Alumni UBAYA diharapkan beri kontribusi positif untuk masyarakat 
Elshinta
Minggu, 21 Februari 2021 - 09:38 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Alumni UBAYA diharapkan beri kontribusi positif untuk masyarakat 
Sumber foto: Bayu Koosyadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Alumni Universitas Surabaya (UBAYA) mampu dengan baik terjun di tengah masyarakat untuk mengabdi dan memberikan segala kontribusinya.

Tidak hanya di sektor pemerintahan, namun namun di swasta juga mampu berprestasi apik dan cemerlang. Hal ini lantaran tempaan yang diberikan bertujuan untuk mengeluarkan dan  memiliki segudang potensi yang bisa menjadi kekuatan untuk membangun dan lebih baik.

Selama proses pendidikan, diterangkan Rektor Ubaya, Benny Lianto Effendy Sabema, para mahasiswa digembleng ketat mengenai integritas, kualitas dan karakter. Hal tersebut dinilai menjadi keunggulan dasar yang wajib dimiliki.

Kehadiran UBAYA tidak hanya sebagai lembaga pendidikan. Namun menjadi wadah pembentukan manusia yang mulia dan berkarakter, yaitu manusia yang berakal budi, inovatif, adaptif, beretika, dan berbudaya. 

Kontan, pola pembelajaran yang dikembangkan meliputi tiga High yakni High Choice, High Tech dan High Touch.

Lebih jauh diterangkan Benny Lianto, menggambarkan alumninya dalam tiga bagian. Masing-masing, yakni profesional, enterpreneur dan akademisi atau peneliti.

Tidak hanya berindeks prestasi tinggi, tapi lulusannya punya ide dan perilakunya dalam merespons persoalan kekinian, bagaimana mampu berinovasi agar bisa memengaruhi perubahan dunia untuk kebaikan.

Masih dikatakannya lagi, sangat banyak dari alumni UBAYA yang telah sukses bekerja di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan notabene menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

“Mereka punya sikap optimis, mandiri, tidak menunggu dan menunda-nunda. Selain itu mampu mengatasi tantang, kesulitan dan hambatan yang ada," katanya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Koosyadi, Minggu (21/2). 

"Sedangkan golongan  yang studi, sudah banyak tersebar ke berbagai negara dengan disiplin ilmu yang berbeda-beda. Misalnya saja, ada lulusan UBAYA dari jurusan Teknik Informatika yang bekerja sebagai animator di Walt Disney, USA, lalu di laboratorium riset dunia di Korea, Jerman, Australia dan lainnya," tambah suksesor Joniarto Parung, tersebut.

UBAYA merupakan penerus Universitas Trisakti Surabaya yang didirikan pada tahun 1966. Namanya diganti menjadi Universitas Surabaya pada 1968. Hari jadi UBAYA ditetapkan pada 11 Maret 1968. Universitas ini memiliki tiga kampus, kampus 1 berada di Ngagel, kampus 2 berada di Rungkut, dan kampus 3 berada di Trawas. Kampus 1 lebih difokuskan untuk rektorat dan politeknik, kampus 2 untuk pendidikan S1 dan pascasarjana, serta kampus 3 untuk kegiatan pembelajaran outdoor. 

Para alumninya, dilanjutkan mantan Direktur Politeknik UBAYA tersebut, dipatri total terjun di masyarakat dengan memanfaatkan ilmu  yang sudah diberikan dan dikembangkan. Selain itu, memegang teguh prinsip-prinsip baik yang telah diajarkan.

"Maka saya belum lihat ada alumni UBAYA yang masuk dalam berita negatif seperti tertangkap KPK, kasus korupsi. Padahal, alumninya banyak tersebar di berbagai bidang, mulai dari politik, sosial, ekonomi atau lainnya. Artinya, mereka teruji dan berkualitas baik," tutup sosok yang pernah menjabat sebagai Direktur Pusat Pendidikan Terapan dan Sertifikasi (PETSI) Politeknik Ubaya, Ketua Jurusan Fakultas Teknik dan Dekan Fakultas Teknik tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gresik mulai sekolah tatap muka untuk SD dan SMP
Jumat, 16 April 2021 - 21:43 WIB
Kabupaten Gresik, Jawa Timur memulai sekolah atau pembelajaran tatap muka (PTM) untuk tingkat pendid...
Pembelajaran tatap muka harus tetap dilaksanakan
Jumat, 16 April 2021 - 12:35 WIB
Fungsi guru tidak bisa digantikan sepenuhnya dengan teknologi, pembelajaran tatap muka harus tetap d...
DIY mulai uji coba pembelajaran tatap muka pekan depan
Kamis, 15 April 2021 - 21:56 WIB
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menggelar ...
UI tegaskan pelaksanaan UTBK mengacu kebijakan LTMPT
Kamis, 15 April 2021 - 16:48 WIB
Universitas Indonesia (UI) menggelar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perg...
 Cegah kekerasan anak lewat strategi perlindungan terpadu di desa
Kamis, 15 April 2021 - 16:25 WIB
Upaya pencegahan terhadap kasus kekerasan perempuan dan anak terus dilakukan. Meskipun di tengah pan...
Mendikbud ucapkan duka cita untuk dua guru di Papua yang dibunuh KKB
Kamis, 15 April 2021 - 15:24 WIB
Ucapan duka turut disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim atas gugurnya dua...
Pekanbaru larang pembukaan sekolah di 32 kelurahan di zona merah
Kamis, 15 April 2021 - 12:59 WIB
Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru di Provinsi Riau melarang pembukaan sekolah untuk kegiatan pembelaja...
Semangat pantang menyerah peserta UTBK SBMPTN di Universitas Jember
Kamis, 15 April 2021 - 12:15 WIB
Nabila Fikianurohmah harus menggunakan kursi roda saat mengikuti ujian tulis berbasis komputer selek...
Ayo kembali ke sekolah!
Kamis, 15 April 2021 - 06:01 WIB
Menjelang berakhirnya libur panjang kenaikan kelas menuju tahun ajaran baru biasanya stasiun televis...
Kemendikbud : Kewajiban tes cepat peserta UTBK tergantung daerah
Rabu, 14 April 2021 - 22:38 WIB
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan kewajiban tes cepat bagi peserta Ujia...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV