Inilah yang perlu Anda ketahui tentang virus corona sekarang
Elshinta
Selasa, 23 Februari 2021 - 15:35 WIB |
Inilah yang perlu Anda ketahui tentang virus corona sekarang
Dokumentasi - Tenaga kesehatan bekerja di dalam unit penanganan penyakit virus corona (COVID-19) di United Memorial Medical Center di Houston, Texas, Amerika Serikat, Sabtu (12/12/2020), saat Amerika Serikat hampir mencapai angka 300.000 kematian. (ANTARA FOTO/REUTERS/Callaghan O\'Hare/rwa/cfo/am.)

Elshinta.com -  Inilah yang perlu Anda ketahui tentang virus corona sekarang:

Amerika Serikat mengalami 500.000 kematian akibat COVID-19
Amerika Serikat pada Senin (22/2) melewati tonggak mengejutkan dengan 500.000 kematian COVID-19, hanya dalam setahun sejak pandemi virus corona menewaskan korban pertamanya di wilayah Santa Clara, California.

Sekitar 19 persen dari total kematian akibat virus corona global telah terjadi di Amerika Serikat, angka yang terlalu besar mengingat negara itu hanya menyumbang empat persen dari populasi dunia. Negara ini memiliki angka kematian keseluruhan tertinggi, yang mencerminkan kurangnya respons nasional yang terpadu. 

COVID-19 dari varian Inggris bertahan lebih lama
Alasan varian virus corona yang pertama kali diidentifikasi di Inggris lebih menular daripada versi virus sebelumnya mungkin karena virus itu membutuhkan lebih banyak waktu di dalam orang yang terinfeksi, memberi mereka lebih banyak waktu untuk menyebarkan virus, menurut sebuah penelitian kecil. Di antara individu yang terinfeksi varian yang diberi kode B.1.1.7 itu, durasi rata-rata infeksi adalah 13,3 hari, dibandingkan dengan 8,2 hari pada mereka yang terinfeksi oleh versi lama virus corona.

"Penemuan ini masih awal, karena didasarkan pada tujuh kasus B.1.1.7," para peneliti mengingatkan dalam sebuah laporan yang diunggah tanpa tinjauan sejawat di situs Universitas Harvard. "Namun, jika didukung oleh data tambahan, periode isolasi yang lebih lama --dari yang direkomendasikan saat ini 10 hari setelah awal munculnya gejala-- mungkin diperlukan untuk menghentikan secara efektif infeksi sekunder oleh varian ini," kata mereka. 

Pfizer akan mengirimkan 13 juta dosis vaksin seminggu ke AS pada pertengahan Maret
Pfizer Inc memperkirakan bisa mengirimkan lebih dari 13 juta dosis vaksin COVID-19 seminggu ke Amerika Serikat pada pertengahan Maret. Jumlah itu merupakan lebih dari dua kali lipat dari pengiriman awal Februari, kata seorang eksekutif Pfizer dalam kesaksian yang disiapkan menjelang dengar pendapat Kongres, Selasa. 

Perusahaan-perusahaan farmasi lainnya, termasuk Moderna dan Johnson & Johnson, juga mengatakan mereka bermaksud untuk meningkatkan pengiriman. Dengan tekad yang ditunjukkan para perusahaan obat tersebut, Amerika Serikat berada di jalur yang tepat untuk menerima 240 juta dosis pada akhir Maret dan 700 juta dosis pada pertengahan tahun. Jumlah tersebut lebih dari cukup untuk memberi dosis pada seluruh populasi AS. 

WHO mendukung dana kompensasi untuk efek samping vaksin yang serius
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyetujui rencana kompensasi tanpa (pembuktian) kesalahan untuk klaim efek samping yang serius pada orang-orang di 92 negara miskin karena vaksin COVID-19 dari skema pembagian COVAX. Persetujuan WHO itu menyelesaikan masalah besar di antara para pemerintah penerima vaksin. 

Program itu, yang menurut WHO merupakan mekanisme kompensasi cedera vaksin yang pertama dan satu-satunya yang beroperasi pada skala internasional, akan menawarkan kepada orang-orang yang layak memperoleh "proses yang cepat, adil, sehat dan transparan", kata WHO dalam sebuah pernyataan. Negara-negara yang mendanai sendiri pengadaan vaksin COVID-19 juga merencanakan program mereka sendiri soal pertanggungjawaban. 


Sumber : Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
GERD saat pandemi didorong faktor stres
Sabtu, 06 Maret 2021 - 09:15 WIB
Faktor stres memegang peranan besar di balik penyakit GERD (gastroesophageal reflux disease) saat pa...
Kolaborasi vaksinasi lansia Pemerintah-Gojek diapresiasi mitra driver
Jumat, 05 Maret 2021 - 14:54 WIB
Para mitra driver mengapresiasi kolaborasi pemerintah dan Gojek yang memberikan perhatian kepada p...
Pakar: Tingkatkan imunitas lansia sebelum divaksin COVID-19
Jumat, 05 Maret 2021 - 11:45 WIB
Pakar nutrisi yang merupakan anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Johanes Casay Chandrawinata, M...
Hitung kalori demi turunkan berat badan sesuai gender & usia
Jumat, 05 Maret 2021 - 07:52 WIB
Mempertahankan defisit kalori dalam upaya penurunan berat badan memang perlu, tetapi hal itu bukanla...
Menkes apresiasi Halodoc dan Gojek bantu edukasi vaksinasi COVID-19
Jumat, 05 Maret 2021 - 07:41 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi kesigapan Halodoc dan Gojek dalam mendukung prog...
Kemkes: Obesitas berpotensi meningkat di masa pandemi COVID-19
Kamis, 04 Maret 2021 - 18:08 WIB
Direktur Gizi Masyarakat Ditjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Dr. Dhian Dipo menuturkan...
 170 ribu lansia di Magelang siap divaksin
Kamis, 04 Maret 2021 - 11:36 WIB
Sekitar 170 ribu sasaran vaksinasi tahap 2 berusia lanjut (lansia)  berumur 60 tahun atau lebih  d...
Menkes minta masyarakat yang ingin divaksin untuk bersabar
Rabu, 03 Maret 2021 - 15:47 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat yang ingin segera mendapatkan vaksin untuk ...
Kiat menjaga diri dari varian baru corona B117 Kembali
Rabu, 03 Maret 2021 - 12:24 WIB
Otoritas kesehatan sekarang menghadapi rintangan besar baru seiring ditemukannya varian baru virus c...
4.621 pasien COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran masih rawat inap
Rabu, 03 Maret 2021 - 10:36 WIB
Sebanyak 4.621 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kem...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV