MemoRI 19 Januari
19 Januari 2011: Gayus Tambunan divonis, total hukuman 30 tahun namun beberapa kali jalan-jalan sampai ke luar negeri
Elshinta
Penulis : | Editor : Administrator
19 Januari 2011: Gayus Tambunan divonis, total hukuman 30 tahun namun beberapa kali jalan-jalan sampai ke luar negeri
Gayus meski dipenjara, masih bisa plesiran-foto abadkini.com

Elshinta.com - Gayus Tambunan atau lengkapnya Gayus Halomoan Partahanan Tambunan. Ia mantan pegawai negeri sipil pada Direktoral Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Indonesia. Gayus divonis penjara karena kasus suap, pencucian uang hingga  penggelapan pajak.  

Pada 19 Januari 2011 Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 7 tahun penjara dan denda Rp300 juta atau subsider 3 bulan kurungan terkait kasus mafia pajak.

Gayus mengajukan banding, banding diterima dan hukuman menjadi 8 tahun penjara.

Tak puas dengan keputusan banding, Gayus mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung dan MA menolak, hukuman Gayus diperberat menjadi 12 tahun penjara.

Masih tidak puas dengan keputusan MA, Gayus mengajukan Peninjauan Kembali atau PK. Namun hasilnya MA kembali menolak. Gayus tetap divonis 12 tahun penjara atas perbuatan penyuapan dan rekayasa pajak.

Dengan ditolaknya PK, Gayus total harus meringkuk di penjara selama 30 tahun karena ia juga terjerat tiga kasus lainnya; penggelapan pajak PT Cipta Megah Raya, pemalsuan paspor, pencucian uang dan menyuap penjaga tahanan.

Semasa menjalani hukuman penjara, Gayus bisa lolos ke luar penjara hingga beberapa kali. Dari mulai ditahan di Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, dengan memakai rambut palsu Gayus berhasil pergi ke Bali menonton tenis di Nusa Dua.

Gayus juga bisa ke luar negeri dengan menggunakan paspor palsu atas nama  Sony Laksono yang didapat dari bantuan calo. Sejumlah negara dia datangi antara lain Malaysia, Singapura dan Tiongkok.

Gayus juga mendapat perlakuan khusus selama di penjara, terbukti dengan kejadian istrinya Milana melahirkan bayi kembar pada 30 September 2011 di sebuah rumah sakit di Sunter Jakarta Utara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
28 Februari 2019: Gempa Solok, ratusan rumah rusak
Minggu, 28 Februari 2021 - 06:11 WIB
Gempa bumi mengguncang Solok Selatan dengan magnitudo 5,6. yang terjadi pada Kamis pagi, 28 Februari...
27 Februari 2013: Bus rombongan peziarah hantam tebing di Ciloto
Sabtu, 27 Februari 2021 - 06:12 WIB
Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah Kabupaten Cianjur. Kali ini kecelakaan terjadi pada sebua...
26 Februari 2019: Indonesia juara Piala AFF U-22
Jumat, 26 Februari 2021 - 06:10 WIB
Tim Nasional Indonesia U-22 berhasil menjadi juara Piala AFF U-22 2019. Usai mengalahkan Thailand de...
25 Februari 2020: Dampak banjir, motor boleh lewat jalan tol
Kamis, 25 Februari 2021 - 06:11 WIB
Imbas dari hujan intensitas tinggi yang terjadi di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, da...
24 Februari 1966: Aksi mahasiswa berujung tertembaknya Arif Rahman Hakim 
Rabu, 24 Februari 2021 - 06:12 WIB
Pada tanggal 24 Februari 1966, tepat hari ini 55 tahun lalu. Berbagai kelompok mahasiswa memblokir j...
23 Februari 2018: Tujuh kecamatan di Kabupaten Bandung dilanda banjir
Selasa, 23 Februari 2021 - 06:14 WIB
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan Bandung raya beberapa hari terakhir membuat ...
22 Februari 2013: KPK tetapkan Anas Urbaningrum tersanka Hambalang
Senin, 22 Februari 2021 - 06:15 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum sebaga...
21 Februari 1949: Akhir hayat Tan Malaka, tewas dieksekusi
Minggu, 21 Februari 2021 - 06:11 WIB
Salah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia, Tan Malaka, mati secara tragis di tangan bangsanya send...
20 Februari 2015: Bus rombongan pengajian terguling, belasan orang tewas
Sabtu, 20 Februari 2021 - 06:11 WIB
Kecelakaan tunggal berujung maut terjadi di Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat 20 Februari 2015. Sebu...
19 Februari 2020: Napi terorisme jaringan Santoso bebas
Jumat, 19 Februari 2021 - 06:13 WIB
Seorang narapidana kasus terorisme (Napiter) bernama Setiawan Hadi Putra alias Ijul (36) dinyatakan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV