 - 17:20 WIB
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) terus mend...
TSI gelar Ramadhan di Kampung Karavan berbekal sertifikat CHSE
Minggu, 18 April 2021 - 17:10 WIB
Objek wisata nasional Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggelar p...
Bulog janji serap 50.000 ton beras petani Sumsel hingga Mei 2021
Minggu, 18 April 2021 - 17:00 WIB
Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) berjanji menyerap sebanyak 50.000 ton beras petani di Sumatera S...
POM - Dinkes Belitung lakukan uji sampel takjil buka puasa
Minggu, 18 April 2021 - 16:50 WIB
Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Dinas ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV