Melihat Jepang, Singapura dan Nigeria tangani Covid-19
Elshinta
Sabtu, 23 Januari 2021 - 16:26 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Melihat Jepang, Singapura dan Nigeria tangani Covid-19
Dubes RI untuk Jepang Heri Akhmadi dalam webinar Penanganan Pandemi Covid-19 bersama para Duta Besar RI dan Satgas Covid 19. Foto KBRI Tokyo

Elshinta.com - Berbagai upaya dilakukan pemerintah masing-masing negara dalam penanganan Pandemi Covid-19 (Virus Corona). Dari mulai  pemberlakuan aturan terhadap warganegara hingga penerapan sanksi denda dan hukuman penjara bagi warga yang melanggar protokol kesehatan.

Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi Jumat (23/1) menjelaskan penanganan Virus Corona oleh Pemerintah Jepang dilakukan dengan memperhatikan kondisi warga dan kondisi aktifitas ekonomi negara. 

"Orang Jepang itu sangat disiplin dan patuh kepada Pemerintah. Tapi disisi lain mereka juga harus bekerja untuk keluarga. Adapula kebiasaan kumpul bersama teman sepulang kerja. Hal-hal ini yang menjadi pertimbangan Jepang dalam penanganan Corona. Termasuk persiapan Olimpiade di musim panas tahun ini," terang Heri Akhmadi dalam  webinar Penanganan Pandemi Covid-19 bersama Satgas Covid-19 bidang Perubahan Perilaku dan para Duta Besar.

Penerapan status keadaan darurat di 11 prefektur hingga 7 Februari nanti, Jepang tidak memberlakukan sanksi kepada warga. Heri Akhmadi menjelaskan aturan mematuhi protokol kesehatan hanya disampaikan melalui himbauan. Namun untuk restoran bar dibatasi jam usahanya.

Kebalikan dari Jepang, Pemerintah Singapura dalam penanganan pandemi Corona sangat ketat dan ada sanksi keras bagi warga yang melanggar. Duta Besar RI untuk Singapura Suryopratomo menjelaskan,  kampanye perubahan perilaku di Singapura terus dilakukan sejak awal Corona di 2020. Hal itu dilakukan agar pandemi Corona tidak meluas.

"Bagi mereka yang ketahuan tidak pakai  masker pada tempat yang diwajibkan, tiap orang kena denda 300 dolar Singapura (sekitar Rp 3.309.724) untuk pelanggaran pertama dan seribu dolar Singapura (Rp 11.039.240) untuk pelanggaran kedua. Ada pula sanksi penjara bagi yang berkali-kali melanggar protokol kesehatan," ujar Suryopratomo.

Mantan Pemimpin Redaksi Harian Kompas dan Direktur Metro TV yang biasa akrab disapa mas Tomi ini menjelaskan Pemerintah Singapura juga ketat mengontrol pemberitaan media termasuk pula konten dalam media sosial. Hal ini dimaksud agar masyarakat mendapat informasi valid seputar Corona. 

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar RI untuk Nigeria Usra Hendra Harahap menjelaskan, penanganan Corona dari pemerintah Nigeria berhadapan dengan rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap aparat. Sehingga aturan protokol kesehatan juga tidak dipatuhi khususnya di tingkat klas menengah kebawah.

"Di pasar tradisional yang ramai, sedikit yang gunakan masker. Banyak warga yang berkumpul. Tapi di supermarket dan tempat makan ada juga warga yang kenakan masker," kata Usra Hendra Harahap yang juga merangkap merangkap sebagai Duta Besar Republik Burkina Faso, Gabon, Ghana, Kamerun, Kongo, Niger, Togo, dan berkedudukan di Abuja.

Mantan Danskadron 464/Paskhas (1997-1999) dan Komandan Sekolah Kajian Pertahanan dan Strategi (SKPS) Universitas Pertahanan berpangkat terakhir Marsekal Muda TNI Angkatan Udara ini sempat dinyatakan positif Corona bersama istri dan beberapa staf. 

Sementara itu Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 RI Sonny Harry B Harmadi mengatakan, tim satgas Covid-19 berupaya maksimal menekan melonjaknya angka penularan Corona di Indonesia.

"Dari pemaparan para duta besar, dapat menjadi masukan dan pembelajaran bagi kami dalam membuat kebijakan." kata Sonny Harry B Harmadi.

Dubes RI untuk Jepang Heri Akhmadi menutup paparannya mengatakan, langkah tegas penanganan Corona perlu memperhatikan berbagai faktor seperti  psikologis masyarakat dan aktifitas ekonomi.

"Jepang memberikan kompensasi bantuan bagi restoran yang memangkas jam operasionalnya. Termasuk pula bantuan uang bagi warga serta ada lembaga konseling bagi warga. Hal ini dilakukan untuk mengurangi angka bunuh diri yang melonjak di 2020 akibat Corona," tutup Heri Akhmadi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi elshinta.com, Sabtu (23/1). 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Paus akhiri kunjungan di Irak dengan khotbah tentang perdamaian
Senin, 08 Maret 2021 - 19:43 WIB
Paus Francis mengakhiri kunjungan bersejarahnya ke Irak pada Senin setelah bertemu dengan para pemim...
Indonesia - UEA berkomitmen dorong transformasi ekonomi
Senin, 08 Maret 2021 - 16:21 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia da...
Beijing jamin masa depan Hong Kong lebih baik pascaperubahan pemilu
Senin, 08 Maret 2021 - 13:05 WIB
Pemerintah Pusat China di Beijing menjamin masa depan Hong Kong akan lebih baik dengan adanya peruba...
IHSG awal pekan menguat ikuti kenaikan bursa saham AS
Senin, 08 Maret 2021 - 10:25 WIB
 Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan menguat mengikuti ke...
Menlu China nyatakan bantu Indonesia jadi pusat produksi vaksin ASEAN
Senin, 08 Maret 2021 - 06:45 WIB
Menteri Luar Negeri China Wang Yi menyatakan keseriusannya membantu Indonesia sebagai pusat produksi...
Paus Fransiskus mendarat di Mosul Irak utara
Minggu, 07 Maret 2021 - 18:25 WIB
Paus Fransiskus tiba di Mosul pada Minggu untuk berdoa di kota Irak utara yang hancur itu, yang pern...
Mahasiswa Indonesia di AS galang donasi melalui lomba virtual
Minggu, 07 Maret 2021 - 11:49 WIB
Persatuan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (PERMIAS) Midwest mengadakan lomba “The Amazing ...
Auckland bebas dari penguncian virus corona sepekan
Minggu, 07 Maret 2021 - 09:21 WIB
Auckland, kota terbesar di Selandia Baru, bebas pada Minggu dari penguncian yang ketat selama sepeka...
WHO minta negara-negara jangan kendur perangi Covid-19
Sabtu, 06 Maret 2021 - 19:10 WIB
Kedatangan vaksin COVID-19 semestinya tidak menggiurkan negara-negara untuk melonggarkan upaya melaw...
Koran Inggris wajib muat kemenangan Meghan Markle dalam kasus privasi
Sabtu, 06 Maret 2021 - 13:07 WIB
Surat kabar Inggris Mail on Sunday harus menerbitkan pernyataan halaman depan yang mengatakan Meghan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV