Palang Merah: pelarangan senjata nuklir bentuk kemenangan kemanusiaan
Elshinta
Jumat, 22 Januari 2021 - 21:24 WIB |
Palang Merah: pelarangan senjata nuklir bentuk kemenangan kemanusiaan
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, yakni ICRC dan IFRC, menyambut baik pemberlakuan Traktat Pelarangan Senjata Nuklir (TPNW) pada 22 Januari 2021, dengan menyebutnya sebagai bentuk kemenangan atas kemanusiaan.

"Ini hari kemenangan bagi kemanusiaan. Traktat ini [...] memberi sinyal kuat bahwa senjata nuklir tidak dapat diterima dari sudut pandang moral dan kemanusiaan, serta kini dari sudut pandang legal," kata Presiden Komite Internasional Palang Merah (ICRC) Peter Maurer dalam pernyataan resmi, Jumat (22/1).

TPNW merupakan instrumen hukum yang resmi dinegosiasikan di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2017 untuk melarang segala aktivitas persenjataan nuklir, dan akan mengarah pada penghapusan senjata nuklir secara total, menurut PBB dalam situsnya.

"Traktat ini memberi kita ruang untuk membayangkan dunia yang bebas dari senjata yang tidak manusiawi ini sebagai suatu tujuan yang dapat dicapai. [...] Traktat ini menjadi terobosan besar untuk mengatasi warisan kehancuran yang disebabkan oleh senjata nuklir," kata Maurer mengutip Antara.

Sementara Presiden Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) Francesco Rocca, dalam pernyataan yang sama, mengatakan bahwa tantangan dunia saat ini, faktanya, dapat diatasi tidak dengan menggunakan senjata nuklir melainkan dengan menjalankan upaya bersama.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kekhawatiran efek samping hilang, kepercayaan akan vaksin tumbuh
Jumat, 05 Maret 2021 - 11:56 WIB
Kepercayaan terhadap vaksin COVID-19 tumbuh, dengan kesediaan orang-orang untuk mendapatkan suntikan...
Bitcoin berada di `titik kritis` seiring lonjakkan harganya
Selasa, 02 Maret 2021 - 10:16 WIB
Bitcoin naik hampir tujuh persen pada Senin (1/3/2021) ketika aset-aset berisiko menguat setelah pen...
Orangutan yang terancam punah lahir di KB New Orleans
Selasa, 02 Maret 2021 - 09:21 WIB
Seekor orangutan Sumatra yang terancam punah lahir di New Orleans sebagai kejutan menggembirakan bag...
RI-Jepang perkuat kerja sama industri
Minggu, 28 Februari 2021 - 18:29 WIB
Indonesia dan Jepang terus berupaya meningkatkan kerja sama ekonomi yang komprehensif, khususnya di ...
Kepolisian Indonesia, Turki sepakat kuatkan kapasitas bersama
Minggu, 28 Februari 2021 - 18:18 WIB
Kepolisian Republik Indonesia (Polri ) dan Kepolisian Nasional Turki sepakat menguatkan kapasitas be...
Tiga orang tewas ditembak di ibu kota Pakistan
Minggu, 28 Februari 2021 - 15:27 WIB
Kelompok bersenjata tak dikenal menembak mati tiga orang di pinggiran ibu kota Pakistan, Islamabad, ...
Puluhan pelajar Nigeria dibebaskan usai diculik kelompok bersenjata
Sabtu, 27 Februari 2021 - 23:16 WIB
Kelompok bersenjata di Nigeria, Sabtu, membebaskan 27 remaja laki-laki yang diculik dari sekolah me...
Dubes ajak pengusaha Indonesia manfaatkan ruang promosi di China
Sabtu, 27 Februari 2021 - 23:05 WIB
Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun mengajak para pengusaha asal Indonesia memanfaatkan ru...
Iran sebut serangan AS di Suriah mendorong terorisme di kawasan
Sabtu, 27 Februari 2021 - 21:14 WIB
Serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) terhadap fasilitas milisi sokongan Iran di Sur...
Anak-anak Yaman lapar saat PBB berupaya hindari kelaparan lebih luas
Sabtu, 27 Februari 2021 - 17:37 WIB
Mata Ahmadiya Juaidi terbelalak saat meneguk minuman nutrisi dari cangkir besar warna jingga, jari-...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV